5 Tips Memilih Mouse Gaming yang Cocok Untukmu

Mouse gaming

Serupa, namun tak sama, itulah mouse gaming. Meski sekilas memiliki tampilan yang kurang lebih sama lengkap dengan lampu RGB, namun mouse gaming didesain sedemikian rupa untuk kebutuhanmu bermain video game. Berbeda dengan mouse konvensional, ia miliki beberapa tombol tambahan untuk bisa kamu atur lengkap dengan custom software yang bisa mengatur semua fiturnya. Mulai dari lampu RGB, hingga macro untuk game yang kamu sukai. Mouse gaming juga miliki presisi yang tepat saat kamu memberhentikan gerakannya di atas mousepad. Berimu keakuratan dalam membidik musuh-musuhmu.

Lalu, bagaimana kamu bisa tahu apakah mouse gaming cocok untukmu atau tidak? Tenang, kami telah merangkumnya di bawah. Artikel ini adalah artikel upgrade dari tips yang pernah kami berikan sebelum kami melaukan rekonstruksi penulis.

1. Pahami Tipe Genggamanmu

Tipe manakah kamu?

 

Kalo kamu pernah liat di internet, maka tipe genggaman atau grip mouse akan dibagi menjadi tiga: Palm, Fingertip, dan Claw. Tiap orang miliki stylenya masing-masing yang nyaman buat tangannya. Namun jika ditilik lebih dalam, maka tipe tersebut miliki mouse yang sekiranya cocok untuk kenyamanannya masing-masing. Palm misalnya yang akan sangat cocok jika menggunakan mouse yang besar karena akan memenuhi genggaman telapak tangan, fingertip akan membutuhkan mouse yang ringan, sementara mouse dengan tombol yang lebih kecil dengan body sedikit panjang akan sangat cocok dengan claw.

2. Lihat Ukuran Tanganmu

Seberapa besar tanganmu?

Tipe genggaman saja ngga cukup buat menentukan mouse mana yang cocok, karena semua kembali kepada kenyamanan. Ukuran tangan juga akan mempengaruhi besar dan kecilnya mouse. Namun bukan berarti mouse besar sangat cocok buat gamer dengan tangan yang besar, karena kenyamanan tiap orang berbeda. Berat mouse juga sangat mempengaruhi kenyamananmu.

3. Custom Software dan DPI > RGB

Custom software seperti ini akan bantumu mengatur macro, DPI, hingga lampu RGB untuk mousemu.

Dots Per Inch atau bahasa kerennya DPI merupakan ukuran sensitivitas mouse saat ia digerakkan beberapa inci dari mousepad. Semakin besar DPI maka semakin kencang pula pointer mouse untuk berjalan dari tempat A ke tempat B dengan pergerakan yang minim di atas mousepad.

Berbeda dengan mouse biasa yang bisa kamu atur melalui setting di control panel, mouse gaming bisa kamu atur menggunakan software bawaannya. Umumnya mouse gaming miliki lampu RGB yang mempercantik tampilan visualnya, namun tinggalkan RGB karena ngga penting sama sekali. Fokuslah pada settingan DPI yang bisa kamu ubah sesuai dengan gaya permainanmu sendiri. Tentunya bagi kamu yang suka sensitivitas super rendah, maka kamu bisa melakukan setting rendah dan seterusnya.

Selain DPI, kamu juga bisa mengatur macro untuk memasukkan skill di tombol-tombol yang telah kamu atur. Macro umumnya akan bisa membuatmu untuk melakukan dua aksi atau lebih hanya dengan menekan satu tombol mouse. Memudahkanmu untuk atur combo skill A dan B dalam waktu singkat.

4. Pahami Tipe Mouse Gaming

Tidak memahami tipe mouse gaming adalah salah satu kesalahan fatal yang rentan terjadi pada gamer PC pemula. Meski punya embel-embel gaming, pada kenyataannya mouse didesain untuk memainkan beberapa tipe game tertentu, mulai dari yang kompetitif seperti shooter, hingga yang cukup bisa dibilang membutuhkan banyak aksi seperti MMO atau MOBA. Selain untuk memenuhi kebutuhanmu dalam bermain video game, memilih tipe mouse yang tepat tentunya akan menghemat uangmu. Berikut tipe-tipe mouse yang ada di pasaran.

– Shooter/FPS/TPS
SteelSeries Rival 710 merupakan salah satu contoh mouse FPS dengan desain yang simple.

Player yang sering main Counter Strike atau Rainbow Six Siege tentu membutuhkan tipe mouse ini. Umumnya ia didesain dengan berat yang ringan dan simple tanpa tombol tambahan yang begitu banyak. Umumnya ia akan miliki tampilan yang mirip dengan mouse biasa dengan dua tombol di sampingnya. Beberapa contoh merk adalah SteelSeries Rival 110, Rival 310, 710, Razer DeathAdder, Razer Basilisk, hingga Logitech G403, dan G502.

