Mengapresiasi suatu karakter video game dengan membeli merch atau membuat fanart memang sudah sangat umum dilakukan. Namun, ada juga beberapa di antaranya yang justru mengirimkan hadiah ke kantor developernya—ditujukan kepada staf yang mengerjakan gamenya, atau bahkan langsung kepada karakter fiksi yang hadir di dalamnya.
Di Jepang, Koei Tecmo bisa dibilang menjadi salah satu perusahaan yang kerap mendapat bentuk apresiasi tersebut. Sayangnya, perusahaan game berbasis di Yokohama ini telah berlakukan kebijakan penolakan hadiah dari para fans semenjak tahun 2021 akibat pandemi COVID-19, dan nampaknya masih akan berlanjut sampai waktu yang tidak ditentukan.
Dan sama seperti tahun-tahun sebelumnya, secara khusus menyambut hari Valentine dan White Day, Koei Tecmo kembali mengeluarkan pengumuman bahwa mereka masih belum bisa menerima hadiah yang dikirimkan dalam nuansa dan momen kasih sayang tersebut.
Terima kasih untuk dukungan keberlanjutan terhadap perusahaan dan karya-karya kami.
Kami sangat bersyukur terhadap hadiah-hadiah yang kami terima dari semua (fans) kepada staf kami maupun karakter-karakter yang muncul dalam karya-karya kami.
Namun, karena kesulitan dalam penanganan dan penerimaan hadiah-hadiahnya, serta pertimbangan terkait keamanan, kami sekali lagi dengan hormat menolak semuah hadiah dari semua (fans) untuk hari Valentine dan White Day tahun ini.
—Koei Tecmo

Sebagai informasi, Koei Tecmo sendiri sebelum berlakukan kebijakan ini memang kerap membalas hadiah tersebut dengan sebuah surat, berisikan ilustrasi serta serangkaian pesan—seolah-olah ditulis oleh karakter yang dituju oleh fans pemberi hadiahnya.
Mungkin tidak mengherankan
Tidak bisa dipungkiri bahwa Koei Tecmo maupun studio lain yang dinaunginya bisa dibilang salah satu yang terdepan dalam menghadirkan desain karakter memanjakan mata, bagi para fans pria maupun wanita.
Sebut saja seperti seri Dead or Alive yang punya segudang karakter wanita menawan dan langganan jadi konten SFM di dunia maya. Lalu seri Atelier garapan Gust yang kerap hadirkan protagonis ucul ataupun montok dan berpaha tebal seperti Ryza misalnya.
Kemudian untuk karakter pria sendiri tentu juga bisa terlihat dari seri Dynasty Warriors dan Samurai Warriors garapan Omega Force yang hadirkan banyak sosok-sosok tampan, dari usia muda hingga yang tua.

Nah, kira-kira bagaimana tanggapanmu mengenai hal ini, brott? Yuk, langsung saja share pendapatmu di kolom komentar ya.
Baca juga informasi menarik lain atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com
















