Eksekutif Unity Engine Berikan Penjelasan Terkait Kebijakan Baru

Eksekutif Unity Engine

Para Developer kini melakukan protes terhadap kebijakan terbaru yang diberikan oleh Unity Engine karena terindikasi akan sangat merugikan para developer terutama para developer game indie.

Dengan hebohnya para Developer yang merespon kebijakan terbaru dari engine ini, General Manager Unity Engine, Marc Whitten, memberikan penjelasan terkait kebijakan lisensi dari engine perusahan tersebut.

Eksekutif Unity Engine Berikan Klarifikasi

Marc Whitten Eksekutif Unity Engine

Dilansir melalui Axios, Marc Whitten menjelaskan beberapa hal terkait kebijakan lisensi Unity Engine terbaru yang akan mereka terapkan tahun depan, tepatnya per tanggal 1 Januari 2024 nanti.

Marc mengatakan bahwa perusahaan hanya akan mengenakan biaya untuk instalasi awal saja. Dimana sebelumnya beredar kabar bahwa instalasi kembali akan tetap terhitung dalam batasan minimum.

Namun sayangnya, untuk pengguna yang menginstall game di perangkat berbeda, misalnya pemain game multi platform yang menginstall di PC dan mobile akan tetap terhitung sebagai 2 instalasi.

Marc Whitten juga menambahkan bahwa untuk game – game yagn ditawarkan untuk amal atau dalam kegiatan amal akan dibebaskan dari biaya kebijakan terbaru yang akan diterapkan ini.

Sementara itu untuk sistem subscription dimana game – game ini yang berencana masuk ke Game Pass ataupun subskribsi lainnya, Marc menjelaskan bahwa hal tersebut tidak akan dikenakan biaya dan dibebankan kepada sang penyedia langganan.

Tujuan adanya Kebijakan Baru Menurut Eksekutif Unity Engine

Kebijakan Terbaru Unity Engine

Pada saat bersamaan, Marc Whitten juga menjelaskan maksud dari penerapan kebijakan terbaru yang sangat kontroversial bagi para developer ini. Dan sepertinya mereka sendiri telah mempertimbangkan beberapa hal.

“Inti dari hal ini (Kebijakan Runtime Fee) adalah untuk memastikan bahwa kami memiliki nilai pertukaran yang pas sehingga kami dapat tetap terus berinvestasi dalam misi fundamental dan memastikan bahwa kami dapat memberikan tools terbaik untuk para pembuat game yang hebat”, jelasnya.

Marc Whitten juga mengungkapkan bahwa feedback dalam bentuh amarah ini bukanlah hal yang menyenangkan untuk didapatkan. Dan dirinya merasa perlu melakukan klarifikasi beberapa poin ini.

“Tapi kami mendengarkan dan kami akan tetap terus memastikan bahwa kami akan memberikan hal terbaik yang bisa kami berikan”, tutup Marc Whitten pada penjelasannya tersebut.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Unity atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

Exit mobile version