11 Fitur Baru yang Hadir dalam Open Beta Nioh 2

Nioh 2

Mengusung tema Jepang masa feudal yang digabungkan dengan folklor Yokai setempat, Team Ninja menghadirkan sebuah game Action souls-like berjudul Nioh pada tahun 2017 lalu, dan bisa dikatakan menerima respon yang bercampur aduk dari para gamer. Tidak menyerah begitu saja ternyata, kini sang developer kembali hadir dengan Nioh 2, tentunya dengan berbagai fitur baru untuk membuat permainan terasa lebih segar.

Setelah pertama kali dipamerkan pada TGS 2019 lalu, kini sang developer menghadirkan beta demo untuk publik. Penulis sendiri ikut mencoba open beta Nioh 2 di PS4 yang telah berlangsung semenjak tanggal 1 November tersebut. Terdapat 4 level yang bisa kita mainkan dalam mencoba dan mempelajari fitur-fitur baru dalam game ini, terdiri dari 2 Main Mission, 1 Twilight Mission dan 1 Side Mission.

Setelah penulis akhirnya menyelesaikan semua level yang tersedia dalam open beta ini (dan berhasil git gud tentunya), berikut akan penulis deretkan dan jelaskan berbagai hal serta fitur baru yang bisa kamu ekspektasikan dalam Nioh 2. Namun perlu diingat juga fitur-fitur in bisa saja berubah saat perilisannya nanti.


Catatan: Penulis mendapati beberapa hal yang tidak konsisten dalam game ini, terutama dalam persoalan istilah-istilah yang terdapat dalam Nioh 2. Dan hal-hal yang penulis sertakan dalam artikel ini mungkin akan sedikit berbeda dengan apa yang ada dalam gamenya saat rilis nanti.


1. Character Creation

Satu hal yang mungkin benar-benar berbeda dari Nioh pertama, adalah kita tidak lagi menggunakan fixed character, melainkan membuat sendiri karakter sesuai dengan imajinasi dan kreativitas kita. Dan karena game ini sendiri buatan Team Ninja bersama Koei Tecmo, kamu tentunya bisa mengekspektasikan menu kreasi yang dapat menghasilkan karakter-karakter keren dan menawan.

Tersedia menu pembuatan karakter yang cukup detail, mulai dari warna kulit, menu rambut yang bahkan juga miliki pilihan poni untuk tiap jenis rambutnya, menu wajah untuk kamu yang ingin mata belo atau hidung pesek misalnya, bahkan slider dada untuk kamu yang ingin memiliki body yang sensual untuk karkater tipe perempuan.

Tidak ketinggalan hadir juga menu seperti make up dan tato untuk kamu yang ingin menggambar wajah karaktermu agar terlihat lebih ‘ramai’ ataupun lebih nyeleneh. Saat berkreasi di dalamnya, penulis mencoba menghadirkan karakter wanita dengan tampilan garang dan aura yang mengancam, namun tetap nikmat dilihat mata.

Kamu bisa menyalin kode yang terdapat pada gambar di atas jika ingin memainkan karakter dengan penampilan hasil kreasi penulis. Kamu juga tentunya bisa menyuntingnya kembali jika dirasa kurang dengan seleramu.


2. Perombakan Stats dan Skill

Seperti game souls-like pada umumnya, Stats dan Skill merupakan fitur yang sangat penting untuk memperkuat karaktermu. Pada Nioh 2, terdapat beberapa perubahan dari kedua elemen permainan ini, dimana menurut penulis membuka banyak kemungkinan build baru.

Satu hal penting yang cukup berubah dari fitur Stats sendiri adalah hilangnya Spirit, diganti dengan Courage yang mempengaruhi seberapa cepat regenerasi Ki. Pada Nioh pertama, Spirit digunakan untuk memperkuat dan membuka bonus-bonus tambahan pada Guardian Spirit yang kamu pakai. Pada Nioh 2, mekanisme ini sedikit berubah, dimana untuk membuka bonus-bonus atribut pada suatu Guardian Spirit, memerlukan kombinasi poin dari dua stats.

Untuk fitur skill sendiri mengalami perombakan yang bisa dibilang cukup signifikan. Setiap senjata maupun Ninjutsu dan Onmyo kini menjadi lebih expanded. Muncul berbagai gerakan dan combo baru yang hadir di tiap jenis senjata, namun Skill Ninjutsu dan Onmyo yang agaknya bisa dikatakan mendapatkan banyak kemampuan-kemampuan baru. Sehingga kamu yang sudah memiliki senjata favorit pada game pertamanya, tetap akan mendapatkan pengalaman yang segar pada Nioh 2.

