Studio Kingsglaive: Final Fantasy XV Digabung; Persiapkan Riset Grafis Next-Gen

in
Kingsglaive 05 26 16 Top
Studio animasi milik Square-Enix berikut akan digabung dan riset tampilan visual baru untuk video game dan film mereka.

Kita semua tahu bahwa tampilan visual menjadi kekuatan utama seri Final Fantasy tak hanya untuk menceritakan kisah menawan di setiap iterasinya, namun juga perkenalkan imajinasi dunia fantasi yang kini menjadi standar game serupa asal Jepang. 

Saking menawannya, banyak player kala itu sempat celotehkan bahwa Squaresoft (kini Square-Enix) harus membuat film berdasarkan tampilan visual tersebut. 

Benar saja, mereka akhirnya membuat film animasi CGI (Computer Generated Imagery) pertamanya, Final Fantasy: The Spirits Within di tahun 2001 dengan modal yang sangat besar. Sayangnya, ia berakhir gagal total yang membuat mereka nyaris bangkrut sebelum akhirnya bergabung dengan Enix di tahun 2003.

Setelah bergabung menjadi Square-Enix, mereka tak menyerah untuk terus membuat hiburan baik via video game hingga film. Hasilnya beberapa film animasi seperti Final Fantasy VII: Advent Children dan Kingsglaive: Final Fantasy XV jadi ciri khas studio animasi khas Jepang dengan visualnya yang menawan. Studio tersebut juga membuat ragam animasi untuk gamenya yang hingga saat ini semakin berkembang menjadi lebih baik.

Lantas, bagaimana jika studio yang awalnya dibentuk khusus untuk membuat animasi baik film maupun game melakukan riset tampilan visual baru untuk game Square-Enix selanjutnya? Inilah yang dilakukan developer dan publisher asal Jepang tersebut.

Square-Enix mengumumkan bahwa mereka menggabungkan studio produksi filmnya Visual Works dan Image Arts menjadi satu dengan nama Image Studio atau Square-Enix Image Studio. Mereka akan lakukan riset tampilan visual next-gen baik untuk film dan video game.

Divisi ini ditangani oleh Takeshi Nozue, Sutradara dari Final Fantasy VII: Advent Children dan Kingsglaive: Final Fantasy XV. Ia juga orang di balik ragam animasi sinematik dari seri Final Fantasy dan Kingdom Hearts.

Square-Enix berharap dengan penggabungan dua divisi tersebut akan membuat riset tampilan visual menjadi lebih cepat dari biasanya. Mereka juga mengharapkan bahwa para penikmat karya mereka akan bisa merasakan pengalaman yang lebih baik.

Tentu saja divisi Image Studio bukan merupakan satu-satunya yang menjadi kekuatan visual video game buatan Square-Enix. Mereka juga memiliki Luminous Productions, developer di balik Luminous Engine yang digunakan di Final Fantasy XV yang kini tengah siapkan game teranyarnya, Forspoken. Ini belum termasuk talenta seni mereka yang berhasil ciptakan visual khas Final Fantasy via Unreal Engine di VII Remake, Octopath Traveler, dan Dragon Quest XI

Dengan gabungan tersebut, mereka miliki ragam opsi yang lebih luas untuk visual game buatan mereka. Tentunya dengan ciri khas yang takkan bisa dilepaskan dari image Final Fantasy, Dragon Quest, hingga game fantasi JRPG mereka yang lain.


Baca lebih lanjut tentang Square-Enix atau artikel video game Jepang dan non-mainstream lain dari Ayyadana Akbar.

For japanese games, jrpg, shooter games, game review, and press release, please contact me at: [email protected]

Ayyadana Akbar

Written by Ayyadana Akbar

Senior Writer and Video Editor. Have passive ability to easily forgotten by people. Open to try new video games, but still hooked by Apex Legends.

You have PR and Review? Contact him at [email protected] or click one of his social media accounts below (Read his article and scroll until you found this profile).

Leave a Reply

Avatar

Your email address will not be published.