Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > Game Review > Erica PS4 Review: Gugup, Takut, Bingung, Dalam Kendali Penuh

Erica PS4 Review: Gugup, Takut, Bingung, Dalam Kendali Penuh

by Kusuma Aji
10 September 2019
in Game Review, PS 4
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Screenshot 4 2
0
SHARES
128
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter

Berbicara mengenai sebuah game Story Driven alias permainan yang gameplaynya menitik beratkan pada sebuah cerita, bukanlah sebuah terobosan terbaru abad ini. Namun ketika bahasan mengenai genre FMV atau Full Motion Video mulai muncul, tak banyak yang mengingat genre ini dari kualitasnya. Meski begitu kita juga tak bisa melupakan salah satu film interaktif yang worth to mention yaitu Netflix Black Mirror: Bendersnatch. Namun karena Bendersnatch memang hadir ke dalam platform streaming film, tentu terdapat tuntutan yang berbeda bagi Erica yang telah hadir ke platform konsol PS4, dan Erica menjawab tuntutan tersebut.

Erica 20190901180105

Seperti judul gamenya, Erica merupakan sebuah FMV yang menceritakan kisah seorang gadis remaja bernama Erica Mason. Dimana sang ayah bernama Peter Mason  secara sadis terbunuh oleh sosok misterius dengan pola sayatan unik sewaktu Erica masih muda. Sedari awal cerita ini dimulai, Game Erica sendiri sudah mulai memamerkan level interaksi yang ditawarkan game ini kedepannya. Ada banyak sekali dialog yang perlu kita pilih untuk menentukan sikap serta pilihan yang perlu Erica buat, abstain bisa dibilang bukanlah pilihan, karena ketika kita tak memilih maka Erica akan diam saja dan bukannya membuat pilihan acak.

Interaksi bisa dibilang merupakan kunci utama dari Game Erica kali ini, tanpa interaksi selevel ini Erica bisa dibilang hanyalah film Horror Thriller biasa. Selain bisa berinteraksi secara tak langsung dengan pemilihan sikap, kalian juga bisa berinteraksi dengan banyak objek kunci yang ditawarkan pada game Erica. Ditambah lagi, animasi tiap objek tersebut akan terasa sangat smooth ketika kita coba berulang kali. Namun berbicara mengenai pola cara interaksi pada Game Erica, developer nampaknya tak mengeksplor hal tersebut lebih dalam. Kalian hanya bisa men-swipe trackpad DS4, membuka baju dengan mencubit trackpad, serta meng-hover pointer untuk menentukan pilihan. 

Flavourworks selaku developer dari Erica sepertinya tak puas jika player hanya memainkan game ini menggunakan Joystick, karena studio ini juga mengembangkan sebuah aplikasi mobile, dimana nantinya kalian bisa menghubungkan konsol dan smartphone milik kalian untuk menggantikan Joystick sebagai kontroler pada gamenya. Perlu digaris bawahi bahwa nantinya Smartphone kalian tak bisa sepenuhnya menggantikan peran Joystick, memasang speaker ataupun headphone tak membuat fungsi Smartphone kalian berjalan layaknya DS4. 

https://gamebrott.com/wp-content/uploads/2019/09/VID20190909175817.mp4

Hal tersebut cukup disayangkan karena jika memang Sony memperbolehkan API audio milik Playstation bisa ditransmisikan tak hanya ke DS4, mungkin developer Erica bisa lebih kreatif lagi menggarap interaksi pada aplikasi Smartphone. 

Screenshot 1 2

Narasi non-dinamis serta hadirnya limit waktu, selalu membuat kita gugup dalam memainkan Game Erica. Kepingan dialog selalu diakhiri dengan kejutan-kejutan yang mengganjal. Ditambah rasa penasaran, suara yang mencekam, serta sikap semua orang yang disekitar Erica yang tak lazim turut membuat kita berada di posisi yang tidak PW. 

Namun kejutan tersebut bukanlah sebuah Jumpscare cliche yang biasanya mangkrak di film-film horror kecengan. Developer juga memberikan opsi subtitle bagi kalian yang mungkin masih kesulitan mengikuti narasi pada gamenya.

Berbicara mengenai Grafik pada Game ini sebenarnya tak banyak yang bisa dibicarakan, karena Erica sendiri menggunakan aktor serta pemeran asli pada gamenya, bukannya render engine game layaknya Game dari studio Quantic Dream. Namun adegan yang mencekam serta peran tiap tokoh yang pendukung yang baik, membuat kita cukup bingung untuk mempercayai siapapun di awal permainan. Namun karena kisah ini mengikuti selera kebarat-baratan dan minim akan sosok hantu yang sebenar-benarnya hantu, maka kalian jangan kaget dengan kehadiran elemen okultisme alias sekte pada game ini.

