Saham Pearl Abyss Crimson Desert – Skor ulasan Crimson Desert yang kurang memuaskan langsung berdampak pada saham Pearl Abyss yang anjlok hingga 29,88% bahkan sebelum game itu resmi dirilis. Meski game tersebut terbilang laris di pasaran, saham perusahaan kembali terjun bebas sebesar 9,78% sehari setelah perilisannya.
Pearl Abyss pun bergerak cepat dengan berjanji untuk memperbaiki berbagai hal yang paling banyak dikeluhkan pemain. Langkah itu terbukti efektif di mana reputasinya di Steam perlahan pulih, dan dari mulut ke mulut, nama Crimson Desert mulai kembali diperbincangkan secara positif.
Saham Pearl Abyss Kembali Naik Setelah Penjualan Game Crimson Desert Laris

Berdasarkan data dari Yahoo Finance terhitung pada saat artikel ini ditulis (27/3), nilai saham Pearl Abyss telah mengalami kenaikan hingga mencapai 15,75%.
Kalian bisa lihat buktinya di bawah ini.

Meski belum kembali ke posisi sebelum perilisan, pasar tampaknya mulai menyesuaikan diri dengan kesuksesan komersial Crimson Desert yang tak lama ini resmi terjual sebanyak 3 juta kopi. Seiring rating game tersebut di Steam yang terus menanjak, ada dua faktor utama yang perlu disoroti.
Naik Turun Popularitas Perusahaan Belakangan Ini

Pertama-tama adalah faktor dari sisi studio dimana sejak perilisannya, Pearl Abyss telah melakukan berbagai perbaikan, mulai dari sistem fast travel yang lebih nyaman, penyesuaian kontrol, hingga penambahan penyimpanan pribadi di penginapan Hernand dan kamp Howling Hill.
Kedua, dari sisi pemain baru di mana mereka yang kini menjelajahi benua Pywel datang dengan ekspektasi yang jauh lebih realistis dibanding para pemain yang langsung memainkannya sejak pertama kali dirilis.
Crimson Desert sendiri memang bukan game yang unggul dalam cerita atau kedalaman karakternya, namun game aksi petualangan itu menawarkan dunia yang luas dan beragam aktivitas yang bisa dinikmati oleh para pemain yang ingin tenggelam di dalamnya.
Meski sukses besar, Crimson Desert tak lepas dari sejumlah kontroversi. Salah satunya, game tersebut ternyata tidak kompatibel dengan GPU Intel Arc. Pearl Abyss bahkan sampai menawarkan refund kepada pemain yang sudah terlanjur membeli game itu tanpa menyadari bahwa GPU mereka ternyata tidak didukung.
Selain itu, banyak pemain yang menemukan bahwa beberapa lukisan di dalam game itu ternyata dibuat menggunakan AI dan hal tersebut tidak diungkapkan secara terbuka oleh Pearl Abyss.
Temuan itu memicu perdebatan yaitu apakah aset tersebut hanya placeholder yang lupa diganti, dan apakah masalah tersebut benar-benar layak diperdebatkan, mengingat lukisan-lukisan itu sendiri jauh dari inti pengalaman bermain yang ditawarkan.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Crimson Desert atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
















