Ubisoft Umumkan Penundaan Rilis Far Cry 5 dan The Crew 2

saegseag

Dahulu, penundaan perilisan sebuah game merupakan hal yang tidak bisa ditolerir oleh para fans. Namun, setelah berbagai kejadian yang terjadi dimana game yang dirilis mengikuti deadline ternyata tampil dengan performa yang buruk bahkan beberapa game tidak dapat dimainkan para fans pun kelihatannya mulai bisa memaklumi bahwa terkadang penundaan yang dilakukan oleh para pengembang memang harus dilakukan guna menyempurnakan game yang tengah mereka kerjakan. Seperti yang terjadi pada tidak hanya satu, namun dua game Ubisoft yang mengumumkan penundaan pada saat yang bersamaan.
500

Dua game terebut sendiri termasuk game milik Ubisoft yang paling ditunggu oleh para fans untuk tahun depan, yaitu Far Cry 5 dan The Crew 2. Dalam postingan di dalam blog resminya, Ubisoft Montreal menjelaskan bahwa mereka akan menggunakan ‘waktu ekstra’ mereka untuk memoles game mereka tersebut untuk memberikan para pemain nantinya pengalaman Far Cry paling ambisius sesuai dengan apa yang sang developer angankan. Far Cry 5 sendiri yang awalnya direncanakan dirilis pada Februari, namun diundur menjadi 27 Maret 2018 mendatang.

 

Dan dikarenakan perilisan Far Cry 5 yang mundur ke bulan Maret, The Crew 2 yang awalnya direncakan dirilis pada pertengahan bulan tersebut kini harus mundur lagi sedikit ke pertengahan tahun tanpa tanggal rilis yang pasti. Namun, Ubisoft berjanji bahwa The Crew 2 juga akan mempergunakan waktu mereka untuk mengimprovisasi game mereka, sehingga dapat memenuhi ekspektasi para fans yang memainkannya. Untuk sekarang kelihatannya tim Ubisoft tengah disibukkan untuk melakukan playtest, mengumpulkan feedback dari para pemain yang telah mengetesnya, dan terus menyempurnakan kedua game tersebut.

Apakah menurutmu keputusan Ubisoft ini sangat tepat, bahwa mereka lebih memilih menunda perilisan dua gamenya dengan tujuan improvisasi. Apakah nantinya bila hal ini dimaklumi, para pengembang malah menjadikannya alasan untuk terus menunda gamenya?

 

sumber: dsogaming

Exit mobile version