Tradisi Koei Tecmo, Port PC dari Ninja Gaiden Penuh dengan Masalah Teknis

in ,
750b1b822e2c4d77453e435d920ae88f

Koei Tecmo dan Team Ninja jauh dari istilah “studio jelek”, mereka telah merilis banyak game bagus mulai dari Nioh hingga Dead or Alive, namun mereka juga konsisten dalam membuat versi PC penuh dengan masalah teknis dan terkesan seperti port pas-pasan, port PC dari Ninja Gaiden: Master Collection menjadi contoh terbarunya.

Kompilasi 3 game klasik Ninja Gaiden telah dibawa ke PC untuk pertama kalinya,meski dari kualitas game sudah tidak dapat diragukan lagi, kualitas port PC dari kompilasi tersebut sangatlah dipertanyakan. Sebagai pembuka, game tidak mendukung keyboard dan mouse, maka bermain dengan controller bukan lagi disarankan melainkan diharuskan.

Hal tersebut mungkin dapat dimaklumi oleh banyak pemain melihat game hack-and-slash semacam ini memang kurang cocok untuk konfigurasi keyboard dan mouse, namun masalah port lebih dari itu saja.

Game tidak miliki opsi ganti resolusi sama sekali, untuk menggantinya kamu harus membuat pengaturan terpisah di luar game lalu baru membuka game lewat launcher yang beda lagi. Tak hanya itu, opsi resolusi juga hanya terbatas pada 3 pilihan yaitu 1280×720, 1920×1080 dan 3840×2160; maka pemain yang ingin miliki monitor di luar dari yang disediakan seperti contohnya 1440p harus mengalah dengan resolusi lebih rendah.

Sebelum kamu bertanya — Tidak, game tidak miliki pengaturan kualitas grafis sama sekali. Saat kamu membuat screen setting, game hanya menyediakan pilihan gamma correction.

Ss 43c48731780fd2bada6d435cfcea5d7040abb2fa.1920x1080

Hal menarik lainnya dari port ini ialah game dibuka dalam windowed mode dan bagi kamu yang ingin bermain di fullscreen layaknya mayoritas gamer PC, kamu harus melakukannya lewat mengklik ikon windows di pojok kanan atas layaknya yang kamu lakukan di program browser, office atau program komputer lainnya.

Selain dari 3 masalah yang disebutkan di atas, banyak pemain mengomentari kursor mouse yang tak pernah hilang bahkan saat fullscreen mode, framerate yang terkunci di bawah 60 FPS bagi mereka yang miliki Gsync atau Freesync, dan absennya pilihan untuk matikan game.

Seperti yang dijelaskan di awal artikel, ini bukan kali pertama Koei Tecmo ataupun Team Ninja merilis port PC yang penuh masalah teknis. Sebelumnya game Nioh juga mengalami beberapa masalahnya sendiri yang dominan berhubungan dengan stabilitas dan performa game, hal tersebut perlahan diperbaiki lewat update namun tak menjadi alasan kedua perusahaan dapat merilis port PC dalam kondisi seperti itu. Kita lihat saja nantinya apakah Ninja Gaiden: Master Collection akan dapatkan perlakuan yang serupa.


Baca pula informasi lainnya beserta dengan kabar-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya, Muhammad Maulana.

For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Written by Muhammad Maulana

Seseorang yang menghabiskan waktunya mengamati Video Game dan Film.

Leave a Reply

Your email address will not be published.