Valve Hapus Semua Game dari Dev. Indie Ini Setelah Ketahuan Buat Review Palsu

in ,

Steam review menjadi fitur yang membantu pembeli untuk mengambil keputusan apakah game berhak untuk dibeli atau tidak. Meskipun opini itu subjektif, melihat pendapat dari gamer Steam yang telah mainkan game tersebut dapat memberikan perspektif akan bagaiman kualitas game tersebut. Semenjak dikenalkannya fitur ini, banyak developer indie mengeksploitasinya dengan spam review positif agar skor game mereka dapat naik drastis. Hal ini menyebabkan Valve telah mengambil aksi kepada developer-developer curang ini dengan menghapus game dari developer tersebut. Acram Digital menjadi “korban” terbaru dari aksi Valve ini.

Acram Digital, developer dibalik game adaptasi board game yaitu Steam: Eight-Minute dan Steam: Rails to Riches dikonfirmasi telah ditindaklanjuti oleh Valve setelah ketahuan melakukan spam review positif palsu pada dua game mereka tersebut.

Frustasi dengan review negatif yang didapatkan pada kedua game mereka, Grzegorz Kubas, staff dari Acram Digital, memutuskan untuk membuat 6 akun untuk memberikan review positif kepada dua game tersebut. Dengan 6 review positif mendadak pada kedua game oleh akun-akun yang hanya punya dua game tersebut, aksi yang dilakukan Kubas langsung dideteksi oleh Valve. Valve memutuskan untuk menghapus semua game dari Acram Digital berserta DLC-nya dan takkan melakukan hubungan bisnis apapun dengan studio indie ini.

Setelah keputusan yang diambil Valve ini, Kubas menuliskan statement bahwa dirinya merasa menyesal atas aksinya. Dia berharap pemain akan menyalahkan dirinya dan bukan developer dari game-game tersebut. Developer tak pernah melakukan review palsu semacam ini sebelumnya dan dirinya tak dibayar sepeser pun atas aksi tersebut. Dia hanya merasa frustasi dengan review negatif yang ada di Steam yang dia anggap “tidak adil” dan tidak konstruktif.  Lewat Reddit dia menuliskan “Ini merupakan aksi yang bodoh, bukan sesuatu yang direncanakan. Ini adalah tingkah buruk saya sendiri, buka tim, maka dari itu salahkan saja saya, jangan para developer.”

Kubas dikabarkan telah mengirimkan email kepada Valve atas insiden ini dan berharap akan mendapatkan respon atau bahkan kesempatan kedua atas kesalahannya ini.

Source: PC gamer

Muhammad Maulana

Written by Muhammad Maulana

Seseorang yang menghabiskan waktunya mengamati Video Game dan Film.