Kelangkaan suplai chip dan RAM tampaknya tidak akan menghentikan ambisi Apple untuk membantai laptop Windows dan Chromebook tahun ini. Setelah sukses menggoncang pasar dengan hadirnya MacBook Neo, ada indikasi kalau target produksi tahun ini akan ditingkatkan.
Apple Naikkan Produksi MacBook Neo Sampai 10 Juta Unit

Meski perlu membayar mahal TSMC untuk produksi chip A18 Pro, Apple sepertinya tetap ingin menjaga momentum kemenangan mereka terhadap laptop dari brand lain. Berdasarkan laporan dari Culpium, Apple sepertinya meminta suplier untuk meningkatkan target produksi MacBook terjangkau ini menjadi 10 juta unit di tahun 2026.
Angka ini tentu jauh dari estimasi awal mereka yaitu 5 sampai 6 juta unit saja. Hanya saja, dikarenakan stok sisa chip A18 Pro sudah habis, Apple harus membuat chip baru yang tentunya sudah mengalami kenaikan harga akibat keterbatasan lini produksi TSMC saat ini.

Padahal MacBook Neo sendiri menggunakan chip A18 Pro yang tidak layak pakai karena hanya 5 dari 6 core GPU yang bisa digunakan. Apple pun mengenalkan ulang produk tersebut sebagai binned chip untuk MacBook seharga $599 ini.
Belum lagi, Apple juga harus membayar lebih untuk mendapatkan suplai DRAM, yang mana tentu akan berdampak pada total biaya material untuk MacBook Neo nantinya. Apakah Apple tetap bisa menjual MacBook ini di harga $599 atau tidak, masih menjadi misteri untuk saat ini. Gimana menurut kamu?
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
















