Restoran Cluckin Bell GTA Sungguhan Buatan Fans Ditutup oleh Rockstar

Restoran Cluckin Bell GTA

Cluckin Bell GTA – Menjadi salah satu game tersukses sepanjang masa, seri Grand Theft Auto atau disingkat GTA sering kali dianggap sebagai pelopor genre open world. Sajian dunia sandbox dengan latar perkotaan yang imersif menjadi alasan utama game mendapat popularitas besar di kalangan para gamer.

Hampir di setiap sudut kota dalam game terdapat banyak hal menarik, salah satunya seperti restoran Cluckin Bell. Restoran tersebut cukup dikenal oleh gamer hingga menginspirasi fans membuka restoran di dunia nyata dengan nama yang sama.

Sayangnya, saat ini kehadiran kedai fast food tersebut diketahui terpaksa ditutup oleh pihak Rockstar.

Kena Cease and Desist, Restoran Cluckin Bell GTA Sungguhan Buatan Fans Ditutup

Kena Cease and Desist, Restoran Cluckin Bell GTA Sungguhan Buatan Fans Ditutup

Dilansir dari RockstarIntel, Smokin J’s BBQ selaku penyelenggara restoran Cluckin Bell sungguhan mendapat pesan Cease and Desist dari perusahaan atasan Rockstar yakni Take-Two Interactive. Sehingga mereka terpaksa tidak akan melanjutkan restoran untuk kedepannya.

Sebelum ditutup, Cluckin Bell direncanakan akan hadir dalam penyelenggaraan San Diego Comic-Con mendatang. Tak hanya itu, mereka juga berniat untuk membuka kedai lainnya dari dunia GTA yang bernama Burger Shot sebagai pendamping.

Meski begitu, penutupan tak membuat pemilik restoran menyerah. Meski rencana pembukaan Burger Shot dibatalkan, namun untuk restoran Cluckin Bell akan tetap hadir dalam Comic Con. Hanya saja, nama restoran akan diubah menjadi “Don’t Cluckin Tell”.

Restoran Pertama Kali Buka di Comic-Con 2022

Restoran Pertama Kali Buka di Comic-Con 2022

Kehadiran restoran Cluckin Bell sungguhan sebenarnya sudah sempat meluncur sejak tahun 2022 lalu. Dimana kedai dibuka pada penyelenggaraan event tahunan Comic-Con di San Diego, Amerika Serikat.

Respon yang didapat juga dapat dikatakan terlampau baik. Semenjak dibuka, restoran langsung ramai dipenuhi oleh pengunjung. Penampilan restoran yang imersif serta berbagai pilihan menu yang dibuat semirip mungkin dengan versi gamenya membuat Cluckin Bell menarik perhatian banyak fans GTA di masa itu.

Menu Restoran Cluckin Bell

Namun, ditutupnya restoran akibat tuntutan sepertinya bukan hal yang mengejutkan lagi. Perusahaan pengembang game RDR2 tersebut memang dikenal ketat dalam menjaga produk-produk miliknya.

Sudah banyak perkara gugatan yang dilayangkan terutama kepada para modder game. Namun di sisi lain, Rockstar mungkin hanya ingin menghindari kontroversi yang sering melanda developer. Contohnya seperti kasus “Hot Coffee” yang sempat menjadi permasalahan besar hingga mempengaruhi reputasi developer.


Baca juga artikel-artikel Gamebrott lainnya terkait GTA serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

Exit mobile version