Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • TopupNEW
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • TopupNEW
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > OPINI

[Opini] Bisakah Tablet Gantikan Laptop di Tahun 2026?

by Andi
3 Mei 2026
in OPINI, Android, iOS, PC, TECH
Reading Time: 5 mins read
A A
0
bisakah tablet gantikan laptop
0
SHARES
123
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter
  • Bisakah Tablet Gantikan Laptop?
    • Software: Penghalang Utama
    • Touchscreen vs Mouse dan Keyboard
    • Harga
    • Kesimpulan

Di era modern sekarang, banyak yang bertanya bisakah tablet gantikan laptop sebagai perangkat utama? Tablet baik Android maupun iPad sudah berevolusi menjadi sebuah perangkat yang cukup matang. Dari segi spesifikasi, ia tidak lagi dipandang sebelah mata dan mampu hadir dengan spesifikasi yang tangguh.

Hardware yang dibawa juga tidak kalah dengan laptop. Beberapa punya layar yang lebih tajam, prosesor ngebut, lengkap dengan pilihan aksesori penunjang seperti keyboard dan trackpad, meski dijual secara terpisah. Tapi, apakah peran laptop bisa ia gantikan di tahun 2026? Mari kita bahas brott.

Bisakah Tablet Gantikan Laptop?

bisakah tablet gantikan laptop
Apakah bisa gantikan peran laptop?

Jawaban dari pertanyaan ini selalu tidak sederhana. Beberapa beranggapan kalau tab sudah lebih dari cukup sebagai penunjang kerja atau pun konsumsi media. Tapi, tidak jarang yang mengkritisi beberapa hal kecil yang menjadi deal breaker dari tablet itu sendiri. Mari kita bahas dari sisi hardware terlebih dahlu.

Tablet masa kini sudah tidak lagi tergolong lemah, apalagi secara spesifikasi. Ia tidak hanya hadir sebagai smartphone dengan layar gede saja tapi juga sudah dikategorikan sebagai perangkat yang serba bisa. OS yang jauh lebih matang juga membuat tablet kini bisa dioperasikan secara multitasking dengan lebih leluasa.

Tapi ada satu sisi yang tidak bisa dikalahkan dari laptop, yaitu dukungan software kelas PC. Tidak dapat dipungkiri, Windows masih menjadi primadona pengguna PC dan laptop sampai saat ini. Tablet yang kebanyakan menggunakan Android tentu masih belum memiliki dukungan sebanyak Windows jika kita berbicara dari segi software.

Mau bagaimana pun, ia tetaplah OS mobile yang lebih mengutamakan input touchscreen. Pengembang OS harus mendesain ulang UI mereka jika ingin mendapatkan pengalaman desktop secara penuh. Contoh yang paling dekat adalah Samsung DeX, begitu perangkat Galaxy disambungkan ke monitor, tampilan UI langsung berubah seperti Windows. Lengkap dengan fitur jendela multitasking yang mirip dan juga dukungan layar lebih lega.

Software: Penghalang Utama

1 lzu6SYUODsOEZWXm9ucwxA
Keterbatasan OS masih jadi lagu lama

Dari segi produktivitas, tablet masih bisa digunakan untuk pekerjaan ringan seperti mengetik dokumen, editing gambar, bahkan edit video ringan. Tapi, bagaimana kalau sudah berbicara pekerjaan yang membutuhkan spesifikasi tinggi atau penggunaan software spesifik. Biasanya, tablet masih kalah jauh di poin ini.

Beberapa pekerjaan yang membutuhkan software kelas desktop adalah titik dimana fungsi tablet selesai. Apalagi jika software tersebut hanya tersedia di Windows, mau tablet secanggih apa pun juga tidak ada gunanya. Batasan software masih menjadi momok mematikan bagi mereka yang mau berpindah dari laptop ke tablet.

Touchscreen vs Mouse dan Keyboard

Laptop vs tablet
Dua mode input yang berbeda

Sedikit berbicara soal kebiasaan bekerja, laptop memiliki 2 hal yang mungkin tidak akan bisa direplika secara langsung oleh tablet. Yaitu hadirnya trackpad dan keyboard secara default. Hingga sekarang, tablet biasanya tersedia dengan keyboard cover yang dijual terpisah, atau bahkan tidak tersedia sama sekali.

Ini tentu menjadi beban mental bagi yang ingin pindah menggunakan tablet secara penuh. Mereka harus membiasakan diri dengan membawa keyboard dan mouse wireless, atau tersiksa dengan input touchscreen yang kaku.

Tapi, touchscreen juga bukan sepenuhnya sebuah kelemahan. Apalagi kalau kamu bekerja dibidang seni digital. Layar touchscreen berarti kamu bisa menggunakan stylus atau pen yang menjadikan tablet seperti iPad adalah pilihan utama kebanyakan ilustrator masa kini. Selain itu, ukuran tablet yang lebih compact juga bisa jadi alasan. Tablet biasanya jauh lebih ringan dan tipis dibandingkan laptop.

