• Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > OPINI > 5 Streamer Wanita yang Mendapatkan Pelecehan Ketika Bermain Video Game dan Pentingnya Kesetaraan Gender

5 Streamer Wanita yang Mendapatkan Pelecehan Ketika Bermain Video Game dan Pentingnya Kesetaraan Gender

by Lazuardi Rahadian Soenarto
24 Juli 2020
in OPINI, G | LIST, PLATFORM, Tokoh
Reading Time: 4 mins read
A A
0
women in gaming tweet about sexist industry with 1reasonwhy a65761b26f
0
SHARES
76
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter

Pembaca tentu paham dengan adanya beberapa kejadian terakhir yang melibatkan pelecehan seksual, rasisme dan diskriminasi. Ini merupakan sesuatu yang sering terjadi dikalangan gamer secara internasional yang membuat penulis sendiri agak resah apabila masih berkelanjutan. Penulis sendiri belum memastikan apakah adanya diskriminasi, rasisme dan pelecehan seksual di dalam game online sudah sering terjadi atau tidak di Indonesia. Menurut penulis sendiri hal ini sudah mendekati sesuatu yang tidak etis, bahkan pelaku yang melakukan hal tersebut dapat dianggap sebagai toxic player.

jeshoots com eCktzGjC iU unsplash scaled

Perlakuan seperti ini bisa seperti melontarkan kata-kata tidak pantas seperti meminta untuk mengirim foto bugil, adanya perkataan tidak senonoh kepada Gamer Wanita, catcalled dan lainnya. Hal-hal seperti ini membuat gamer wanita menjadi tidak nyaman ketika bermain game, bahkan membuat mereka kesulitan untuk fokus pada permainan dan harus mematikan baik text chat maupun voice chat pada game tersebut. Hal ini diketahui juga sering terjadi pada game yang bersifat team-based seperti DoTA2, CS:GO, Rainbow Six: Siege dan lainnya. Tidak banyak para gamer wanita yang mencoba untuk membicarakan hal ini atau speak-up atas permasalahan ini.

Fenomena ini bila ditelusuri kejadiannya di Indonesia, penulis tidak banyak menemukan kasus mengenai adanya pelecehan secara verbal melalui game online, hanya ada beberapa artikel saja yang mencoba untuk membahas permasalahan ini. Hal ini juga yang membuat para media juga sulit untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Apabila hal ini juga sering terjadi di Indonesia dan tidak banyak gamer wanita yang tidak membicarakan permasalahan ini, tentu akan menjadi masalah yang serius di kemudian hari. Penulis hanya menemukan pelecehan semacam ini di lingkungan kerja atau lingkungan sekitarnya. Tapi sepertinya tidak banyak pula yang menyadari game online juga dapat menjadi sarang para pelaku pelecehan di dunia maya.

joel stylis NpX1pz h2MM unsplash scaled

Ini bukan berarti game online bukanlah sesuatu yang buruk bagi para wanita, hal ini justru membutuhkan pengawasan dari beberapa pihak seperti dari pihak developer sendiri. Fungsi report pada game online menurut penulis masih kurang cukup baik untuk memberantas hal ini, bayangkan bila seorang player yang sudah direport tetapi memiliki backup account, tentu player tersebut dapat tetap melakukan aksinya terhadap gamer wanita. Fungsi report yang digunakan tentu perlu dikembangkan dengan pilihan seperti “Sexual Assault”, “Harrassment” dan lainnya. Karena secara umum fungsi report hanya menampilkan tombol report saja atau hanya dengan pilihan “AFK”, “Low Skill Level”, “Using Cheats” dan masih banyak lainnya.

Beberapa content creator baik dari Twitch dan juga Youtube sering mengalami hal seperti ini, bahkan mereka sempat merekamnya. Dibawah merupakan 5 gamer wanita yang pernah mengalami hal tersebut, tentu 5 gamer wanita tersebut hanyalah sebagian kecil dari pemain yang pernah merasakan pelecehan maupun mendapatkan perlakuan yang tidak sepantasnya.

