Warner Bros. Patenkan Sistem Nemesis dari Game Shadow of Mordor

in
530c0409ffc750485aca425b0bfa3874

Kesuksesan dari sebuah game tentu dapat dinilai dari beberapa aspek seperti gameplay, grafis, cerita, optimisasi dan sebagainya. Namun, salah satu aspek yang tidak kalah penting adalah kehadiran fitur yang bisa membedakan ciri khas mereka dengan game lain. Kini, setiap developer berlomba-lomba untuk menghadirkan berbagai fitur unik yang dapat memberikan pengalaman baru yang berbeda.

Keunikan tersebut juga sering kali menjadi nilai jual dari suatu game seperti fitur Bullet Time dalam seri Max Payne, V.A.T.S dalam seri fallout, dialogue wheel dalam seri Mass Effect dan masih banyak lagi. Sehingga tidak heran jika kesuksesan suatu fitur akan ditiru oleh developer lainnya. Hal ini pun membuat Warner Bros. selaku publisher dari seri Middle Earth mempatenkan salah satu fitur uniknya yang bernama Nemesis System.

Melalui channel Youtube Game Maker’s Toolkit, Mark Brown menyatakan bahwa Warner Bros. telah menerapkan hak paten untuk sistem Nemesis dalam game Shadow of Mordor dan sekuelnya, Shadow of War. Sistem Nemesis sendiri merupakan suatu fitur dimana aksi dari pemain akan mempengaruhi perilaku NPC. Untuk lebih jelasnya kalian dapat melihat video berikut.

Legalisasi hak paten untuk sistem Nemesis sebenarnya sudah diajukan oleh Warner Bros. beberapa waktu lalu. Sayangnya pengajuan legalisasi tersebut ditolak pada tahun 2019. Namun, kini Warner Bros. dikabarkan kembali mengajukan hak paten fitur Nemesis dan saat ini sedang dalam tahap “Notice of Allowance“. Artinya, apabila dokumen sudah diterima dan biayanya sudah terbayar, maka hak paten akan segera berlaku.

Legalisasi hak paten ini kemungkinan sebagai penyebab sistem Nemesis sangat jarang ditemukan pada game lainnya. Terlebih sudah sering sekali kasus penuntutan akan hak paten dalam video game. Contohnya pada tahun 2003, Sega menuntut Fox karena menggunakan “floating arrow” dalam game The Simpsons: Road Rage yang dianggap meniru Crazy Taxi. Pastinya, hal ini dapat menjadi pelajaran bagi developer lainnya agar lebih berhati-hati dalam menerapkan suatu fitur di dalam game, terlebih apabila fitur tersebut terinspirasi dari game lainnya.


Baca juga artikel-artikel lainnya terkait Shadow of Mordor serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Lauda Ifram

Written by Lauda Ifram

Enjoy gaming but suck at it.