Turnamen Resmi Rainbow Six Siege Operation League di Indonesia Dibatalkan

in ,
Ubisoft resmi membatalkannya.

Beberapa bulan silam, Ubisoft berencana untuk menggelar turnamen resmi Tom Clancy’s Rainbow Six Siege di beberapa wilayah. Mulai Amerika, Eropa, dan Asia, termasuk Asia Tenggara. Turnamen bertajuk Rainbow Six Siege Operation League tersebut rencananya akan digelar untuk ajak semua wakil negara mengikuti pertandingan di kancah dunia.

Kabar ini tentu menjadi sebuah angin segar, terutama bagi mereka yang saat ini tengah menggeluti permainannya. Memberikan sebuah impian, khususnya bagi putra-putri Indonesia untuk membuktikan kemampuannya melawan tim kelas dunia di Tom Clancy’s Rainbow Six Siege. Sayang, sepertinya impian tersebut takkan menjadi kenyataan.

Melalui press release yang dikirimkan kepada kami, Ubisoft mengumumkan bahwa mereka memutuskan untuk batalkan turnamen Rainbow Six Siege Operation League Season 1 di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina. Pandemi yang berlarut-larut menjadi alasan utama mereka untuk membatalkannya.

Keputusan berat ini terpaksa dilakukan untuk menjaga kesehatan masing-masing tim yang akan berpartisipasi. Ubisoft akan mengumumkan kapan turnamen tersebut akan kembali digelar di masa datang.

Sebelumnya, Ubisoft telah merencanakan untuk gelar pertandingan final Rainbow Six Siege secara offline di Manila, Filipina untuk memastikan agar turnamen berjalan dengan baik tanpa adanya kecurangan. Namun karena pandemi yang semakin buruk, mereka memutuskan untuk membatalkannya.


Baca lebih lanjut tentang Tom Clancy’s Rainbow Six Siege atau artikel video game Jepang dan non-mainstream lain dari Ayyadana Akbar.

For japanese games, jrpg, shooter games, game review, and press release, please contact me at: [email protected]

Ayyadana Akbar

Written by Ayyadana Akbar

Senior Writer and Video Editor. Japanese related video games articles. I have no friends. Contact him at [email protected] or click one of his social media accounts below.