Lebih lanjut, kini karaktermu hanya akan mendapatkan skill poin dengan menggunakan senjata ataupun skill yang bersangkutan (selain item khusus menambahkan skill poin). Sehingga jika kamu menggunakan senjata Katana, maka hanya senjata itulah yang mendapatkan skill poin. Begitu juga dengan Onmyo dan Ninjutsu, kamu harus sering-sering menggunakan kemampuan-kemampuan dari masing-masing jenis skillnya untuk mendapatkan skill poin.


3. Dua jenis senjata baru

Nioh 2 menghadirkan dua senjata baru selain senjata-senjata yang sudah hadir lebih dulu di Nioh pertama, yakni Switchglaive yang bisa berubah-ubah bentuk dan dual-wielding Hatchet yang dapat kamu lempar.

Switchglaive merupakan senjata yang dapat berubah bentuk mulai pada tiap Stance. Switchglaive akan menjadi Scythe pada High Stance, menjadi Glaive (tombak golok) pada Mid Stance, dan akan terlipat pada Low Stance. Berbeda dengan senjata lainnya, Switchglaive memiliki serangan combo lanjutan saat berpindah Stance, sehingga senjata ini berikanmu beberapa pilihan situasional saat bertempur.

Sesuai namanya, dual-wielding Hatchet adalah dua kapak yang akan kamu gunakan dia kedua tanganmu. Sedikit mirip dengan jenis senjata yang menggunakan dua tangan, senjata ini juga memiliki variasi serangan yang cukup cepat. Dan sesuai dengan yang telah penulis jelaskan sebelumnya, yang spesial dari dual wielding Hatchet ini adalah kamu dapat melemparkannya ke musuh, sehingga senjata ini cukup mematikan dalam jarak dekat maupun jarak jauh.


4. Dua jenis elemen baru

Pada Nioh pertama telah hadir beberapa elemen alam (Fire, Water, Lightning, Wind, Earth) yang dapat memberikan damage tambahan pada musuh. Pada Nioh 2, terdapat dua elemen baru yang sedikit lebih unik dari elemen lainnya, yakni Corruption dan Purity.

Kedua elemen tersebut tidak memberikan damage tambahan kepada HP musuh, melainkan kepada Ki mereka. Mudahnya, Corruption lebih efektif untuk musuh kategori manusia dan Purity lebih efektif untuk musuh kategori Yokai. (red)

Selama mencoba demo nya, terdapat sedikit perbedaan mekanisme antara elemen Purity dan Corruption. Senjata dengan elemen Purity langsung memiliki efek kepada musuh, sedangkan senjata dengan elemen Corruption miliki sebuah bar Sentience yang harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum efeknya teraplikasikan. (red)

Saat bar Sentience tersebut terpenuhi, kamu akan mendengarkan sebuah suara misterius, dan senjatamu akan mulai berkilau. Selain memberikan efek tambahan kepada Ki, serangan Strong Attack pada saat senjatamu berkilau juga akan mengeluarkan sebuah shockwave yang dapat mengenai musuh pada jarak jauh.


5. Demon form

Fitur lainnya yang ditonjolkan pada Nioh 2 ini adalah kemampuan untuk berubah menjadi Demon. Terdapat 3 jenis demon yang tentunya memiliki kemampuan yang berbeda-beda, yakni Brute, Feral dan Phantom. Jenis demon tersebut juga bergantung pada jenis Guardian Spirit yang kamu pilih di menu Shrine.

Perlu diketahui bahwa selama menjajal demo open betanya, penulis tidak lagi menemukan fitur Living Weapon; kemampuan spesial yang menyelimuti senjatamu dengan elemen dari Guardian Spirit yang kita pakai. Entah sengaja dihilangkan karena memang mengganti fitur tersebut dengan Demon Form atau memang tidak diperlihatkan khusus di demo ini, agaknya baru bisa dipastikan pada saat perilisan Nioh 2 nanti.

Brute Demon menggunakan senjata yang menyerupai gada besar dan serangkaian serangan jarak dekat yang cukup mematikan. Kemudian Feral Demon menggunakan dua pisau dan memiliki kemampuan untuk bergerak serta meluncurkan serangan-serangan dengan cepat. Sedangkan Phantom Demon menggunakan double-edged sword dan mampu meluncurkan serangan dalam jarak menengah.

Hal baru lainnya yang cukup merubah tempo permainan adalah hadirnya Burst Counter, dimana mekanisme ini hadir untuk menangkis serangan musuh dengan kemampuan masing-masing Demon form. Sesuai namanya, Burst Counter akan lebih efektif bahkan menghabiskan seluruh Ki musuh ketika digunakan untuk menangkis serangan Burst, dimana dalam permainan, serangan Burst ini ditandai dengan semacam cahaya merah yang keluar saat suatu musuh akan menyerang.



