Kenapa Game The Legend of Heroes Trails Series Disebut sebagai Game JRPG Underrated?

The Legend Of Heroes Trails Series

The Legend of Heroes Trails – Persaingan industri video game saat ini semakin berat. Itu karena setiap developer dan publisher berlomba-lomba membuat sebuah video game terbaik mereka untuk para gamer dengan berbagai macam genre, fitur dan cerita. Tidak hanya di perusahaan video game yang berasal dari negara barat saja, hal ini juga berlaku di Jepang. Terlebih pada genre Japan Role Playing Game atau biasa disingkat JRPG.

Sudah ada banyak sekali game ataupun franchise game JRPG telah rilis dari dulu hingga sekarang. Sebut saja salah satu franchise JRPG terpopuler dibuat oleh berbagai developer game yang saat ini masih aktif menghadirkan game terbarunya mulai dari Final Fantasy, Dragon Quest, Shin Megami Tensei, Persona, Nier, Drakengard, Kingdom Hearts, Xenogears/Xenoblade dan masih banyak lagi.

Selain dari itu, ada juga game JRPG yang underrated atau kurang populer jika dibandingkan dengan game populer lainnya namun memiliki komunitas penggemarnya sendiri dan tidak kalah bagus dan seru. Salah satunya adalah franchise game The Legend of Heroes Trails Series buatan developer Falcom.

Pada kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan topik mengenai kenapa The Legend of Heroes Trails Series disebut sebagai game JRPG underrated. Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri dalam mengikuti franchise game buatan developer Falcom yang sering dilewatkan oleh gamer terlebih penggemar JRPG.

Baiklah kita mulai saja pembahasan mengenai kenapa The Legend of Heroes Trails Series disebut sebagai game JRPG underrated!

The Legend of Heroes Trails Series, Game JRPG Underrated yang Sering Terlewatkan oleh Gamer

Franchise Game yang Sering Disebut JRPG Underrated

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, seri franchise game The Legend of Heroes Trails ini bisa dibilang salah satu JRPG underrated yang sering terlewat oleh para gamer pecinta genre ini. Saya pun salah satu dari mereka sebelum akhirnya ketagihan dan menjadi fans berat dari franchise game buatan Falcom ini.

Apa Itu Game The Legend of Heroes Trails Series?

The Legend of Heroes Trails Series atau Trails Series (Kiseki untuk versi Jepang) adalah sebuah franchise game JRPG dengan gameplay turn based RPG buatan developer Falcom yang dikenal dengan cerita saga yang saling terhubung antara satu game dengan game lainnya. Setiap game memiliki cerita mereka masing-masing dimana satu atau lebih karakter Protagonist maupun Antagonist saling berkaitan dalam suatu konflik tersendiri yang kemudian akan dilanjutkan pada sekuel maupun penerus game lainnya.

Berapa Banyak Game The Legend of Heroes Trails Series?

The Legend of Heroes Trails Series memiliki 12 game dari main story saganya dengan 3 game spin off yang tidak terlalu berpengaruh dari seri utamanya. Franchise ini diawali dengan seri 3 game Trails in the Sky (Sora no Kiseki), lalu Trails from Zero (Zero no Kiseki) & Trails to Azure (Ao no Kiseki), 4 game Trails of Cold Steel (Sen no Kiseki), The Legend of Heroes: Trails into Reverie dan paling baru Kuro no Kiseki.

Berapa Banyak Cerita Arc The Legend of Heroes Trails Series?

Cerita arc The Legend of Heroes Trails Series saat ini memiliki 4 saga, yaitu Liberl Arc (Sky), Crossbell Arc (Zero/Azure), Erebonia Arc (Cold Steel) dan Calvard Arc (Kuro). Masing-masing saga game tersebut mendapatkan bagian cerita mereka masing’masing yang mencakup sebuah cerita arc sendiri sesuai dengan lokasi negara dan konflik utama yang sedang terjadi di sana.

Alasan The Legend of Heroes Trails Series Disebut Game JRPG Underrated

Alasan Franchise Game Ini Disebut JRPG yang Underrated

Mungkin kalian bertanya-tanya “kenapa The Legend of Heroes Trails Series disebut sebagai game JRPG underrated?”. Jawabannya sangat simpel, yaitu game ini memiliki pamor yang sangat kurang jika dibandingkan dengan JRPG lainnya, seperti Final Fantasy ataupun Persona. Bahkan jika dibandingkan dengan Nier buatan Yoko Taro, franchise game ini masih kalah pamor.

Selain dari itu, franchise game buatan developer Falcom ini selalu lambat merilis game mereka di luar Jepang dengan terjemahan English. Rata-rata game baru mereka bisa rilis di luar Jepang dengan terjemahan English pada jeda waktu 1-2 tahun atau bahkan lebih setelah game-nya rilis di Jepang. Hal ini membuat hype mereka turun apalagi potensi munculnya banyak spoiler cerita bertebaran di internet bagi gamer di luar Jepang.

