Superdata Ungkapkan Penjualan Game Digital yang Mulai Menurun

in

Per bulan Desember 2018, Superdata (via Wccftech) ungkapkan jumlah penjualan game digital di seluruh dunia yang diketahui menurun 2%, dimana hanya berkisar 9 miliar dolar atau sekitar 127 triliun rupiah.

Superdata meyakini bahwa game-game PC yang paling terkena imbasnya, seperti CS:GO dan PUBG yang turun hingga 21% semenjak bulan Desember tahun 2017. Kemudian rendahnya penjualan game AAA yang tidak memenuhi ekspektasi seperti Battlefield V dan Fallout 76 juga diduga sebagai salah satu penyebab menurunnya penjualan game digital.

Mungkin salah satu penyebab minimnya penjualan Battlefield V adalah pernyataan kontroversial EA beberapa bulan sebelum perilisannya.

Superdata juga mengungkapkan bahwa Super Smash Bros Ultimate dan Fortnite merupakan pendongkrak terbesar penjualan game digital pada bulan Desember lalu.

Smash Bros sendiri memiliki pendapatan 2.4 juta dolar atau sekitar 33 miliar rupiah saat perilisannya, dan jumlah tersebut diketahui melebihi game-game lainnya yang juga rilis pada bulan tersebut. Sedangkan Fortnite sendiri masih cukup kencang akan pendapatannya melalui microtransaction yang disematkan.



Tidak bisa dipungkiri bahwa game digital memang cenderung mempermudah kita dalam mendapatkan sebuah game. Namun, game fisik sendiri nampaknya masih cukup diminati karena keinginan untuk koleksi atau mungkin karena bisa dijual lagi jika ternyata game tersebut tidak memuaskan. Atau mungkin jika kamu hidup di Indonesia, dimana Internet kencang untuk mendownload game digital masih cenderung mahal.


Baca juga informasi menarik atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto.

Andy Julianto

Written by Andy Julianto

Sesosok alien yang gemar berkelana menjelajahi segmentasi game-game RPG dan Indie. Cukup aktif dalam berpetualang di game MMO Guild Wars 2, dan saat ini masih berusaha menyelesaikan game Persona 5 ditengah-tengah kesibukan mengerjakan skripsi #Prioritas. You can contact me via [email protected]