Valve Dinilai Curang Dalam Mengimplementasikan Sistem Kurs Mata Uang Asing

in

Seorang redditor dengan akun bernama Sunstrider92 menunjukkan suatu hal yang mungkin banyak dari kita belum sadar, yaitu anehnya kurs yang diterapkan oleh Valve pada DOTA 2 di setiap regional masing-masing. Berawal dari membeli level untuk Compendium DOTA 2-nya, dia menemukan suatu hal yang cukup aneh dan pastinya merugikan baginya.

Redditor asal Meksiko ini memberikan penjelasannya demikian, bahwa ia mencoba membeli 24 level Compendium seharga 10 dollar. Rate dollar pada hari itu adalah 18,72 Peso, namun Ia tersadar bahwa dia sudah membeli beberapa level seharga 205 Peso, berarti dengan harga kurs sebesar 20,5 Peso per dollar. Hal ini bisa dibilang cukup merugikan dan merupakan kebijakan yang harus dipertanyakan dari Valve.

Menurutnya, Valve hanya memperbaharui kurs jika kurs tersebut sedang dalam posisi naik dan menguntungkan bagi mereka dan tidak sebaliknya. Seperti contoh pada kasusnya dimana kurs Peso sedang menguat, namun harga yang ditetapkan oleh Valve untuk kursnya tetap kurs terbesar sebelumnya. Beberapa redditor lainnya juga merasakan demikian di beberapa negara seperti contoh di India.

Kalau untuk rupiah, kursnya sekarang masih 13.500 Rupiah per dollar sedikit diatas kurs sekarang yaitu 13.330 Rupiah per dollarnya. Sehingga mungkin hal ini tidak akan menjadi masalah yang terlalu berarti bagi para pengguna Steam di Indonesia. Tapi tetap saja kalian harus selalu cermat dalam membeli apapun secara online melalui Steam ya!

Lis Adikarta

Written by Lis Adikarta

Penulis rumahan, menulis hal-hal tentang DOTA2 & Pokemon. Waiting List buat jadi Pengangguran.