Meski begitu ada beberapa kekurangan pada Game ini yang perlu kami sebutkan. Pertama, durasi pada game ini bisa dibilang sangat singkat, kalian bisa menyelesaikan game ini kurang dari dua jam saja dengan phase yang bisa dibilang nyantai. Kedua kalian hanya bisa bermain-main dengan trophy PS4 saja untuk melihat pencapaian kalian, tak ada objektif khusus ataupun galeri agar kalian bisa mengingat gameplay yang sudah kalian lakukan. Sebagai contoh kalian bisa mengumpulkan rubah aneh sepanjang permainan, namun yang mengindikasikan kalian berhasil hanyalah Trophy PS4 kalian. Pilihan pada game ini juga menjadi masalah ketiga yang perlu dibahas, meski hadirnya berbagai pilihan pada game ini, kalian cenderung akan mengalami cerita yang serupa. Karena penentuan cabang cerita, akan ditentukan pada pilihan-pilihan akhir saja, kalian tak sepenuhnya akan merasakan petualangan yang super baru. Meski begitu memilih pilihan tertentu akan membuat kalian melihat kebenaran dari sudut pandang lain. 

Screenshot 3 3

Kesimpulan 

Erica merupakan salah satu Full Motion Video terbaik tahun ini. Level interaksi pada game ini bisa dibilang berada diatas Black Mirror : Bendersnatch. Bagaimana mimpi buruk yang dialami Erica selama ini sukses tergambarkan ke dalam ekspresinya yang menakjubkan. Cerita yang misterius di awal permainan, juga membuat kita nyaman untuk kalian para penggemar cerita misteri horror. Meski begitu banyak sekali kekurangan-kekurangan yang sebenarnya bisa diperbaiki developer agar Video Game ini bisa lebih terasa layaknya Video Game dibandingkan sebuah film. 

REVIEW SCORE

Tags: Featured Postgame ps4game review
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

[Review] Fire Emblem: Three Houses – Persona, Suikoden, dan Karya Seni Jadi Satu

Next Post

Menjajal Beta Ghost Recon Breakpoint – Punya Potensi yang Masih Harus Digali!

Kusuma Aji

Kusuma Aji

Gamebrott most notorious and toxic person

Related Posts

Game Indie Shuhei Yoshida

Game Indie Bisa Menjadi Masa Depan Industri Video Game Menurut Shuhei Yoshida

by Muhammad Faisal
16 jam ago
0

Berdasarkan informasi yang didapatkaa, Shuhei Yoshida mengatakan game-game indie menjadi masa depan bagi industri video game. Kenapa?

Gang of Dragon Youtube

Channel Youtube Gang of Dragon Tiba-tiba Menghilang, Ada Apa?

by Muhammad Faisal
17 jam ago
0

Komunitas Gamer mendapatkan berita mengejutkan dimana channel Youtube Gang of Dragon tiba-tiba saja menghilang. Lho, ada apa ini?

Bug Pragmata PS5

Gamer Temukan Ada Bug Pragmata di PS5, Diana Malah Jadi Hitam

by Muhammad Faisal
2 hari ago
0

Komunitas Gamer menemukan adanya bug Pragmata di versi konsol PS5 dimana karakter Diana malah menjadi hitam kulitnya. Wait, what?

Penjualan Game Capcom 2026

Data Analis Ungkap Penjualan Game Capcom Laris Manis di Steam Sampai Saat Ini Tahun 2026

by Muhammad Faisal
3 hari ago
0

Menurut data dari Analis, penjualan game Capcom pada tahun 2026 di Steam disebut-sebut laris manis. Seberapa banyak estimasi penjualannya?

Load More
Please login to join discussion

Gamebrott Latest

Update Baru Crimson Desert

Update Baru Crimson Desert Hadirkan Pilihan Tingkat Kesulitan

by Andy Julianto
3 jam ago
0

Revamp Aulus Mobile Legends

Penjelasan Revamp Aulus Mobile Legends yang Harus Kalian Ketahui

by Friliando
11 jam ago
0

Guide Champions Meeting Taurus Cup Umamusume Pretty Derby

Guide Champions Meeting Taurus Cup Umamusume Pretty Derby

by Javier Ferdano
13 jam ago
0

Counter Lapu-lapu Mobile Legends

7 Counter Lapu-Lapu Mobile Legends, Tundukkan Sang Pahlawan Vonetis Island!

by Nadia Haudina
15 jam ago
0

Build Rossi Arknights Endfield Terbaik

Build Rossi Arknights Endfield Terbaik

by Sofie Diana
15 jam ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Bahasa Indonesia Bulan April 2026

by Muhammad Faisal
2 minggu ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
4 bulan ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2026!

by Jendra
4 bulan ago
0

cover 39 low end games gamebrott

120 Game PC Ringan Terbaik di Dunia yang Takkan Buat Laptop dan PC Kentang Kalian Meleleh

by Muhammad Maulana
1 tahun ago
33

Spesifikasi Assassin's Creed Black Flag Resynced PC

Spesifikasi Assassin’s Creed Black Flag Resynced PC yang Harus Kalian Ketahui

by Javier Ferdano
16 jam ago
0

© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2026 Gamebrott Limited

No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2026 Gamebrott Limited