Siapa sangka, YouTube makin galak luncurkan kampanye anti-adblocker dengan cara yang makin ekstrem di tahun 2026 ini. Jika sebelumnya pengguna hanya diberikan peringatan atau pemblokiran pemutaran video, kini platform milik Google tersebut mulai membatasi fitur-fitur inti bagi mereka yang terdeteksi menggunakan ekstensi pemblokir iklan.
YouTube Makin Galak, Upaya Terbaru Tekan Pengguna yang Gunakan Adblocker?

Strategi di mana YouTube makin galak ini mulai dirasakan secara masif oleh pengguna desktop. Berdasarkan informasi FindArticles, banyak pengguna mendapati pesan “Comments are turned off” pada video yang mereka tonton, padahal sang kreator tidak mematikan fitur tersebut. Tidak hanya komentar, deskripsi video yang biasanya berisi timestamp, tautan penting, dan informasi tambahan juga ikut disembunyikan.
Hal ini menunjukkan bahwa YouTube mulai melakukan penguncian fitur secara otomatis begitu sistem mendeteksi adanya aktivitas pemblokiran iklan. Langkah ini bahkan dilaporkan ikut berdampak pada sebagian kecil anggota YouTube Premium yang masih aktifkan pelindung privasi bawaan pada browser Brave. Meskipun video tetap bisa diputar tanpa iklan, keberadaan ekstensi pemblokir tetap memicu penguncian kolom komentar.

Hal ini mengindikasikan bahwa sistem deteksi YouTube kini bekerja secara agresif berdasarkan sinyal teknis dari sisi klien, bukan lagi sekadar melihat status langganan akun semata. Secara teknis, kebijakan YouTube makin galak ini dianggap sebagai bentuk upaya untuk menurunkan kenyamanan pengguna yang enggan melihat iklan. Dengan menyembunyikan deskripsi dan komentar, YouTube menargetkan aspek interaksi yang sangat krusial bagi penonton.
Mengingat pendapatan iklan YouTube menyumbang lebih dari $30 miliar bagi Alphabet, perusahaan merasa perlu melindungi model monetisasi mereka yang mendanai para kreator dan infrastruktur platform.

Saat ini, fenomena tersebut tampaknya masih dalam tahap pengujian secara bertahap di beberapa wilayah dan kelompok akun tertentu mengingat author yang menggunakan browser Brave tidak mengalami kendala sama sekali.
Namun, arah kebijakannya sudah sangat jelas di mana YouTube tidak akan lagi berkompromi dengan penggunaan alat pihak ketiga yang mengganggu ekosistem mereka. Gimana pendapat kalian soal hal ini, brott? Apakah kalian juga terdampak dengan langkah agresif dari Google ini, atau masih belum?
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
















