Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > Tokoh > Siapa Sebenarnya Tom Clancy, dan Apa Kontribusinya dalam Industri Game?

Siapa Sebenarnya Tom Clancy, dan Apa Kontribusinya dalam Industri Game?

by Muhammad Maulana
1 Juni 2018
in Tokoh, OPINI
Reading Time: 6 mins read
A A
0
tom clancy
0
SHARES
530
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter

Gamer sekarang khususnya yang menggemari game dari Ubisoft mungkin tak asing dengan nama Tom Clancy. Nama tersebut hadir dalam 50 lebih game dari publisher asal Prancis ini yang dimana Rainbow Six, Ghost Recon dan Splinter Cell menjadi seri terpopuler yang menggunakan brand tersebut. Meskipun begitu dikenali namanya, pertanyaan akan “siapa itu Tom Clancy?” menjadi satu dari 600 pertanyaan yang paling sering ditanyakan di Google. Hal ini membuktikan bahwa orang masih banyak yang tak tahu siapa orang dibalik nama tersebut, bagaimana namanya bisa dipakai di puluhan game, dan apakah dia memang terlibat di masing-masing game tersebut?

Daftar isi

  • Siapa sebenarnya Tom Clancy?
  • Era Ubisoft
  • Kontribusi Clancy kepada Industri Game

Siapa sebenarnya Tom Clancy?

Apakah Tom Clancy seorang developer layaknya Brendan “PlayerUnknown” Greene yang begitu bangga dengan karya gamenya hingga menaruh namanya di depan judul game? Tidak sama sekali. Dia adalah seorang penulis 26 novel blockbuster yang telah berhasil menjual 100 juta kopi buku sepanjang hidupnya. Seluruh novel yang dia buat memiliki satu ciri khas, semuanya bertemakan militer dan penuh dengan detil teknis yang mendalam akan hal militer.

Novel pertamanya berjudul “The Hunt for Red October” yang dirilis pada 1984 silam. Novel pertama ini dulunya ditulis sebagai kerja sampingannya yang saat itu masih berkerja sebagai agensi asuransi, namun karena penjualannya yang begitu tinggi, Tom Clancy beralih menjadi penulis novel sebagai perkerjaan tetapnya.

1380734311000 AP Obit Tom Clancy

The Hunt for Red October begitu sukses, studio kecil Oxford Digital Enterprise ltd. mengadaptasi buku tersebut menjadi game dengan judul yang sama. Game dirilis pada tahun 1987 dan menjadi game “Tom Clancy” pertama namun sang penulis belum terlibat dalam pembuatan game dan belum menaruh namanya didalam judul game. Pada tahun 1998, Micropose ikut mengadaptasi karya dari Tom Clancy, mereka mentranslasikan isi buku dari Red Storm Rising menjadi video game submarine dengan judul yang sama. Bersamaan dengan kehadiran game adaptasi tersebut, Tom Clancy tertarik untuk terjun ke dunia game dan membentuk sebuah studio game bernama Red Storm Entertainment.

Politika menjadi game pertama dari studio ini, namun nama Tom Clancy dalam industri game baru naik daun setelah perilisan dari Rainbow Six, game First-Person Shooter tactical yang jauh berbeda dengan game FPS lain yang dirilis di tera 90-an yang dominan miliki gameplay cepat dan terkesan arcade. Tom Clancy tak sepenuhnya bisa dikatakan terlibat dalam pembuatan game sebagai developer, namun menurut Brian Upton, desainer dari game tersebut, beliau menjadi supervisor yang mengisi sesi brainstorm ide, memberikan para desainer ide akan elemen-elemen militer apa yang dapat ditambahkan ke dalam game lewat pengetahuannya akan bidang tersebut berserta kontak-kontak militer yang juga dapat memberikan ide kepada mereka. Tom Clancy tak hanya ingin Rainbow Six menjadi game yang begitu taktikal dan realistis, tetapi juga sesuai dengan buku yang dia tulis dengan judul yang sama.

