Windows 11 SE, sistem operasi yang awalnya diperkenalkan dengan ambisi besar untuk merevolusi pembelajaran di Amerika Serikat, konon akan segera memasuki masa pensiun. Raksasa Microsoft bahkan mengumumkan operasional sistem ini akan segera dihentikan sepenuhnya sebelum 2026 berakhir.
Alasan Windows 11 SE Resmi Dihentikan Microsoft

Lalui WindowsLatest, keputusan ini cukup mengejutkan mengingat pada tahun 2022, raksasa teknologi tersebut sempat menyebut sistem operasi ini sebagai awal dari era baru PC. Namun, seiring berjalannya waktu, Microsoft tampaknya memilih untuk menyudahi eksperimen sistem operasi ringan ini dan tidak akan merilis pembaruan fitur lagi setelah versi 24H2.

Salah satu faktor utama di balik alasan Windows 11 SE resmi dihentikan Microsoft adalah sulitnya menyaingi fleksibilitas ChromeOS meski sudah dirancang sebagai sistem operasi berbasis web. Hanya saja, pembatasan pemasangan aplikasi pihak ketiga menjadi pedang bermata dua yang membatasi ruang gerak pengguna.

Strategi Microsoft untuk menghadirkan perangkat murah seperti Surface Laptop SE seharga $249 ternyata juga belum cukup kuat untuk menggeser dominasi perangkat edukasi lain yang sudah lebih dulu beredar di pasaran, sehingga secara tidak langsung hal ini menyumbang rendahnya minat pengguna yang ingin mengadopsi sistem operasi tersebut.
Selain itu, Microsoft kini menyarankan para pengguna dan institusi pendidikan yang masih menggunakan Windows 11 SE untuk segera beralih ke perangkat dengan versi Windows 11 standar, dan ke depannya perusahaan tersebut masih belum ada rencana untuk perkenalkan sistem operasi serupa di masa mendatang.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

















