Jika pernah memainkan game GreedFall dan Steelrising, mungkin tidak asing dengan Spiders selaku pengembang dibalik dua game RPG tersebut. Namun setelah 18 tahun mengudara dan merilis 11 judul game, developer asal Perancis tersebut sayangnya harus tutup studio, hampir dua bulan semenjak GreedFall: The Dying World rilis.
Melansir dari Origami (via Game Informer), Nacon selaku perusahaan induk Spiders di bulan Februari lalu telah mengajukan permohonan pailit. Hal tersebut turut menyebabkan beberapa anak perusahaannya termasuk Spiders juga berakhir mengajukan pailit di bulan April lalu.
Dilaporkan juga bahwa Nacon sebelumnya sudah mencoba mencari pembeli untuk Spiders namun tidak berhasil. Hal ini berujung membuat Spiders harus melakukan likuidasi dan resmi ditutup pada 29 April.

Lebih lanjut, pihak Syndicat des Travailleurs et Travailleuses du Jeu Vidéo (STJV) atau serikat pekerja video game Perancis menyebutkan bahwa setidaknya ada 71 karyawan Spiders yang terdampak PHK.
Nasib GreedFall: The Dying World
Walau Spiders sudah resmi ditutup, pihak Nacon sendiri masih dalam status reoorganisasi yudisial, yang berarti operasional masih dapat berlangsung seperti biasa selama periode tertentu.
Pihak Spiders sebelumnya telah mengonfirmasikan bahwa Nacon akan melanjutkan perilisan DLC untuk GreedFall: The Dying World. Namun setelah itu tidak ada yang tahu bagaimana kelanjutan waralaba satu ini ke depannya.
Nah, kira-kira bagaimana tanggapanmu mengenai hal ini, brott? Yuk, langsung saja share pendapatmu di kolom komentar ya.
Baca juga informasi menarik lain atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com
