– MOBA/MMORPG
Tombol di Corsair Scimitar bisa kamu atur untuk skill yang dibutuhkan.

Buat kamu yang suka mainin game tipe MOBA atau MMORPG, tentu mouse dengan banyak tombol akan jadi opsi terbaikmu. Mouse yang didesain untuk kebutuhan ini umumnya akan miliki banyak tombol di samping kiri body-nya. Beberapa tombol tersebut bisa kamu set macro dan tanam semua skillmu di sana. Contohnya adalah Logitech G600, Razer Naga Trinity, Corsair Scimitar, dan SteelSeries Rival 500.

– Ambidextrous (Kidal atau Keduanya)
SteelSeries Sensei 310 sangat cocok buatmu yang kidal atau mungkin bisa menggunakan kedua tanganmu untuk kegiatan utama (ambidextrous)

Tak semua manusia dilahirkan sama dengan tangan kanan sebagai tangan utama untuk melakukan nyaris segala kegiatannya. Mereka yang dilahirkan kidal tentu akan membutuhkan mouse yang mampu menopang keadaannya tersebut. Maka Razer Lancehead Tournament Edition, Razer Taipan, Logitech G900 Chaos Spectrum, Corsair Katar, atau SteelSeries Sensei 310 bisa menjadi opsimu.

– Wired/Wireless
Logitech G900 Chaos Spectrum sebenarnya bisa digunakan secara wired atau wireless

Mouse dengan kabel atau tidak bisa jadi opsi bagi tipemu masing-masing. Bagi kamu yang lebih suka portabilitas dan pergerakan mouse yang luas tanpa harus mempedulikan letak kabel, maka wireless bisa menjadi pilihanmu. Sementara bagi kamu yang tak ingin mengganti baterai (beberapa mouse wireless miliki baterai) dan ingin miliki mouse berkualitas dengan harga yang lebih murah, maka wired mouse bisa jadi opsimu.

– Hybrid
Razer Naga Hex V2 merupakan mouse hybrid yang bisa digunakan untuk gaming apa aja.

Hybrid adalah mouse yang umumnya mencakup semuanya, ia miliki fitur yang dimiliki mouse MOBA dan FPS, namun dengan desain yang lebih simple. Mouse tipe ini sangat cocok untuk memainkan game jenis apapun. Ia tersedia wired dan wireless. Razer Naga Hex V2, SteelSeries Rival 700, Logitech G602, Logitech G700, Razer Orochi, dan Razer Ouroboros merupakan beberapa jajarannya.

5. Nabung, Nabung, dan Nabung

Pengen punya mouse gaming? Kurangi kegiatan pemborosan demi pansos dan mulailah nabung untuk membelinya.

Karena fiturnya yang bisa dibilang next level, maka wajar apabila harganya juga selangit. 200-500 ribu adalah harga standar mouse gaming, tak jarang produsen mematok harga jutaan untuk mousenya yang penuh fitur. SteelSeries Rival 710 misalnya yang miliki vibration yang akan bergetar memperingatkanmu saat kamu akan memutuskan sesuatu yang kurang tepat ketika main game. Ia dibanderol sekitar 1.3 juta rupiah. Namun terkadang mereka tak jarang menambahkan hal yang kurang penting dengan harga selangit. Misalnya Razer Mamba Elite yang dibanderol 1.2 juta rupiah hanya untuk teknologi lampu RGB mereka, Chroma dan fitur setting memory yang bisa diupload melalui cloud service agar memudahkanmu untuk miliki setting yang sama saat membawanya keluar kota. Sementara mouse wireless lebih mahal lagi, Logitech G900 Chaos Spectrum yang pasarannya kisaran 1.5-2.5 juta.

Siapa menyangka bahwa mouse ini harganya lebih dari satu juta rupiah hanya untuk teknologi RGBnya

Dengan harga yang sebegitu mahalnya, maka kamu perlu menabung untuk mendapatkannya. Namun perlu diingat, bahwa kebutuhan dan kenyamanan akan menjadi prioritas utamamu dibanding pansos atau pamer di social media. Kecuali kamu sudah terlalu banyak uang.


Itulah 5 tips memilih mouse gaming yang cocok untukmu. Saya pribadi biasanya memilih tipe yang simple, nyaman digenggam, dan ringan karena sering menggunakannya untuk memainkan game shooter. Namun ia bisa digunakan untuk game lain dan sekali lagi, nyaman untuk tangan. Kalo kamu?

Temukan artikel sejenis ini melalui link berikut agar kamu tahu banyak beberapa pernak-pernik yang ada di industri dan dunia video game sendiri. Kamu bahkan bisa tahu pandangan kami tentang trend yang terjadi saat ini di industri kesayanganmu tersebut.

Exit mobile version