Tiap Burst Counter juga memiliki gerakan serta timing yang berbeda, sehingga kamu juga harus memperhatikan seberapa cepat serangan yang diluncurkan oleh suatu musuh untuk menggunakannya dengan efektif. Burst Counter juga tentunya bisa digunakan sebagai alternatif untuk bertahan atau bahkan mengindar (Feral Demon) ketika Ki sudah mulai menipis.

Burst Counter juga bisa dilakukan walau sedang tidak menjadi Demon, namun untuk menggunakan kemampuan tersebut membutuhkan Anima, sebuah bar baru berwarna ungu yang berada di bawah bar HP dan Ki. Bar Anima ini akan tersi ketika serangan-serangan kita mengenai musuh. Selain Burst Counter, Anima juga digunakan untuk mengeluarkan kemampuan khusus dari Soul Cores, dimana akan penulis jelaskan pada poin berikutnya.


6. Soul Cores

Fitur lainnya yang cukup menarik adalah kini musuh-musuh bertipe Yokai dari yang paling lemah hingga tipe Boss pun dapat menjatuhkan sebuah Soul Cores. Dalam fitur baru ini, kamu dapat mengeluarkan kemampuan yang dimiliki oleh Yokai dari Soul Core tersebut.

Untuk menggunakannya, kamu harus men-attune atau menyematkan Soul Cores tersebut ke dalam Guardian Spirit yang sedang kamu pakai terlebih dahulu. Tiap Guardian Spirit memiliki 2 slot Soul Cores namun dengan kapasitas Attunement yang berbeda-beda.

Soul Cores dari Yokai yang kuat tentmu memiliki kemampuan yang lebih mematikan, namun membutuhkan kapasitas Attunement yang lebih banyak serta penggunaan Anima yang lebih banyak. Namun tiap Soul Cores juga memiliki atribut dan bonus yang berbeda-beda layaknya Weapon ataupun Armor, bahkan efek-efek seperti pengurangan Attunement yang dibutuhkan misalnya.


7. Dark Realm

Kamu yang pernah memainkan Nioh peratama mungkin sudah mengetahui istilah Yokai Realm, yakni sebuah area kecil berkekuatan negatif yang dibuat oleh musuh tipe Yokai. Dari yang kuat seperti boss hingga yang lemah sekalipun mampu membuat Yokai Realm saat pertempuran berlangsung.

Yokai Realm cukup berbahaya karena membuat regenerasi Ki menjadi sangat lambat, namun disaat bersamaan, Yokai Realm juga mudah dibersihkan dengan menggunakan Ki Pulse. Pada Nioh 2, hadir realm lainnya dengan intensitas efek yang lebih kuat lagi, bernama nama Dark Realm atau Underworld (red). Dark Realm hadir dengan area yang jauh lebih besar daripada Yokai Realm, dan saat memasuki Dark Realm, visualisasi permainan akan berubah menjadi abu-abu serta karaktermu akan memunculkan tanduk demonnya.

Berbeda dengan Yokai Realm yang bisa dibersihkan dengan Ki Pulse, Dark Realm hanya bisa dibersihkan dengan menghancurkan satu atau beberapa Yokai kuat yang berada di area tersebut. Namun perlu diingat juga bahwa regenerasi Ki karaktermu juga berkurang drastis, dan Yokai lemah yang berada di dalam Dark Realm tersebut juga menjadi sedikit lebih kuat.


8. Kodama Bazaar

Pada menu Shrine, saat kamu melakukan Offering Weapon ataupun Armor untuk mendapatkan Amrita, kamu juga akan mendapatkan sejumlah Rice tergantung seberapa banyak barang yang kamu sumbangkan di Shrine. Rice tersebut dapat kamu tukarkan dengan barang-barang yang terdapat di Kodama Bazaar.

Jika kamu pernah memainkan Nioh pertama, kamu mungkin ingat bahwa kita tidak bisa membeli item ketika memasuki sebuah misi. Semua item seperti Elixir yang cukup penting dalam game ini hanya bisa didapatkan dengan menghabisi musuh-musuh ataupun menemukannya di mayat-mayat yang tersebar di level permainan.

Dengan hadirnya Kodama Bazaar ini, kamu tentunya tidak terlalu kesulitan lagi jika ingin membeli beberapa item basic seperti Elixir, anak panah ataupun peluru. Tidak hanya itu, terdapat item-item sepesial terpampang di Kodama Bazaar yag juga akan berganti-ganti secara berkala.


