Rasanya seperti sebuah mimpi di kala demam ketika Apple yang notabene sudah berhenti menggantungkan diri pada Intel sejak transisi ke Apple Silicon. Kini malah harus sekali lagi bersandar di pundak kubu biru ini.
Apple dan Intel Kembali Kerja Sama Buat Chip

Setelah kapasitas produksi chip TSMC kini tengah tercekik, Apple sepertinya harus segera mencari alternatif agar produk-produk mereka tetap bisa dipasarkan ke konsumen. Menurut Wall Street Journal, Apple bahkan harus bergantung pada Intel sekali lagi untuk pembuatan chip mereka.
Hanya saja, kali ini tugas Intel cuma sebatas sebagai pabrik chip saja. Apple tidak lagi bergantung pada arsitektur x86 seperti pra-Apple Silicon di tahun 2019. Untuk sekarang, masih belum dapat diketahui chip apa saja yang akan diproduksi oleh Intel.

Namun, rumor beberapa waktu lalu menyebutkan kalau Apple akan bergantung pada fabrikasi 18A-P Intel untuk lini chip M-series dan chip iPhone non-Pro di tahun 2028 mendatang. Fabrikasi Intel ini tampaknya sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan Apple mengingat ia sudah mendukung 3D stacking chip secara vertikal.
Meski partner dengan Intel sepenuhnya usai ketika Apple melepas dukungan terakhir produk Mac Pro di tahun 2023, sepertinya perusahaan asal Cupertino ini harus kembali lagi berjabat tangan dengan sahabat lama yang sudah menemani mereka bertahun-tahun lamanya, walau dalam bentuk lain. GImana menurut kamu?
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
















