10 Fakta Tifa Lockhart, Tukang Pukul Terkuat nan Seksi di Final Fantasy VII

in

Gamer zaman now mungkin tidak asing lagi dengan sosok Tifa Lockhart dari Final Fantasy VII. Mau itu versi original, ataupun remake yang semakin membuatnya terlihat memanjakan mata, gadis cantik sekaligus tukang pukul nan seksi satu ini tentu sukses mencuri hati para fans old ataupun mereka yang baru pertama kali mencicipi serial terpopuler Final Fantasy tersebut.

Dari luar, mungkin kamu melihat Tifa sekadar sebagai karakter petarung sekaligus menjadi penyegar mata ketika kita dibuat letih karena terus-terusan melihat cowok-cowok berotot seperti Cloud dan Barret. Namun dibalik itu semua, Tifa memiliki beberapa fakta menarik yang sejatinya perlu kamu ketahui, terutama jika ia adalah waifu kesayanganmu.

Berikut 10 fakta menarik tentang Tifa Lockhart dalam semesta Final Fantasy VII.

1. Awalnya tidak direncanakan menjadi playable character

Tetsuya Nomura selaku sutradara Final Fantasy VII menceritakan bahwa saat pengembangan Final Fantasy VII original, pihak developer hanya menyertakan Cloud, Barret dan Aerith sebagai fokus karakternya. Namun saat mendiskusikan bahwa Aerith akan menjadi karakter yang mati di dalam cerita, Nomura memutuskan untuk menghadirkan Tifa ke dalam cerita. Sebagai tambahan, memiliki dua heroine sekaligus merupakan sesuatu yang baru kala itu dalam serial Final Fantasy.

2. Miliki concept art dengan rambut putih dan rok merah

Yoshitaka Amano yang berperan dalam menggambar konsep maupun desain hampir semua karakter Final Fantasy, kala itu melukiskan Tifa dengan rambut berwarna putih, serta rok dan sarung tangan merah. Walau berbeda dengan desain akhirnya seperti yang kita ketahui sekarang ini; miliki rambut dan rok hitam, beberapa game spin-off Final Fantasy menghadirkan Tifa dalam balutan rok merah tersebut sebagai kostum alternatif.

3. Kostum Tifa disesuaikan dengan karateristik bertarungnya

Walau tidak ada informasi resmi terkait hal ini, bisa dilihat kostum Tifa sendiri didesain berdasarkan karakteristiknya sebagai karakter petarung jarak dekat atau menggunakan hand-to-hand combat. Keputusan untuk memberikannya pakaian yang minim; tank top dan rok tentu bukan semata untuk membuatnya terlihat seksi saja, melainkan untuk memberikan kesan bahwa Tifa harus bergerak fleksibel demi melancarkan serangan beruntun dengan cepat.

4. Didesain dengan kaki yang panjang

Jika kamu perhatikan semua visual yang memperlihatkan raga Tifa dari atas sampai bawah, tentu menyadari bahwa kakinya berkontribusi setidaknya 60% tubuhnya. Hal tersebut dipercaya untk berikan kesan bahwa Tifa tidak hanya jago sebagai tukang pukul, tapi juga tukang tendang — mampu memanfaatkan kedua kakinya untuk memberikan serangan yang tidak kalah mematikan.

5. Piatu semenjak kecil

Tifa merupakan salah satu karakter yang memiliki latar belakang mengenaskan. Salah satunya ketika ia berumur delapan tahun, Tifa telah merasakan sedihnya kehilangan sosok ibu. Alih-alih melepaskan kepergian sang bunda, Tifa justru meyakini bahwa sang ibu masih hidup di gunung Nibel. Ia nekat pergi ke gunung tersebut dengan harapan masih dapat bertemu dengan ibunya. Diikuti Cloud yang khawatir akan keselamatan Tifa, keduanya justru terjatuh dari jembatan dan membuat Tifa terluka parah.

6. Turut kehilangan ayahnya

Tidak hanya kehilangan sang bunda, ayahnya Tifa — Brian Lockhart pun tewas meninggalkan Tifa sekitar lima tahun kemudian. Pada Final Fantasy VII Remake ataupun anime Last Order -Final Fantasy VII- diperlihatkan Tifa yang mendapati Brian tergeletak tak berdaya dengan pedang Masamune milik Sephiroth bersimbah darah di dekatnya. Brian memaksa Tifa untuk melarikan diri, namun tak lama kemudian menghembuskan nafas terakhirnya.

7. Sangat membenci Shinra dan SOLDIER

Semenjak musibah mengenaskan yang menimpa ayahnya, Tifa menyimpan kebencian yang mendalam kepada SOLDIER, Shinra, reaktor Mako dan Sephiroth. Motivasi tersebutlah yang membuat Tifa bergabung dengan Avalanche — kelompok eco-terrorist yang bertujuan menyelamatkan planet dari aksi Shinra dalam mengeksploitasi dan menyalahgunakan energi Mako.

8. Arti dibalik nama Lockhart

Walau tidak ada informasi resmi terkait hal ini, banyak fans yang mengansumsikan bahwa nama Lockhart berasal dari Lock Heart. Fans ber-cocoklogi bahwa nama tersebut berkesinambungan dengan Tifa yang memiliki perasaan terhadap Cloud, namun tak pernah diutarakan. Bisa terlihat tentunya bahwa Tifa merasa cemburu akan Aerith yang begitu dekat dengan Cloud.

9. Warriors of Materia perwakilan dari semesta Final Fantasy VII

Sama seperti Cloud, Tifa hadir mewakili semesta Final Fantasy VII dalam game Dissidia Final Fantasy NT. Tifa termasuk bagian dari Warrior of Materia atau champion yang secara khusus dipanggil oleh goddess Materia untuk melawan Warriors of Spiritus, dimana Sephiroth pun menjadi salah satu champion yang dipanggil god Spiritus.

10. Muncul juga di beberapa game lain

Selain hadir dalam spin-off Final Fantasy lain seperti, Dissidia dan World of Final Fantasy misalnya, Tifa turut hadir di frachise lain. Beberapa di antaranya seperti Kingdom Hearts, Puzzle & Dragons, Dead Fantasy, Yo-kai Watch: Wibble Wobble, dan lain-lain. Super Smash Bros. Ultimate pun miliki kostum Tifa untuk Mii Fighter tipe Brawler.

Itulah 10 fakta menarik tentang Tifa Lockhart semenjak pertama kali hadir pada Final Fantasy VII original di tahun 1997. Kalau kamu tahu fakta nggak kalah menarik lainnya langsung aja share di kolom komentar ya. Atau kamu juga bisa cek artikel dari kami yang sekilas membahas perkembangan desain karakter Tifa dari masa ke masa pada halaman ini.

Artikel ini sebelumnya telah diterbitkan di Dunia Games dengan judul “10 Fakta Tifa Lockhart, Karakter Wanita Terkuat yang Jadi Idaman Pria” karya Rizky Nurcahyanto. Disusun ulang dengan beberapa penyesuaian demi menghindari misinformasi.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait Tifa Lockhart atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Written by Andy Julianto

Sesosok alien yang gemar berkelana menjelajahi segmentasi game-game RPG dan Indie. Cukup aktif dalam berpetualang di game MMO Guild Wars 2, dan saat ini masih berusaha menyelesaikan game Persona 5 ditengah-tengah kesibukan mengerjakan skripsi #Prioritas. You can contact me via [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published.