Valve Berencana Membuat “Replika” yang Lebih Baik dari SteamSpy

in ,
SteamSpy segera dapatkan replika dari Valve.

Berkat peraturan baru tentang General Data Protection Regulation atau GDPR yang diberlakukan di seluruh dunia termasuk Amerika dan Eropa, Valve akhirnya mengubah peraturan mereka untuk menyembunyikan game yang dimiliki para gamer dengan settingan default. Hal tersebut langsung berdampak pada situs penyedia data harga dan kepemilikan video game di Steam bernama SteamSpy. Membuatnya harus menelan pil pahit dan menutup servisnya beberapa bulan yang lalu. Penutupan SteamSpy tentu banyak membuat para developer, khususnya developer indie kecewa karena tidak bisa memperkirakan hal yang sedang trend di kalangan gamer. Beruntungnya, Valve berencana membuat “replika” SteamSpy yang lebih baik.

Melalui konferensi industri game Russian White Nights, developer indie Michael Kuzmin menanyakan pada pimpinan Business Development Valve, Jan-Peter Ewert apakah Valve akan membuat fitur yang sama dengan SteamSpy. Ewert mengatakan bahwa SteamSpy miliki data yang sangat akurat dan tidak akurat, dan mereka tengah mempersiapkan tools dan cara baru untuk memberikan semua data Steam yang mereka miliki untuk para developer. “Kami berharap data tersebut akan lebih akurat dan berharga dari data yang diberikan oleh SteamSpy pada developer” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, kreator SteamSpy, Sergey Galyonkin sepertinya tidak ada masalah dengan keputusan Valve. Ia justru menunggu produk yang dijanjikan Valve tersebut.

Sampai tulisan ini turun, belum ada informasi apapun apakah tools yang diberikan akan jadi developer-exclusive saja atau bisa digunakan oleh publik.

Ayyadana Akbar

Written by Ayyadana Akbar

Senior Writer and Video Editor. Japanese related video games articles. I have no friends. Contact him at [email protected] or click one of his social media accounts below.