Shadow of War Ternyata Tetap Laris Meskipun Diboikot Masalah Lootbox

ygkg

Seri kedua dari game Middle Earth –  Shadow of War kini telah dirilis untuk seluruh platform di seluruh dunia. Dan bila sebelum dirilis game ini mendapat tanggapan yang begitu negatif dari para gamer di seluruh dunia masalah disuntikkannya micro-transaction ke dalam game single-player AAA. Para gamer pun mulai memboikot game ini dengan memberikan review negatif terhadap gamenya seperti di Steam, bahkan mencari cara untuk melawan balik lewat cheat dan trik untuk mengalahkan sistem micro-transaction milik Warner Bros tersebut.

Namun, dibalik itu semua game Shadow of War ternyata masih laris dan bahkan menunjukkan grafik yang positif. Dengan jumlah pemain aktif yang kini mencapai 1,5 juta pemain di seluruh platform di seluruh dunia. Dalam infografik yang dirilis oleh Warner Bros dan pengembang Monolith Production mereka juga menunjukkan bahwa 3,46 juta fort sieged milik player yang menunjukkan bahwa mode multiplayer di dalam game ini juga menjadi salah satu yang populer diantara para pemain. Tentunya angka-angka masif ini menjadi sinyal baik bagi Warner Bros untuk terus melanjutkan model bisnis dalam game mereka tersebut.

Lalu, mengapa hal ini bisa terjadi dimana banyak gamer yang menunjukkan ketidaksetujuannya terhadap micro-transaction milik Shadow of War kini berakhir dengan jumlah pemain yang tinggi? Kelihatannya ada perbedaan yang cukup signifikan antara gamer entuasias dengan konsumer biasa yang memang membeli Shadow of War tanpa memperdulikan tentang micro-transactionnya.

Bisa saja konsumer tersebut adalah mereka yang merupakan fans dari novel Middle Earth ataupun mereka yang penasaran akibat pemberitaan game ini yang terus terjadi. Namun disamping semua itupun Shadow of War kelihatannya memang merupakan game yang bagus dengan review yang masih menunjukkan mostly positive di Steam meskipun tengah digempur banyak review negatif.

 

sumber: tweaktown

Exit mobile version