Tidak Eksklusif, Chip Samsung Exynoss Dengan GPU AMD Bakal Dijual Bebas?

Soc Exynoss

Beberapa hari lalu, Samsung dan AMD telah menjalin kerja sama untuk membuat chip smartphone teranyar untuk lini Samsung Galaxy Series. Diklaim dapat mengalahkan GPU ARM Mali Samsung, prosesor Samsung Exynoss dengan GPU AMD RDNA2 ini diberitakan akan rilis bulan depan.

Ray-Tracing Menjadi Standar Terbaru di Dunia Smartphone

Samsung Exynoss 2200 dengan GPU AMD sangat mungkin akan menjadi sebuah batu lompatan. Sudah mendukung fitur Ray-tracing, mungkin ini menjadi alasan yang kuat mengapa pembuat ponsel lain tertarik membelinya. Selain Ray-tracing, Variable-Refresh Shading juga disematkan pada chip terbaru dari Samsung ini.

Menurut salah satu informan di Weibo, chip terbaru ini kemungkinan tidak eksklusif hanya untuk smartphone Samsung Galaxy saja.

Dari keterangan di atas, tidak jelas mengapa chip tersebut dinamai Orion, tetapi yang lebih mengejutkan adalah bagaimana VIVO disebutkan. Bisa disimpulkan bahwa pihak VIVO tertarik membeli chip tersebut untuk meningkatkan performa lini produk premiumnya. Akses ke teknologi terbaru ini mungkin akan meningkatkan penggunaan chipset Exynoss di masa yang akan datang.

Menggunakan Litografi 4nm

Seperti yang diberitakan Wccftech pada awal bulan Juni, Chip Samsung Exynoss 2200 dikabarkan akan dibuat dengan litografi 4nm. Samsung berharap dengan adanya Chip terbaru ini dapat menambah aliran dana segar bagi perusahaan. Namun, sampai saat ini masi belum jelas performa Chip yang ditanamkan GPU AMD RDNA2 ini. Bahkan setelah resmi dirilis nantinya, kita harus melihat bagaimana performa yang ditawarkan untuk menghadapi Chip Qualcomm.

Sebagai perbandingan, Samsung Exynoss 2100 mendapatkan skor yang begitu dekat dengan Snapdragon 888. Nantinya, selisih skor tersebut diharapkan dapat diatasi dengan GPU AMD RDNA2 yang ditanamkan pada Chip Samsung Exynoss 2200. Dengan berbagai kemungkinan yang akan terjadi kedepannya, pembuat ponsel selain VIVO dapat bermitra dengan Samsung untuk membeli Chipsetnya. Hal ini semata dilakukan untuk mengurangi pangsa pasar Qualcomm agar tidak mendominasi pasar.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

Exit mobile version