Bulan Ini, Warna Pantone akan Jadi Fitur Berbayar di Adobe

Warna Pantone

Warna Pantone

Kabar buruk untuk para desainer grafis di seluruh dunia, karena Warna Pantone akan jadi Fitur Berbayar di Adobe. Padahal, warna tersebut kerap digunakan untuk kebutuhan industrial, di antaranya plastik, kain, dan kertas berkat akurasi warna yang termasuk apik.

Warna Pantone Bisa Ditebus dengan Sejumlah Premium

Informasi terkait Warna Pantone yang akan jadi Fitur Berbayar di Adobe pertama kali ditemukan oleh desainer grafis bernama Iain Anderson. Dalam cuitannya, ia tuliskan bahwa warna-warna yang kerap jadi industrial grade tersebut bisa ditebus, namun dengan sejumlah premium.

Di mana untuk dapat kembali akses Warna Pantone yang setidaknya berjumlah 15.000-an tersebut, konsumen mau tak mau harus rela gelontorkan sekitar USD 21 atau sekitar 300 Ribuan Rupiah tiap bulannya.

Di bawah ini adalah cuitan Iain Anderson terkait kontroversi tersebut pada akhir bulan silam:

Sumber: Twitter

Berdasarkan cuitannya, ketika kita akan membuka file Photoshop bahkan meski dibuat dua dekade silam yang ada Warna Pantone, Adobe akan ubah warnanya jadi hitam. Sama halnya untuk warna Solid Coated, pun akan dibuat berbayar pada bulan November.

Pernah Dikabarkan akan Ditiadakan oleh Adobe

Tahun lalu, Adobe dikabarkan akan tiadakan warna yang kerap dipakai di dunia desain. Goda akurasi warna yang lebih baik dari RGB dan CMYK, keputusan sepihak dari Adobe sukses membuat kecewa para desainer grafis skala dunia.

“Pada bulan Maret 2022, semua Warna Pantone yang tersedia di lini produk Adobe, di antaranya Photoshop, Illustrator, InDesign, Color, dan Capture, akan ditiadakan sampai pemberitahuan lebih lanjut. Untuk minimalisir masalah yang dapat terjadi, kami akan coba terapkan alternatif untuk lini produk yang terdampak.”­Adobe

Artinya, untuk dapat kembali akses warna-warna industrial grade tersebut, konsumen ditodong untuk membayar premium.

Alasan Lainnya Dikarenakan Koleksi Warna yang Outdated

Melansir PrintWeek tahun lalu, Marcie Foster selaku Brand Management dari Pantone, katakan bahwa perusahaannya dan Adobe telah jalin kerja sama cukup lama.

Namun, tampaknya pihak Pantone memiliki pemikiran lain, dan menyatakan hal di bawah:

“Penerapan Warna Pantone pada library Adobe Creative Cloud kini sudah outdated. Kami merasa ada banyak sekali warna yang kami rasa tak akurat. Untuk atasi hal ini, kami akan hapus library warna tersebut, dan akan kembali hadirkannya pada fitur akan datang.”Pantone

Meski pada saat itu fitur tersebut belum terpikirkan, namun hal ini ditunjukkan oleh implementasi Warna Pantone akan jadi premium pada aplikasi. Meski demikian, hal ini benar-benar beda dari putusan yang diambil oleh Adobe yang katakan akan tiadakan warna industrial grade tersebut.

Waduh, semuanya jadi freemium nih, brott!


Baca juga informasi menarik lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

Exit mobile version