CEO Liverpool Takut Milenial Lebih Suka Bermain Game Daripada Menonton Bola


Follow Us

Dengan semakin berkembangnya industri video game, ternyata banyak industri lain yang merasa khawatir bahwa video game akan mengambil para fans ataupun calon fans mereka. Apalagi dengan munculnya berbagai macam bentuk kemasan mulai dari streaming dan juga Esports, video game berkembang menjadi sebuah industri hiburan tersendiri. Tidak terkecuali sepak bola yang telah bertahun-tahun menjadi salah satu hiburan olahraga yang paling disukai terutama untuk para pria. Kekhawatiran tersebut bahkan disampaikan oleh CEO tim sepak bola Inggris Liverpool – Peter Moore kepada majalah Arabian Business.

Nulis artikel dibayar

Lucunya, Peter Moore sendiri sebelumnya juga bekerja di industri game, tepatnya boss dari EA Sports sebelum 2017 beralih untuk menjadi CEO Liverpool. Dengan pengalaman yang cukup tentang industri video game dan juga pasar orang-orang yang memainkannya, Moore pun menyatakan bahwa kini mereka tidak hanya bertarung melawan klub-klub lain, namun juga melawan video game seperti Fortnite.

BACA JUGA  Reza Arap Kecewa! Pecat Satu Anggota WAW esports Divisi AOV?
Fortnite dianggap Moore sebagai ancaman untuk mencuri fans mereka

90 menit adalah waktu yang lama bagi (penonton) milenial pria untuk duduk di sofa” Ujar Moore, lebih lanjut ia menunjukkan kekhawatirannya bahwa ia tidak dapat menarik minat para penonton muda, padahal mereka (Klub Liverpool) sangat mengandalkan generasi penggemar baru yang datang. “Jika kita tidak membangun keunggulan teknologi sebagai klub kita akan kehilangan mereka (milenial). Ada banyak tekanan untuk waktu sekarang dan hanya ada 24 jam seharinya. Hanya ada sedikit waktu yang tersisa untuk bermain Fortnite“.

BACA JUGA  Pemerintah US Ingin Bebankan Tambahan Pajak untuk Game-game Penuh Kekerasan dan Dewasa

Moore pun mengatakan bahwa mereka berada di industri yang harus dengan cepat beradaptasi agar tidak kehilangan satu generasi muda yang tidak punya ketertarikan kepada sepak bola sama sekali. Ia pun menyampaikan bahwa mereka butuh mengemas sebuah konten dengan durasi 60 hingga 90 detik untuk menjaga para penonton milenial tetap tertarik. Liverpool juga kini telah bekerja sama dengan pabrikan komputer raksasa IBM untuk memodernisasi website serta aplikasi mereka untuk tetap menarik.

BACA JUGA  Reza Arap Kecewa! Pecat Satu Anggota WAW esports Divisi AOV?

Lalu bagaimana denganmu sendiri, apakah memang kamu lebih terhibur dengan konten-konten gaming? Atau kamu ingin agar sepak bola juga melakukan penyesuaian dengan Esports serta kebiasaan para milenial? Atau kamu sebenarnya tetap tertarik dengan pertandingan sepak bola yang apa adanya?


Jangan lupa baca juga info-info menarik lainnya tentang video games atau artikel-artikel gak umum lainnya dari Galih K.A.


Like it? Share with your friends!

Di Gamebrott COMMUNITY Nulis artikel GAMING dibayarGIVE ME MONEY !
+