Boss Limbus Company — Game Limbus Company besutan Project Moon telah hadir 26 Februari 2023 secara global. Berbasis Management Simulation dengan Turn-based RPG, game ini naik daun lewat cerita, konsep, dan tema dari referensi seri sebelumnya, Lobotomy Corporation dan Library of Ruina.
Game ini suguhkan cerita dalam bentuk Canto (bahasa Italia dari Chapter) dari 12 Sinner di di perusahaan Limbus. Sejauh cerita berjalan, kita akan dihadapkan oleh boss baik di cerita utama, Intervallo, maupun event tertentu.
Setiap boss disuguhkan sebagai langkah mengatur strategi, namun beberapa di antaranya dikenal sulit ditaklukkan hingga pemain harus berulang kali untuk melawannya. Kali ini, Gamebrott bakal ngebahas siapa saja boss tersulit yang ada di Limbus Company. Siapa sajakah mereka? Ini dia!
DISCLAIMER: Keseluruhan informasi artikel ini termasuk dalam spoiler cerita utama game.
Daftar Boss Limbus Company Tersulit

Berikut adalah kumpulan bos Limbus Company yang tersulit saat ini:
7. Dongbaek E.G.O::Spicebush

Pertama adalah Dongbaek. Kita akan menemukannya dalam Canto IV: The Unchanging sebagai boss Limbus Company yang benar-benar mengospek pemain karena diharuskan fokus dahulu pada cerita utama.
Keseluruhan atribut skill Dongbaek berfokus di Sinking-Rupture dengan Blooming, yaitu memberi debuff Sloth damage berdasarkan HP maksimal hingga 5 stack. Jika sudah terpenuhi, ia akan berubah jadi Full Blooming.
Apabila sudah Full Blooming, unit yang terkena debuff akan dikurung pohon bunga. Fokusmu bakal terbagi dua, membebaskan unit sekaligus menyerang Dongbaek. Ini yang bikin dirinya sulit dikalahkan, khususnya bagi pemain pemula yang terbiasa Winrate di awal game.
6. Bloodfiend La Manchaland Trio

Selanjutnya adalah Bloodfiend Trio La Manchaland beranggotakan Dulcinea (The Princess), The Priest, dan The Barber. Ketiga bos Limbus Company ini akan kamu temui di Canto VII: The Dream Ending.
Efek status serangan mereka adalah Bleed. Alasan mereka sulit ditaklukkan karena atribut skill Dulcinea yang bisa memberi Offense dan Defense Level Up ke duo La Manchaland dan punya shield tebal yang bikin kita kewalahan mengalahkannya.
Sedangkan The Priest bikin ia tak perlu khawatir HP terus berkurang karena bisa Heal berdasarkan stack Bloodfeast, dan The Barber punya daya serang tinggi untuk menghajar unitmu dalam sekali tebas. Benar-benar kombo mematikan.
5. Ricardo

Berikutnya adalah Ricardo, The Big Brother dari The Middle yang akan kamu temui di Canto V: The Evil Defining dan Intervallo V: Nocturnal Sweeping.
Baik di cerita utama maupun spin-off, Ricardo terkenal sebagai bos Limbus Company yang bikin kelabakan, khususnya pemain baru. Atribut skill-nya bergantung pada Envy dengan Blunt damage yang sakit.
Dari semua skill-nya, yang paling menakutkan adalah “IMMEDIATE, COMPLETE, AND TOTAL EXTERMINATION!” (disingkat Complete and Total Extermination) jika memenuhi syarat akan lancarkan serangan AoE yang berkemungkinan mematikan seluruh unit kita dalam sekali turn. Benar-benar menakutkan bos satu ini.
4. Rien The Index Nursefather

Rien merupakan salah satu Nursefather House of Spiders dari The Index, faksi di bawah The Five Fingers. Mantan Oracle Proxy ini akan kamu temui sebagai bos terakhir di Canto IX: The Unsevering.
Keseluruhan atribut skill Rien adalah Gloom, Pride, dan Gluttony berefek status Sinking dengan buff Karmic Consequence (tanda bunga biru di kepala unit kita). Selama bertarung, Rien akan menghitung jumlah serangan sesuai dengan bunga tersebut.
Jika sudah sembilan kali, skill Rien akan berubah menjadi Furioso (Wrath). Ini yang membuatnya menakutkan, karena Furioso meluncurkan sembilan kali serangan dan berkemungkinan membabat habis seluruh unit kita dalam sekali turn saja.
3. The Middle Duo

Jika sudah membahas Canto IX: The Unsevering, pasti takkan jauh-jauh dari mantan Great Brother sekaligus Nursefather Matthias dan muridnya Kira. Mereka akan kamu temui saat menjalankan cerita dalam Canto tersebut.
Duo The Middle dari The House of Spiders tersebut dikenal akan daya serangannya yang sangat menyakitkan, khususnya Matthias. Bos satu ini benar-benar tidak ramah dengan Winrate, apalagi jika coba-coba menyerang Matthias yang sudah pasti semua serangan Hopeless, sekuat apapun unit yang kamu miliki.
Ini dikarenakan gimmick dalam melawan mereka, di mana kita akan ditemani tiga orang yang beraliansi dengan Limbus Company. Kuncinya hanya tiga; fokus menyerang Kira, bertahan sebisa mungkin menahan serangan mematikan Matthias, dan membiarkan aliansimu fokus menyerangnya.
2. Jia Qiu

Jia Qiu adalah salah satu pendekar yang dikenal menakutkan, khususnya pada pemain pemula yang belum mengetahui skill miliknya. Ia akan kamu temui dalam Canto VIII: The Surrendered Witnessing.
Memang sekilas tampak biasa, namun ia tak boleh dipandang sebelah mata. Melawan Jia Qiu akan mempertaruhkan kemampuan strategimu melawan dirinya dan bawahannya, Mao dan sangat tidak ramah Winrate.
Apalagi jika ia sudah memasuki mode “Answer me, Jia Baoyu!”, maka ia bisa membabat habis unitmu bersama bawahannya ketika kalah clash. Ini yang membuatmu harus mengerahkan seluruh skill terkuat unitmu agar dapat meng-cancel skill tersebut secepat mungkin.
1. The Roach Emperor

Masih dengan Canto IX: The Unsevering, boss Limbus Company satu ini dikenal menakutkan berkat daya serangnya yang sakit dengan Clash Power sangat tinggi, sekuat apapun unitmu ketika berhadapan dengannya.
The Roach Emperor (UNGEZIEFER KAISER) adalah Distortion Sinner ke-13 Gregor. Gimmick-nya cukup kompleks dengan perkenalan sistem baru koin hijau yang diharuskan kalah clash dengan atribut skill paling lemah unitmu di skill hijau miliknya, serta mempertahankan Sanity-nya tetap minus agar daya serangnya tidak terlalu sakit.
Gimmick-nya sebenarnya sederhana, yaitu menyerang dan bertahan sebisa mungkin dan membiarkan Vergilius sebagai DPS utama mengalahkan Roach Emperor sendirian.
Itulah dia ke-7 boss Limbus Company tersulit di gamenya. Kira-kira bos mana yang telah kamu taklukkan? Atau kamu punya bos tersulit versi sendiri? Berikan komentarmu ya, Brott!
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Limbus Company atau artikel lainnya dari Nadia Haudina. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
















