Sepi Player, Wild Star Online Beserta Developernya Segera Tutup Usia

in ,
NCSoft menutup gamenya.

Mencari game online yang bagus memang terkadang bagai mengais jerami untuk menemukan sebatang jarum. Namun ketika ditemukan, sedikit sekali player yang memainkannya. Umumnya, hal seperti ini akan bawa developer dan gamenya harus ditutup karena dinilai tak menguntungkan perusahaan. Hal serupa juga terjadi pada game MMORPG karya Nexon yang satu ini.

Kami sekarang telah resmi hadir di platform Tiktok! Follow akun Tiktok kami di @gamebrott.com untuk menjumpai berbagai informasi serta konten-konten video menarik kami lainnya.


NCSoft umumkan bahwa game MMORPG dengan gaya stylish, Wild Star Online segera ditutup tahun ini. Dilansir Kotaku, developer gamenya Carbine Studios disebutkan akan segera ditutup yang kemudian disusul oleh gamenya. Penutupan ini akan sebabkan sekitar lima puluh orang kehilangan pekerjaannya. Menurut salah satu orang yang ikut dalam rapat penutupannya, hal ini disebabkan karena dua proyek dari Carbine Studios gagal untuk dapatkan perhatian dari NCSoft Korea.



Selain karena kegagalan dua proyek di atas, menurunnya player bisa menjadi salah satu penyebabnya. Tercatat tak sampai 200 orang memainkan game yang dirilis tahun 2014 silam seperti data yang dilansir dari Steamdb dibandingkan saat perilisannya yang mampu capai sekitar 3,000 player.



Bagi kamu yang belum tahu, Carbine Studios merupakan studio yang didirikan oleh mantan tim World of Warcraft milik Blizzard Entertainment pada tahun 2005. Studio ini dibeli oleh NCSoft tahun 2007 dan membuat Wild Star Online yang diumumkan pada tahun 2007 yang kemudian dirilis tahun 2014 sebagai game subscription to play. Setahun kemudian, mereka mengganti model bisnisnya dengan model bisnis free-to-play.

Written by Ayyadana Akbar

Sr. Writer and Video Editor.
Mostly will cover PC/Console Japanese game, RPG, and shooter games.
Contact him at [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published.