Rainbow Six dirilis pada tahun 1998 dan dapatkan respon yang sangat positif dari kritikus dan juga gamer. Rainbow Six mungkin bukan game pertama yang bawa unsur realistik dan taktikal, namun game tersebut berhasil merevolusi dan membawa genre FPS tactical semacam ini menjadi mainstream disaat game FPS sedang dikuasai oleh tema scifi seperti Doom, Half Life, Quake dan lain-lain.

Snap33 1

Rainbow Six menjadi salah satu game yang perlihatkan kompleksitas yang dapat diberikan video game sebagai media hiburan lewat elemen keputusan dan konsekuensi yang dapat terjadi di video game. Melihat semua karakter hanya miliki satu nyawa dan dapat mati dalam satu hit, keputusan pemain akan tiap gerakan dan strateginya sangatlah krusial. Maka dari itu pemain dipaksa untuk habiskan 80% waktu bermain mereka mempersiapkan strategi briefing ketimbang terjun ke aksi apabila mereka tak mau karakter kesayangan hilang. Realisme seperti ini jarang diambil developer dan hanya game ini berserta XCOM yang saat itu berani membawa mekanik permadeath ini menjadi sesuatu yang membuat game lebih kompleks dari game-game lain dengan genre yang sama.

Perilisan Rainbow Six seakan menunjukkan developer lain apabila masih ada tempat untuk game realistik seperti ini di era dimana FPS dipenuhi oleh Doom-clone. Pada awal tahun 2000-an, jumlah game dengan tema militer realistik seperti ini mulai bertambah pesat dengan game seperti Operation Flashpoint, IGI, Delta Force, SWAT, dan lain-lain.

Era Ubisoft

Kesuksesan Rainbow Six menghasilkan beberapa sekuel dirilis selama dua tahun kedepannya, penjualan dari franchise ini semata pada dasarnya dapat mempertahankan studio Red Storm Entertainment tetap independen, namun pada tahun 2000, Ubisoft memutuskan untuk akuisisi studio tersebut. Pada tahun 2001, studio ini merilis Ghost Recon, game yang bukan adaptasi dari novel apapun yang ditulis oleh Tom Clancy namun tetap dipasang namanya mungkin dikarenakan dia yang menemukan studio tersebut. Peran Tom Clancy pada game ini hingga saat ini masih dipertanyakan, namun gameplay dan mekanik yang ada di game tersebut tergolong sangat taktikal dan realistis, bisa diperkirakan bahwa game mengambil inspirasi dari Tom Clancy tanpa keterlibatannya secara langsung.

Ghost recon 4

Seiring berjalannya waktu, keterlibatan Clancy dalam studio ini semakin menghilang dan studionya rilis perlahan semakin tidak serealistis dan seserius era Rainbow Six. Splinter Cell – game stealth yang dirilis pada 2002 menjadi awal dari era baru Clancy-verse. Game tersebut jauh dari konsep realistis yang ditawarkan pada game-game Red Storm Entertainment sebelumnya, namun masih memiliki elemen espionage yang ada pada buku-buku dari Tom Clancy. Tom Clancy sempat mengkomentari keberadaan kacamata google ikonik dari Sam Fisher karena dipandang tidak realistik, namun Ubisoft terlihat abaikan hal tersebut untuk memberikan aksesbilitas yang lebih mudah kepada game. Meskipun tergolong menyimpang dari game-game Clancy-verse sebelumnya, hal ini tidak memberikan reputasi buruk apapun kepada nama Tom Clancy, yang ada malah namanya semakin populer dengan game-game seperti ini. Kini ketika melihat nama Tom Clancy, gamer saat itu tak hanya sekedar berekspektasi game simulation militer hardcore semata, tetapi game action-espionage dengan potensi akan miliki kualitas bagus.