Harga

Tablet vs Laptop vs Notebook 1200 x 628
Harga bisa jadi pilihan orang main aman

Rasanya harga menjadi pembahasan yang tidak begitu relevan di tahun 2026. Naiknya harga komponen menjadikan perbandingan harga jadi tidak akurat. Namun kalau kamu ingin menikmati tablet dengan kemampuan penuhnya, kamu perlu membayar sedikit lebih mahal dari laptop.

Hal ini didasari karena tambahan aksesori seperti keyboard cover dan pen yang besar kemungkinan wajib dalam use case kamu. Berbeda dengan laptop yang sekali beli langsung tinggal pakai, Tablet adalah pilihan yang jauh lebih fleksibel sesuai kebutuhan kamu.

Hanya saja berbagai kompromi seperti software membuat banyak yang berpikir dua kali untuk menjadikan tablet sebagai perangkat utama mereka. Apalagi, harganya juga tidak murah. Jadi, wajar jika banyak yang mengambil pilihan paling aman yaitu laptop.

Kesimpulan

Jadi kalau ditanya: Apakah tablet bisa menggantikan laptop di 2026, jawabannya adalah: tergantung siapa yang pakai. Untuk pelajar, penulis, atau pekerja dengan kebutuhan dasar, tablet sudah lebih dari cukup. Bahkan bisa jadi lebih nyaman. Untuk profesional di bidang teknis atau kreatif tingkat lanjut, laptop masih jadi primadona.

Ada juga faktor gaya kerja. Orang yang terbiasa kerja simpel dan tidak butuh banyak aplikasi berat akan lebih mudah beralih ke tablet. Sementara yang terbiasa multitasking kompleks akan cepat merasa dibatasi oleh ekosistem yang belum matang. Jadi pertanyaannya sekarang bergeser, bukan soal apakah bisa atau tidak. Melainkan seperti apa kebutuhan kamu saat ini?


Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

Tags: LAPTOPTablet
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

7 Fakta Menarik Hugh Williams Pragmata yang Perlu Kamu Ketahui

Next Post

Wuthering Waves Hadirkan Vokalis Lagu “Bury the Light” untuk Salah Satu OST Terbarunya

Andi

Andi

Menyukai game namun terhalang motion sickness, hampir tidak bisa memainkan game FPS karena itu. Pencinta Fate series dan Nasuverse in general

Related Posts

Sindir Macbook Neo 2026

Sindir MacBook Neo, AMD Klaim Laptop AMD Ryzen Lebih Superior untuk Gaming

by Bima
5 hari ago
0

Ranah persaingan antara laptop berbasis Windows dan macOS kembali memanas lewat aksi saling sikut dari para raksasa teknologi. Kali ini,...

Prosesor M5 Max 2026

Suhu Terlalu Panas, Prosesor M5 Max Bikin Layar MacBook Pro Ini Rusak

by Bima
1 minggu ago
0

Prosesor M5 Max yang menjadi andalan terbaru Apple untuk lini laptop kini tengah diterpa masalah teknis yang cukup serius. Di...

Steam Hardware Survey Mei 2026

Steam Hardware Survey Mei 2026 – RTX 5060 Ti Jadi Idola

by Bima
2 minggu ago
0

Momen yang dinanti oleh setiap gamer setiap bulannya adalah deretan komponen ngetren berdasarkan Steam Hardware Survey Mei 2026. Melalui hasil...

Qualcomm Snapdragon C 2026

Qualcomm Snapdragon C Dikenalkan, Siap Hadirkan Laptop Murah dengan Fitur AI

by Bima
3 minggu ago
0

Qualcomm Snapdragon C resmi diperkenalkan sebagai lini chipset terbaru yang dirancang khusus untuk mentenagai laptop kelas entry-level. Pengumuman yang dibagikan...

Load More
Please login to join discussion
Rox Doram Rectangle Banner 300x250

Gamebrott Latest

Perilisan Game Onimusha: Way Of the Sword

[RUMOR] Perilisan Game Onimusha: Way of the Sword Dipercepat, Ada Apa?

by Javier Ferdano
17 menit ago
0

harga gpu amd

Harga GPU AMD Kemungkinan Akan Naik Hingga 15%

by Andi
2 jam ago
0

build fischl genshin impact

Build Fischl Genshin Impact Terbaik

by Sofie Diana
2 jam ago
0

Karyawan Nagoshi Studio

Beberapa Karyawan Nagoshi Studio Konfirmasi Mereka Telah Keluar dari Tim Developer

by Muhammad Faisal
2 jam ago
0

Ttk Testing

TTK Testing, Game FPS Roblox Baru Tembus 6 Juta Pemain

by Nadia Haudina
2 jam ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Redeem Code Grow A Garden 2

Daftar Redeem Code Grow a Garden 2 Roblox Terbaru Juni 2026!

by Javier Ferdano
5 hari ago
0

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Bahasa Indonesia Bulan Juni 2026

by Muhammad Faisal
2 minggu ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2026!

by Jendra
6 bulan ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
6 bulan ago
0

cover 39 low end games gamebrott

120 Game PC Ringan Terbaik di Dunia yang Takkan Buat Laptop dan PC Kentang Kalian Meleleh

by Muhammad Maulana
1 tahun ago
33

Load More
© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2026 Gamebrott Limited

No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2026 Gamebrott Limited