AI sepertinya sudah tidak lagi luput dari berbagai apsek pekerjaan profesional. Termasuk diantaranya adalah kegunaannya dalam mengembangkan video game. Tapi, bagaimana dengan pandangan Todd Howard selaku director game Fallout, The Elder Scrolls, dan Starfield?
Director Starfield, Todd Howard Anggap AI Hanya Sebagai Alat Pengembangan Game

Dalam interview dengan Eurogamer, Todd Howard yang biasa kita kenal lewat game Fallout series, Starfield, dan TES mengungkapkan apa pandangannya terhadap teknologi kecerdasan buatan yang belakangan ini lagi booming.
Menurutnya, AI seharusnya hanya dipandang sebagai alat yang akan mempercepat pekerjaan manusia dan tidak lebih dari itu. Tambahnya lagi, intensi kreatif memang harusnya datang dari manusia. Todd tidak menutup kemungkinan AI digunakan untuk membantu mempercepat hal, namun tidak digunakan untuk menciptakan sesuatu dari nol (seperti karya seni).
Todd menyamakan AI dengan teknologi Photoshop yang mana menjadi bagian dari tools yang terus berkembang. Sehingga rasanya kita tidak mau kembali menggunakan Photoshop dari 10 tahun lalu. Hanya saja, Todd katakan kalau mereka masih ingin melindungi keahlian kesenian, sesuatu dengan intensi manusialah yang membuat karya mereka terasa spesial.

Pandangan kreator Starfield ini memang sudah sangat lazim ditemukan. Berbagai kreator video game seperti Hideo Kojima juga mengungkapkan alasan serupa. Penggunaan AI bisa membuat pekerjaan manusia jadi jauh lebih efisien dan waktu yang terhematkan ini bisa bermanfaat untuk pekerjaan kreatif lainnya.
Gimana menurut kamu? Apakah kamu setuju dengan kata-kata petinggi Bethesda ini? Atau kamu punya pandangan lain?
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

