SplinterCellChaosTheoryInterrogation

Pada tahun 2008, Ubisoft mengambil satu langkah lagi akan franchise Clancy-verse ini, mereka membeli secara penuh nama dari penulis tersebut. Mereka tidak lagi melisensi nama yang telah mereka pakai pada belasan game yang dirilis oleh Red Storm Entertainment dan studio Ubisoft lainnya, tetapi sepenuhnya membeli hak nama dari Tom Clancy. Hal ini berarti mereka bebas memakai namanya pada media apapun tanpa restriksi apapun dan pemberian royalti.

Pada saat inilah Tom Clancy tidak lagi terlibat sama sekali akan game yang memakai namanya, game-game terbaru Clancy-verse tidak lagi dibuat akurat dengan buku yang dia tulis dan terkesan lebih fiksi dari sebelumnya. Mekanik game pun semakin dipermudah dan tak lagi se-hardcore game-game Tom Clancy sebelumnya. Ubisoft kini bebas ingin membuat game apapun yang mereka mau dan menaruh namanya di judul game karena nama Tom Clancy kini lebih menjadi label marketting semata dari yang sebelumnya untuk menunjukkan keterlibatan Tom Clancy kedalam game tersebut.

Menjadi sesuatu yang wajar untuk kecewa melihat game-game Tom Clancy sekarang tidak lagi memegang akurasi, realisme dan kesulitan gameplay layaknya game-game dulu, tetapi pengaruh dari Tom Clancy masih terasa melihat game-game yang dirilis dengan brand ini masih miliki kesan khas yang dimiliki dari Clancy-verse sebelumnya mulai dari beberapa segi mekanik gameplay yang tetap butuh adaptasi serta motif politik dan militer yang dibawa dalam tiap game.

Kontribusi Clancy kepada Industri Game

Tom Clancy bisa disebut sebagai Tolkien atau Ridley Scott untuk video game militer saat ini. Industri game mulai tertarik akan game bertema militer setelah Tom Clancy membentuk Red Storm Entertainment. Seluruh game militer sepanjang tahun 90 hingga awal tahun 2000 selalu dipandang sebagai game Tom Clancy. Bisa dibilang Tom Clancy menjadi inspirasi tersendiri akan bagaimana cara membuat game bertema militer khususnya genre shooter layaknya bagaimana developer mengambil banyak inspirasi dari J.R.R Tolkien saat membangun dunia game fantasi atau Ridley Scott dalam membangun dunia scifi atau cyberpunk.

TuMkJZz

Kamu dapat mengambil salah satu buku dari Tom Clancy dan kemungkinan sebagian cerita dari buku tersebut pernah kamu lihat di video game bertema militer yang pernah kamu mainkan khususnya The Hunt for Red October, Rainbow Six dan Red Storm Rising. Tom Clancy memberikan source material untuk game-game militer yang ada saat ini lewat naratif yang menarik dan penjelasan akan dunia militer yang dibawa dengan detil dan akurat. Studio yang dia bentuk juga memberikan inspirasi kepada developer lain apabila realisme, akurasi akan dunia nyata, dan gameplay taktikal dapat dibangun menjadi sesuatu yang menyenangkan untuk dimainkan apabila dieksekusi dengan baik.

Tanpa beliau, kita takkan pernah dapatkan franchise ikonik seperti Splinter Cell, Ghost Recon, Rainbow Six dan Clancy-verse lainnya yang selalu memperpadukan fiksi, politik, dan militer dalam satu game. Namun yang lebih penting adalah tanpa beliau, mungkin industri game takkan pernah berani untuk bereksperimen dengan tema militer, membuat pasar game khususnya untuk genre shooter selamanya terjebak dengan tiruan Doom atau Half Life.

