Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > Game Review > [First Impression] Rage 2 – Bukan Sekedar Tech Demo Lagi

[First Impression] Rage 2 – Bukan Sekedar Tech Demo Lagi

by Muhammad Maulana
18 Mei 2019
in Game Review
Reading Time: 3 mins read
A A
0
548570 screenshots 20190515163711 1
0
SHARES
9
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter

Dari seluruh franchise yang Id Software telah rilis, Rage mungkin menjadi salah satu yang terlupakan oleh fans. Dirilis pada tahun 2011 silam dan lebih dipandang banyak fans sebagai glorified tech demo untuk engine baru mereka, keberadaan sekuel dari game tersebut hampir tidak terekspektasi sama sekali. Tetapi dengan kolaborasi bersama studio dibalik Just Cause dan Mad Max – Avalanche Studio, Rage 2 dirilis dengan formula yang sedikit berbeda dari game pertama.


First Impression

Sebagai penggemar berat dari karya-karya Id Software, Rage pertama berikan kesan yang buruk hingga saat ini. Game dengan Id Tech 5 tersebut jauh dari kata “game buruk”, tapi banyak hal dari game tersebut terkesan seperti pamer kemampuan dari engine baru ketimbang ide maupun konsep yang benar-benar tereksekusi dengan matang. Game punya sesi open-world tetapi hanya sebatas kumpulan jalan tol untuk menuju ke misi fetch quest selanjutnya. Game ingin jadi lebih dari sekedar game linear ala Half Life 2 tetapi pada akhirnya masih menjadi game linear tetapi kamu dibuat mondar-mandir berbicara dengan NPC yang sama belasan kali hanya untuk selesaikan satu konflik sepele yang terkadang bahkan tidak terlalu sangkut paut dengan cerita utama.

Baiklah terlalu banyak intermezzo game pertama, bagaiman dengan Rage 2 sendiri? Saat beberapa jam memainkan Rage 2, impresi pertama yang saya dapatkan ialah game terasa seperti proyek sekuel Mad Max yang dibatalkan mulai dari sesi open-world hingga combat dalam kendaraan, semuanya miliki vibe yang sama dengan Mad Max yang dirilis beberapa tahun silam, tetapi karena mereka tidak lagi dibatasi oleh akurasi film yang diadaptasi, Avalanche dapat tampil segila mungkin dengan presentasi dunia post-apocalyptic yang mereka racik tanpa harus khawatir ada fans yang ngamuk. Meski dengan kebebasan berkreasi ini, sesi open-world dari Rage 2 masih menjadi sektor terlemah dari game ini.

Rage2 Screenshot 2019.05.15 19.54.04.06

Ya, dunia di game luas dan penuh dengan aktivitas yang dapat pemain lakukan, namun realitanya tak banyak yang game tawarkan dari open-world luas ini. Diisi oleh misi yang sama tetapi diulang ratusan kali dan disebar di berbagai tempat yang berbeda, menjelajahi dunia gurun di Rage 2 terkesan lebih seperti filler untuk memperlama durasi game ketimbang memberikan pengalaman bermain yang masif. Setelah bermain beberapa jam, saya hampir tidak terlalu peduli lagi akan aktivitas sampingan yang game tawarkan kecuali itu berhubungan dengan upgrade skill atau koleksi senjata saya. Tetapi diluar open-world yang penuh kesan negatif ini, Rage 2 masih menjadi game yang menarik untuk dimainkan dikarenakan satu hal yang developer benar-benar sukses eksekusi yaitu gunplay.

Rage2 Screenshot 2019.05.15 18.52.00.33

Gunplay dari Rage 2 merupakan salah satu yang terbaik yang game modern saat ini tawarkan. Cepat, brutal, dan memuaskan ialah kunci utama keasikan dari gunplay di game ini. Terlihat jelas jika bagian gameplay ini dieksekusi oleh Id Software melihat kemampuan mereka dalam mendesain gunplay game FPS sudah tidak dapat diragukan lagi.

Suara senjata, sistem recoil, arsenal senjata yang banyak sekaligus bervariasi, serta kemampuan superhuman yang kamu miliki membuat tiap konfrontasi melawan musuh menjadi adiksi tersendiri. Mungkin struktur misi selalu sama tetapi dengan gunplay sesempurna ini, hampir mustahil untuk tidak merasa intens tiap kali memasuki wilayah musuh. Jika ada yang dapat saya komentari dari sesi gameplay ini, saya hanya berharap komposer dari game ialah Mick Gordon – komposer dari Doom dan Wolfenstein.