9. Scampuss & Sudama

Saat menjelajahi suatu level, kamu mungkin akan menemukan seekor kucing gemuk atau disebut sebagai Scampuss, serta sesosok Kodama berwarna ungu atau disebut dengan Sudama. Namun kamu mungkin perlu sedikit jeli dalam menemukan mereka, karena kedua mahluk ini ditempatkan di posisi-posisi layaknya Kodama.

Saat menjumpai seekor Scampuss, kamu dapat berinteraksi dengan membelainya, setelah itu dirinya akan mengikutmi terus selama beberapa waktu. Scampuss juga tentunya akan membantumu menyerang musuh-musuh yang sedang kamu lawan. Walau memang damagenya cukup kecil, setiap serangannya akan membuat stagger musuh yang ia serang.

Berbeda dengan Kodama, Sudama tidak akan mengkutimu saat berinteraksi dengannya. Sudama justru akan meminta satu item darimu. Kamu dapat menjatuhkan item consumable atau bahkan equipment yang tidak terpakai, setelah itu Sudama akan mengambilnya. Sang Sudama kemudian akan memberikan kembali item lainnya yang agaknya juga cukup random. Namun perlu diketahui juga bahwa bisa saja ia tidak menyukai item yang kamu berikan tersebut, dan sang Sudama akan mengeluarkan sebuah petir yang akan memberikan damage yang cukup besar.


10. Benevolent Grave

Satu fitur yang bisa dikatakan membuat permainan lebih mudah adalah Benevolent Grave. Berbeda dengan Revenant Grave yang akan memunculkan AI avatar pemain lain dan menyerang kita saat di-summon, AI dari Benevolent Grave justru akan membantu kita dalam menjelajahi suatu stage ataupun bertempur. Fitur ini tentu menjadi alternatif yang lebih cepat daripada mencari bantuan dari pemain lain.

Untuk menggunakan Beneolent Grave, kamu memerlukan sejumlah Ochoko Cup, dimana juga bisa didapatkan dengan mengalahkan AI yang muncul dari Revenant Grave. Perlu diketahui juga bahwa kamu perlu Online untuk melihat dan menggunakan Benevolent Grave yang tersebar di suatu level.

Kamu juga tentunya bisa menempatkan Benevolent Grave mu sendiri untuk membantu pemain lainnya di permainannya masing-masing. Untuk menempatkan Benevolent Grave sendiri, kamu memerlukan item Righteous Jasper yang bisa didapatkan saat menyelesaikan misi-misi tertentu. Kamu akan mendapatkan satu Ochoko Cup untuk setiap pemain lainnya yang menggunakan Benevelont Grave mu.


11. Hut

Satu fitur baru lainnya yang cukup trivial adalah hadirnya Hut atau gubuk, sebuah tempat dimana kamu dapat mengelola perlengkapan dan set equipment yang kamu pakai, melihat ilustrasi para karakter maupun Yokai yang ada dalam permainan, mengambil Ochoko Cup dari pemain lain yang menggunakan Benevolent Grave mu, hingga merubah ulang penampilan karaktermu.

Terdapat juga remodel hut yang nampaknya memperbolehkanmu menata ulang dan memperindah tampilan gubuk milikmu sendiri. Namun pada beta demo ini fitur tersebut terkunci, dan nampaknya baru akan kita ketahui selengkapnya saat perilisannya nanti.


Itulah beberapa fitur utama baru yang penulis temukan saat mencoba beta demo Nioh 2. Tentu masih ada berbagai hal baru lainnya, seperti alur cerita baru tentunya, serta berbagai jenis Yokai dan musuh baru yang lebih berbahaya (dan lebih menyebalkn) dari musuh-musuh yang muncul pada Nioh pertama

Namun perlu diingat juga bahwa fitur-fitur ini mungkin saja akan berubah saat perilisannya pada awal tahun 2020 nanti. Masih ada waktu sampai tanggal 10 November besok bagi kamu yang ingin mencicipi demo ini, bahkan sang developer juga mengadakan kontes pembuatan karakter yang nantinya akan dihadirkan ke dalam game sebagai karkater preset.

Akhir kata akhir cerita, penulis sendiri merasa puas dengan apa yang ditawarkan Nioh 2 melalui beta demo kali ini. Dan kamu yang benar-benar menyukai game-game souls-like, sangat disarankan untuk mencoba game ini, atau bahkan Nioh pertama yang juga sedang digratiskan sebaga game PS Plus bulan November ini.

Nioh 2 rencananya akan rilis 13 Maret 2020 eksklusif untuk platform PS4. Namun mengingat Nioh pertama sendiri juga rilis untuk PC, kemungkinan Nioh 2 juga akan menyusul dalam waktu mendatang.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait game Nioh 2 atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto.

Exit mobile version