Salah satu alasan utama kenapa Falcom selalu telat merilis franchise game ini di luar Jepang adalah banyaknya dialog ataupun teks dalam franchise game ini. Belum lagi dengan variasi dialognya yang bergantung pada kondisi tertentu, seperti karakter yang dibawa dalam party pada salah satu event dan quest yang harus diselesaikan terlebih dahulu untuk mengaktifkan trigger scene spesial.

Meskipun masalah tersebut tidak terlalu dipikiran bagi penggemar beratnya, namun hal ini justru membuat franchisenya jadi memiliki popularitas yang tidak terlalu tinggi jika dengan game lainnya selain sebagai JRPG underrated.

Cerita Seru dan Petualangan Epik Memainkan Hampir Semua Arc Ceritanya

Rean Schwarzer, Protagonist di Game Cold Steel dan juga Anak Emas Falcom selain Adol dari Franchise Ys

Meskipun saya sendiri ataupun gamer lainnya harus menerima penderitaan pahit menjadi penggemar berat karena franchise game memiliki popularitas yang kurang dan selalu lambat perrilisannya di luar Jepang dengan terjemahan English, semua kekecewaan tersebut telah terbayar dengan kisah lanjut dari saganya.

Apa yang menjadi kartu andalan pada franchise Trails ini sendiri adalah sebuah cerita seru dan juga petualangan epik yang tidak akan kalian lupakan. Setiap karakter, antagonis dan konflik pada saganya memiliki keseruan tersendiri terlebih penggemar genre JRPG. Akan semakin cocok buat kalian yang menyukai elemen dan style gambar anime.

Selain dari itu, masing-masing game memiliki banyak sekali side quest di luar dari main quest yang sangat penting dan wajib kalian selesaikan. Akan ada interaksi menarik antar karakter pada saat mengerjakan quest. Kalian juga akan mengetahui lebih dalam seperti apa sifat dan development karakter mereka dari awal hingga akhir saga. Belum lagi adanya secret quest dan juga collectible item seperti resep makanan, hasil tangkapan ikan serta deskripsi informasi pada karakter dengan menyelesaikan misi ataupun berinteraksi dengan mereka melalui sebuah scene event yang mudah sekali terlewatkan.

Mainkan yang Mana Dulu?

Petualangan Dimulai dari kisah Estelle, Joshua, Renne dan Teman-Temannya di Game Sky

Buat kalian yang penasaran ingin mencoba game ini tidak perlu bingung ataupun takut karena timeline atau sejenisnya. Franchise ini memiliki alur cerita linier di tiap gamenya seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya.

Franchise seri ini dimulai dari Sky, Zero/Ao, Cold Steel, Reverie dan Kuro. Namun untuk game yang sudah mendapatkan terjemahan English, kita baru bisa memainkannya sampai Cold Steel IV. Game Reverie rencananya akan rilis tahun 2023 mendatang di luar Jepang lengkap dengan terjemahan English. Sementara itu Kuro I dan II masih belum ada kabar resmi dari Falcom mengenai jadwal rilis dengan terjemahan English.

Sebagai tambahan untuk kalian, timeline insiden dalam cerita Crossbell Arc dan Erebonia Arc terjadi dalam waktu berdekatan, yaitu Zero, Cold Steel I, Azure, Cold Steel II dan seterusnya. Disarankan kalian memainkan terlebih dahulu game Zero dan Azure lalu dilanjutkan dengan Cold Steel.

Berapa Lama Waktu yang Diperlukan untuk Menyelesaikan Semua Game Ini?

Rean x Alisa Best OTP yang Canon di Cold Steel, No Debat

Dengan banyaknya jumlah franchise game ini, mungkin kalian bertanya-tanya “berapa lama waktu yang dihabiskan dalam menyelesaikan dan mengikuti hampir seluruh cerita franchise game ini dari Sky sampai Cold Steel IV?”. Jawabannya adalah sangat lama.

Berdasarkan pengalaman pribadi dengan kondisi aktifitas pribadi seperti main game gacha pekerjaan saya sebagai penulis, saya membutuhkan waktu sekitar 3-4 minggu untuk menyelesaikan Liberl Arc, 2-3 minggu untuk Crossbell Arc dan 1-2 bulan untuk Cold Steel. Berkat banyaknya konten, quest dan cerita yang ada dalam game membuat kalian akan menghabiskan untuk memeriksa setiap sudut konten game yang ada, bahkan menemukan rahasia serta collectible item agar bisa tamat 100%.

Itulah topik pembahasan dari saya mengenai kenapa The Legend of Heroes Trails Series disebut sebagai JRPG underrated. Apakah kalian mulai tertarik untuk mencoba franchise JRPG buatan Falcom ini?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait The Legend of Heroes atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

Exit mobile version