Senator Amerika: Game dengan “Loot Box” akan Menjadi Ilegal

in , , , , , , ,

Perkembangan industri game saat ini tampaknya selalu dibarengi dengan strategi “bringas” baik dari developer maupun publisher dalam merilis game-game-nya ke pasaran. Ke-“bringas”-an mereka ditandai dengan loot boxes dan micro-transaction yang cenderung ke arah pay-to-win.

Isu ini pada dasarnya cukup klasik yang cenderung membuat developer maupun publisher yang mengambil pendekatan tersebut justru di cap “bringas” dalam mengeruk isi dompet para pemainnya. Terlepas sadar atau tidaknya mereka yang mengeluarkan uang sedemikian besarnya hanya untuk loot box maupun hal-hal semacamnya, nyatanya konsep marketing tersebut sangat merugikkan pemainnya. Hingga pada akhirnya politikus asal Amerika Serikat, yaitu Josh Hawley yang saat ini menjabat sebagai Senator mengupas tuntas permasalahan tersebut dan membuat RUU (Rancangan Undang-Undang) menolak dan membuat status dari “loot boxes” menjadi ilegal.

Senator yang berbasis Partai Republik ini di Amerika juga mendapat dukungan dari beberapa pihak politikus lainnya, seperti Richard Blumenthal dan Ed Markey dengan tegas menolak micro-transaction berbau “loot boxes” dan “pay-to-win” dalam video game. Secara garis besar politikus-politikus asal Amerika berupaya untuk meilndungi anak-anak dari “perjudian” di industri game dengan adanya loot box dan juga micro-transaction sejenis lainnya. Dalam sebuah cuitan Twitter dari Josh Hawley secara sederhana mengungkapkan RUU dalam upaya melindungi anak-anak dari “bringas”-nya developer maupun publisher yang tengah dibahas ini.


Tentunya ini menjadi langkah yang cukup menarik untuk membuat industri game bisa dinikmati oleh semua kalangan tanpa merugikkan sekalipun. Karena pada dasarnya video game diciptakan untuk membuat para pemainnya menikmati secara penuh (having fun) khususnya untuk anak-anak tanpa memikirkan loot box maupun membeli item-item in-game berbau pay-to-win. Dengan berlakunya RUU tersebut memungkinkan developer dan publisher yang merilis game dibumbui dengan loot boxes dan penyedap terkait lainnya menjadikan game yang dirilisnya tersebut berstatus “ilegal“.

 

Sumber : Gamespot


Mau baca artikel seputar loot box hingga informasi menarik lainnya segera kunjungi tulisan dari Happy

happy

Written by happy

Arif "happy" Budianto as a Esport enthusiast, mobile game enthusiast, tech enthusiast and Dota 2 pro wannabe. I love all about video game

Jika ada informasi dan konten menarik untuk kerja sama bisa hubungi e-mail [email protected] untuk segera diolah dan dipublikasi