Seorang Kakek Ceritakan Bagaimana Game Destiny Telah Membantu Menghibur Masa Sulitnya

in

Pernahkah kamu bertemu kakek-kakek bermain game online? Jika iya, kemungkinan besar kakek tersebut akan payah dalam bermain, membuatmu berpikir kenapa kakek tersebut tidak habiskan waktunya bersama anak cucunya saja ketimbang bermain game. Akan tetapi, bagaimana jika kakek tersebut sudah tidak punya siapa-siapa lagi dan game lah yang menjadi teman menghabiskan waktunya? Inilah yang baru saja ditelusuri oleh streamer Twitch, Lucent_beam.

Lucent_beam, seorang streamer perempuan yang bermain game dari Bungie yaitu Destiny memutuskan untuk melakukan “The Tower Challenge” dimana dia memilih beberapa pemain level rendah untuk dibantu menyelesaikan Nightfall atau raid. Lucent_beam mencari pemain yang memang ingin diajak bermain bersama, maka dari itu dia mengirimkan pesan ke tiap pemain yang dia temui.

Dia pada akhirnya menemukan seorang pemain yang telah habiskan 600 jam dengan game ini dan bahkan telah bermain dengan 3 karakter yang berbeda, namun belum pernah menyelesaikan Nightfall atau melakukan raid sama sekali.

Yup, seperti yang kamu kira, pemain ini hanya bermain solo alias sendirian saja sepanjang 600 jam tersebut. Lucent_beam kemudian sadar bahwa pria yang memainkannya bukanlah seorang remaja, namun seorang kakek yang sudah pensiun.

Lewat thread Reddit yang dia tulis, dia menjelaskan betapa “beda” rasanya untuk bermain dengan sosok kakek yang telah habiskan 600 jam ke sebuah game tanpa bantuan Internet sama sekali. Kakek ini tidak tahu apa-apa soal weekly event, subclass dan bahkan tipe damage yang ada di tiap senjata. Kakek ini bahkan hanya bisa menggunakkan assault rifle karena senjata tersebut paling mudah dia pakai dibanding senjata-senjata lain. Dan yang menarik adalah kakek ini berhasil menyelesaikan salah satu puzzle tersulit yang ada di Destiny sendirian dengan cara menghabiskan waktu berjam-jam memasukkan kode secara tebak-tebakan.

Sepanjang bermain bersama dengan Lucent_beam, kakek ini mulai membagikan kisahnya. Lewat video singkat yang diupload di Youtube ini, dia menceritakan bagaimana Destiny telah menghiburnya disaat menghadapi masa-masa yang sulit.

“Game ini sebenarnya telah menyelamatkan hidupku … Istriku meninggal pada natal 2014 kemarin. Dan sekarang aku membesarkan cucu perempuanku yang berusia 11 tahun. Semua keluargaku telah meninggal dunia. Anakku meninggal 9 bulan yang lalu. Aku sudah pensiun, jadi game ini satu-satunya yang tetap membantu pikiranku tetap tajam. Maksudku, aku merasa seakan tinggal disini. Aku pernah bermimpi tentang berada disni. Dan mimpi tersebut sangatlah menakjubkan. Hal paling menakjubkan dalam hidupku adalah berada disini.” Cerita kakek tersebut selama bermain dengan Lucent_beam.

Setelah bermain selama 2 jam bersama kakek tersebut, dia membagikan pengalamannya ke beberapa media sosial, salah satunya adalah Reddit. Kisah dari Lucent_beam ini menarik perhatian banyak penggemar Destiny dan bahkan pihak Bungie sendiri.

Ribuan pemain yang tersentuh akan kisah ini mulai mengumpulkan uang agar dapat membawa pemain ini datang ke GuardianCon 2017, sebuah acara konvensi tahunan untuk Destiny.

Source: Kotaku

Muhammad Maulana

Written by Muhammad Maulana

Seseorang yang menghabiskan waktunya mengamati Video Game dan Film.