Daftar isi

  • 1. Leena Van Deventer
  • 2. Chassidy Kaye a.k.a Cupcake
  • 3. Marti a.k.a Onmarti
  • 4. Anne a.k.a Annemunition
  • 5. Samantha Schwemm a.k.a. Spawntaneous

1. Leena Van Deventer

Leena

Merupakan seorang penulis buku, game director dan juga seorang player. Pengalamannya ketika bermain video game saat itu adalah ketika ia bermain Team Fortress 2, ia mendapati seorang player melakukan pelecehan seperti meminta foto bugil, menanyakan pakaiannya serta ada pemain yang melakukan masturbasi ketika permainan berlangsung. Leena mengaku bahwa ia mendengar pemain yang masturbasi tersebut melalui voice chat yang aktif. Tentu pengalaman tersebut merupakan sesuatu hal yang sangat tidak bisa ditoleransi. Hal ini membuat Leena juga menulis sebuah buku sebagai co-author yang berjudul “Game Changers: From Minecraft to Misogyny, The Fight for The Future of Videogames” bersama dengan Dr. Dan Golding, yang bertujuan untuk dibaca oleh masyarakat atas adanya diskriminasi dan rasisme di dalam sebuah video game.

2. Chassidy Kaye a.k.a Cupcake

Cupcake

Salah satu streamer, Cupcake, mendapati bahwa dirinya adanya perlakuan tidak pantas ketika bermain video game. Saat itu ia sedang bermain Overwatch dan beberapa pemain pria yang mengatakan “Go mop my floor” dan lainnya secara samar-samar, yang sebenarnya hal itu tidak sopan untuk dikatakan kepada pemain wanita. Penulis sendiri tidak begitu mendengar beberapa kalimat lain yang dikatakan karena para pemain pria tersebut tertawa keras. Pembaca bisa mengklik link berikut untuk mengetahui lebih lanjut https://twitter.com/chassidykaye/status/1150430606700044289?s=20

3. Marti a.k.a Onmarti

Marti

Ada kasus yang baru-baru ini terjadi yang dialami oleh Onmarti. Perilisan Valorant pertama kali saat itu ditemukan kejadian yang tidak menyenangkan. Ketika Onmarti bermain Valorant di mode bomb atau Spike dan hampir memenangkan ronde, seorang pemain pria melontarkan kata-kata rasis seperti “Textbook Woman” dan merasa kesal kenapa harus wanita yang men-defuse bomb. Tidak lama, hal ini membuat Riot mengambil tindakan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan para pemain terhadap kejadian seperti ini. Pembaca bisa mengklik link berikut untuk mengetahui detailnya https://twitter.com/Onmarti/status/1260862564470263808?s=20

4. Anne a.k.a Annemunition

Annemunition

Anne terkenal dengan julukannya sebagai Annemunition, dan namanya semakin melejit ketika ia dikenalkan di salah satu scene eSport Rainbow Six: Siege yakni Six Invitational 2018. Wanita dengan paras cantik satu ini tidak luput dari perlakuan tidak pantas selama bermain game. Beberapa kejadian bahkan dinilai etis seperti salah streamer di Twitch melakukan hal seperti “mencium” Anne dengan cara mengubah posisi kamera stream mendekati wajah Anne. Pembaca bisa mengklik link ini untuk mengetahui video yang tidak etis tersebut, bayangkan saja itu dilakukan dengan banyak penonton https://twitter.com/AnneMunition/status/1095444228920856576?s=20

5. Samantha Schwemm a.k.a. Spawntaneous

Spawntaneous

Spawntaneous dikenal di kalangan player Rainbow Six: Siege dengan konten di youtube yang berjudul “ OMG a girl!”, sebuah kompilasi Spawntaneous menghadapi para player yang melakukan pelecehan dan juga beragam pemain toxic yang bermain bersamanya.