Rage2 Screenshot 2019.05.15 16.10.15.91 1

Setelah belasan jam bermain, impresi pertama saya akan Rage 2 sebenarnya sedikit campur aduk. Pada satu sisi saya merasa bosan akan formula open-world ala Ubisoft yang Avalanche tawarkan, tetapi di satu sisi yang lain saya ingin terus bermain dan mencari senjata baru dikarenakan gunplay yang adiktif dan sangat memuaskan untuk dilakukan.

Masih banyak hal yang belum saya telusuri di Rage 2, meskipun tampaknya saya telah memasuki fase akhir dari cerita campaign, masih banyak upgrade, kendaraan dan senjata yang belum saya temukan. Maka dari itu saya belum dapat berikan pendapat akhir saya akan game ini. Tetapi berdasarkan playtime yang telah saya lakukan, Rage 2 bisa saya pastikan merupakan game yang tidak buat saya “rage” sama sekali.

download 1 download Rage2 Screenshot 2019.05.15 15.59.21.17 Rage2 Screenshot 2019.05.16 20.14.32.97 Rage2 Screenshot 2019.05.16 18.40.50.16 Rage2 Screenshot 2019.05.16 20.23.40.30 Rage2 Screenshot 2019.05.15 21.14.46.96

Tags: Avalanche StudiosBethesdaFeatured PostFirst Impressionid softwareRage 2
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

Didiskon Sebelum Rilis, Borderlands 3 Ikut Ditarik Sementara dari Epic Games Store

Next Post

Gravindo Akhiri Layanan Game Ragnarok Online, Para Pemain Lama akan Dialihkan ke Gravity Game Link

Muhammad Maulana

Muhammad Maulana

Seseorang yang menghabiskan waktunya mengamati Video Game dan Film.

Related Posts

Game Indie Shuhei Yoshida

Game Indie Bisa Menjadi Masa Depan Industri Video Game Menurut Shuhei Yoshida

by Muhammad Faisal
13 jam ago
0

Berdasarkan informasi yang didapatkaa, Shuhei Yoshida mengatakan game-game indie menjadi masa depan bagi industri video game. Kenapa?

Gang of Dragon Youtube

Channel Youtube Gang of Dragon Tiba-tiba Menghilang, Ada Apa?

by Muhammad Faisal
14 jam ago
0

Komunitas Gamer mendapatkan berita mengejutkan dimana channel Youtube Gang of Dragon tiba-tiba saja menghilang. Lho, ada apa ini?

Bug Pragmata PS5

Gamer Temukan Ada Bug Pragmata di PS5, Diana Malah Jadi Hitam

by Muhammad Faisal
2 hari ago
0

Komunitas Gamer menemukan adanya bug Pragmata di versi konsol PS5 dimana karakter Diana malah menjadi hitam kulitnya. Wait, what?

Penjualan Game Capcom 2026

Data Analis Ungkap Penjualan Game Capcom Laris Manis di Steam Sampai Saat Ini Tahun 2026

by Muhammad Faisal
3 hari ago
0

Menurut data dari Analis, penjualan game Capcom pada tahun 2026 di Steam disebut-sebut laris manis. Seberapa banyak estimasi penjualannya?

Load More
Please login to join discussion

Gamebrott Latest

Update Baru Crimson Desert

Update Baru Crimson Desert Hadirkan Pilihan Tingkat Kesulitan

by Andy Julianto
22 menit ago
0

Revamp Aulus Mobile Legends

Penjelasan Revamp Aulus Mobile Legends yang Harus Kalian Ketahui

by Friliando
8 jam ago
0

Guide Champions Meeting Taurus Cup Umamusume Pretty Derby

Guide Champions Meeting Taurus Cup Umamusume Pretty Derby

by Javier Ferdano
10 jam ago
0

Counter Lapu-lapu Mobile Legends

7 Counter Lapu-Lapu Mobile Legends, Tundukkan Sang Pahlawan Vonetis Island!

by Nadia Haudina
12 jam ago
0

Build Rossi Arknights Endfield Terbaik

Build Rossi Arknights Endfield Terbaik

by Sofie Diana
12 jam ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Bahasa Indonesia Bulan April 2026

by Muhammad Faisal
2 minggu ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
4 bulan ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2026!

by Jendra
4 bulan ago
0

cover 39 low end games gamebrott

120 Game PC Ringan Terbaik di Dunia yang Takkan Buat Laptop dan PC Kentang Kalian Meleleh

by Muhammad Maulana
1 tahun ago
33

Spesifikasi Assassin's Creed Black Flag Resynced PC

Spesifikasi Assassin’s Creed Black Flag Resynced PC yang Harus Kalian Ketahui

by Javier Ferdano
13 jam ago
0

© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2026 Gamebrott Limited

No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2026 Gamebrott Limited