Tencent Batasi Waktu Bermain untuk Anak-Anak Saat Bermain League of Legends di China

in , ,

Kecanduang bermain game tampaknya masih menjadi perhatian utama bagi semua pihak tanpa terkecuali. Mulai dari orang yang terdekat seperti orang tua yang harus tetap mengawasi anak-anaknya bermain game hingga developer maupun publisher sebagai pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan game itu sendiri.

Bilansir dari Engadget, baru-baru ini Tencent bekerja sama dengan Riot sepakat berlakukan kebijakkan terkait pembatasan waktu untuk anak-anak yang bermain League of Legends setelah menghadapi tekanan dari pemerintah China. Demi mengurangi kecanduan bermain game, anak-anak hanya diperbolehkan bermain League of Legends selama 2 jam, jika melewati batas waktu tersebut mereka akan terdupak dari permainan. Menurut pihak bersangkutan, untuk mengetahui pemain tersebut masih berusia di bawah umur atau tidak Tencent mewajibkan setiap pemain yang membuat akun untuk mengisi nomor identitas masing-masing guna memverikiasi umur mereka.

Selaras dengan WHO atau World Health Organization yang mengakui kecanduan game sebagai salah satu gangguan dalam kesehatan, China berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga anak-anak di negara tersebut dengan membatasi bermain game dalam kurun waktu tertentu. Memang ini salah satu hal yang patut dicontoh oleh pemerintah di negara lainnya termasuk Indonesia.

Perlu diperhatikan bermain game memang tidak dilarang, yang tidak diperbolehkan adalah jika kalian terus-terusan bermain tanpa memperhatikan prioritas lainnya seperti belajar, sekolah hingga kehidupan penting lainnya.

Sumber : Engadget

 


Mau baca artikel seputar League of Legends hingga informasi menarik lainnya segera kunjungi tulisan dari Happy

happy

Written by happy

Arif "happy" Budianto as a Esport enthusiast, mobile game enthusiast, tech enthusiast and Dota 2 pro wannabe. I love all about video game

Jika ada informasi dan konten menarik untuk kerja sama bisa hubungi e-mail [email protected] untuk segera diolah dan dipublikasi