Beberapa kejadian ini tentunya cukup menjadi pembelajaran bahwa hal-hal seperti ini seharusnya sesuatu hal yang memalukan untuk dilakukan. Semua orang bahkan para wanita sekalipun memiliki hak yang sama dengan para pria. Adanya diskriminasi, rasisme dan pelecehan seksual baik secara verbal maupun non-verbal perlu menjadi perhatian yang cukup serius. Semua orang berhak mendapatkan perlakuan yang sama, dimulai dari dengan menghargai seseorang yang berada disekitar kita.

Tags: 2020Berita Game IndonesiaesportsmicrosoftpcPelecehan Seksualplaystation 4PS4TwitchYoutube
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

New Genesis: Phantasy Star Online 2 akan Jadi Remake Serinya?

Next Post

Jumlah Pemain Roblox Mulai Menyaingi Minecraft di Amerika

Lazuardi Rahadian Soenarto

Lazuardi Rahadian Soenarto

Avid Graphic Designer. Having huge interest in FPS, Strategic, Game Analyst-to-be and Mini-Reviews.

Related Posts

Rockstar Beri Respon PHK Karyawan

Perdana Menteri Inggris Investigasi Soal PHK Karyawan, Rockstar Akhirnya Buka Suara

by Nadia Haudina
2 hari ago
0

Rockstar merespon soal pemecatan karyawan.

RemoveWindowsAI 2025

Muak dengan AI di Windows 11? Skrip RemoveWindowsAI Ini Bisa Membasminya

by Bima
2 hari ago
0

Arah pengembangan Windows 11 telah dipastikan akan menormalisasikan AI di masa mendatang. Tidak heran bila skrip RemoveWindowsAI yang dikembangkan oleh...

Gang of Dragon

The Game Awards 2025 — Gang of Dragon, Game Baru Kreator Like A Dragon Diumumkan

by Nadia Haudina
2 hari ago
0

Game baru dari Toshihiro Nagoshi-san!

Star Wars Fate of the Old Republic

The Game Awards 2025 — Star Wars: Fate of the Old Republic Diumumkan

by Nadia Haudina
2 hari ago
0

Game baru Star Wars resmi diumumkan!

Load More
Please login to join discussion
Rectangle Desktop Bleach Gamebrott

Gamebrott Latest

Scalper RAM

Scalper RAM Jual Harganya Sangat Tinggi dan Tidak Masuk Akal di Internet

by Arif Gunawan
11 jam ago
0

Game Adventure Terbaik 2025

10 Game Adventure Terbaik 2025, Berpetualang Makin Seru!

by Nadia Haudina
16 jam ago
0

Guide Champions Meeting Scorpio Cup Umamusume

Guide Champions Meeting Scorpio Cup Umamusume Pretty Derby

by Javier Ferdano
17 jam ago
0

game android terbaik 2025

7 Game Android Terbaik 2025 yang Cocok Kamu Mainkan

by Andi
18 jam ago
0

Game Terbaik 2025

7 Game Terbaik 2025 yang Seru untuk Dimainkan!

by Javier Ferdano
19 jam ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Desember 2025 Mulai dari PS2, PS3, PS4, dan PC

by Muhammad Faisal
2 minggu ago
0

Tifa by Redmoa Karakter Video Game Konten Nakal Pornhub Year In Review 2025

29 Karakter Video Game yang Paling Banyak Dicari Konten ‘Nakal-nya’ di 2025

by Andy Julianto
4 hari ago
0

System Requirements Where Winds Meet

Spesifikasi Where Winds Meet Mobile di Android dan iOS yang Harus Kalian Ketahui

by Muhammad Faisal
2 hari ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2025!

by Jendra
9 bulan ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
2 tahun ago
0

© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2024 Gamebrott Limited

Share

Facebook

X

LinkedIn

WhatsApp

Copy Link
×
No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2024 Gamebrott Limited