Tom Clancy meninggal pada 1 Oktober 2013, hampir 5 tahun setelah artikel ini dirilis. Namun namanya akan selalu diwariskan untuk setiap game bertema militer yang ada pada saat ini dan juga kedepannya. Beliau mungkin bukan seorang developer game, namun kontribusinya kepada genre militer lewat buku yang dia tulis atau pun dari game-game yang dirilis oleh studio yang dia dirikan menjadi sesuatu yang tak dapat diabaikan sama sekali.

Tags: Tom Clancyubisoft
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

Ubisoft Tunjukkan Teaser Assassin’s Creed Odyssey Sebelum Gelaran E3

Next Post

Bandai Namco Resmi Umumkan Kehadiran “Bruce Lee Wannabe” di Soul Calibur VI

Muhammad Maulana

Muhammad Maulana

Seseorang yang menghabiskan waktunya mengamati Video Game dan Film.

Related Posts

Karyawan Ubisoft Ghost Recon

Kasus Karyawan Ubisoft Kena PHK Terjadi Lagi, Kali Ini Dialami Tim Studio Ghost Recon

by Arif Gunawan
3 hari ago
0

Berdasarkan informasi yang didapatkan, kasus karyawan Ubisoft terkena PHK terjadi lagi dimana tim studio Ghost Recon harus mengalami hal ini.

Jumlah Player The Division 2 Steam

Jumlah Player The Division 2 yang Aktif Main di Steam Naik Belakangan Ini

by Arif Gunawan
2 minggu ago
0

Berdasarkan data yang didapatkan, jumlah Player The Division 2 yang aktif main di Steam mengalami naik drastis dalam belakangan ini....

Mantan Karyawan Ubisoft

Mantan Karyawan Ubisoft Sebut Perusahaan Kini Dianggap “Musuh Publik”

by Muhammad Faisal
2 minggu ago
0

Berdasarkan informasi yang didapatkan, mantan karyawan Ubisoft mengaku perusahaan tersebut kini menjadi "musuh publik". Kenapa?

Assassin's Creed Jade

Assassin’s Creed Jade Masih Dalam Pengembangan, Ungkap Ubisoft

by Javier Ferdano
3 minggu ago
0

Sepertinya gamer mendapatkan kabar baik karena kabarnya Assassin's Creed Jade ternyata masih dalam tahap pengembangan.

Load More
Please login to join discussion

Gamebrott Latest

Kuro Games Wuthering Waves

Kuro Games Tindak Tegas Aksi DMCA Palsu yang Dialami Para Artist Wuthering Waves

by Muhammad Faisal
29 menit ago
0

Marathon 1,2 Juta Kopi

Marathon Terjual 1,2 Juta Kopi, PlayStation Hanya Sumbang 19 Persen Dari Total Penjualan

by Nadia Haudina
34 menit ago
0

penulis di valve

Penulis di Valve Ungkap Sedang Eksplorasi Penggunaan AI untuk Karakter NPC

by Andi
44 menit ago
0

Sekiro inner father FI

Seorang Pemain Sekiro Kalahkan Inner Father Setiap Hari Selama Hampir 4 Tahun

by Andy Julianto
1 jam ago
0

game first party

Versi Digital Game First Party Nintendo Switch 2 Bakal Dibanderol Lebih Murah

by Andi
1 jam ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Maret 2026 di PS2, PS3, PS4, PS5, PC dan Android

by Muhammad Faisal
4 minggu ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
3 bulan ago
0

Download Game PPSSPP Ukuran Kecil

120+ Game PPSSPP Ukuran Kecil Terbaik di Dunia yang Seru dan Tidak Cepat Bosan Tahun 2026

by Muhammad Faisal
2 bulan ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2026!

by Jendra
3 bulan ago
0

cover 39 low end games gamebrott

120 Game PC Ringan Terbaik di Dunia yang Takkan Buat Laptop dan PC Kentang Kalian Meleleh

by Muhammad Maulana
1 tahun ago
33

© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2026 Gamebrott Limited

No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2026 Gamebrott Limited