Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • TopupNEW
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • TopupNEW
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > OPINI > Kenapa Game Genre Fighting Kurang Populer Bagi Gamer Gen-Z di Indonesia?

Kenapa Game Genre Fighting Kurang Populer Bagi Gamer Gen-Z di Indonesia?

by Javier Ferdano
8 Juni 2023
in OPINI
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Game Genre Fighting Featured
0
SHARES
801
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter

Belakangan ini ramai pembicaraan di sosial media mengenai mengapa game genre fighting kurang populer bagi kalangan gamer Gen-Z di Indonesia. Memang, game fighting sendiri terlihat kurang populer dibanding genre game lainnya di negara kita ini.

Tapi apa saja alasan – alasan yang menyebabkan game fighting kurang diminati oleh gamer di Indonesia terutama gamer Gen-Z? Mari kita bahas bersama pada artikel ini

Daftar isi

  • Alasan Game Genre Fighting Kurang Populer Bagi Gamer Gen-Z di Indonesia
    • Pandangan Gamer Indonesia Terhadap Game Fighting
    • Akses Game yang Terbatas
    • Learning yang Sangat Curve Tinggi
    • Tak bisa Salahkan Tim alias Skill Issue

Alasan Game Genre Fighting Kurang Populer Bagi Gamer Gen-Z di Indonesia

Pada artikel ini, penulis akan membahas alasan – alasan mengapa game genre fighting kurang populer bagi gamer Gen-Z di Indonesia. Alasan ini merupakan opini pribadi penulis yang juga gemar bermain game fighting. Berikut adalah hal – hal yang menjadi alasan tersebut.

Pandangan Gamer Indonesia Terhadap Game Fighting

Masih Dianggap Sebagai Game Perusak Stick
Masih Dianggap Sebagai Game Perusak Stick

Alasan pertama adalah pandangan para gamer Indonesia terutama Gen-Z terhadap game Fighting. Banyak yang menganggap game fighting adalah game perusak stick dimana kita hanya melakukan spam tombol saja.

Karena itu, banyak yg menilai genre ini terlalu gampang untuk dimainkan dan kurang menarik untuk ditonton. Padahal pandangan tersebut salah dimana game fighting memerlukan strategi tersendiri untuk bermain.

Bahkan sebenarnya Game Fighting saat ini lebih sering menjadi Mind games dimana pemain harus mengadu mental serta mengarahkan lawannya ke posisi yang pemain inginkan untuk dapat menang.

Akses Game yang Terbatas

Game Genre Fighting Susah Diakses
Game Genre Fighting Susah Diakses

Alasan selanjutnya mengapa game genre fighting ini kurang populer adalah akses yang sangat terbatas. Game – game fighting yang saat ini aktif dalam kompetitif adalah game yang berada di Platform Arcade, Konsol dan juga PC.

Untuk platform mobile yang merupakan platform paling populer di Indonesia, sangat sedikit sekali game yang dapat dimainkan, hanya beberapa saja yang menarik seperti Brawlhalla yang bisa dimainkan di Mobile.

Selain platform yang cukup susah diakses, gamer juga harus membeli game – game fighting yang dapat dimainkan secara kompetitif ini. Dan inilah yang menjadi permasalahan penting pada lingkup gamer di Indonesia.

Game seperti Tekken, Street Fighter, dan sebagainya merupakan game berbayar. Saat ini, para gamer di Indonesia mayoritasnya memilih game free-to-play seperti Mobile Legends, Apex Legends, dan juga Valorant untuk game kompetitif mereka.

Learning yang Sangat Curve Tinggi

Learning Curve Yang Sangat Tinggi
Learning Curve Yang Sangat Tinggi

Alasan lainnya mengapa game fighting kalah populer adalah Learning Curve pada game fighting sangat tinggi dibanding genre lainnya. Begitu banyak kombo dan mekanik yang harus dikuasai ketika bermain game Fighting.

Pemain game fighting secara kompetitif harus belajar berbagai gerakan dan frame yang dimiliki, mekanik seperti Korean Back Dash, dan melakukan serangan balasan. Hal ini sangat jauh berbeda dari pemikiran gamer di Indonesia yang mayoritas menganggap game fighting hanya sebatas spam tombol sampai menang saja.

Tidak hanya di Indonesia, tapi gamer pada umumnya juga mengurungkan diri untuk belajar mekanik dan kombo karena learning curvenya terlalu tinggi dibanding game – game kompetitif lain yang tersedia.

Tak bisa Salahkan Tim alias Skill Issue

Skill Issue Kerap Terjadi
Skill Issue Kerap Terjadi

Ini juga menjadi alasan mengapa game Fighting kurang populer di Indonesia terutama pada Gen-Z. Game fighting merupakan game pertarungan 1 lawan 1 dimana pemain hanya bergantung dengan skill serta karakter mereka saja.

Pada zaman 2000-an pun, para gamer ketika kalah bermain game konsol hanya bisa menyalahkan Controller mereka saja atau karakter yang digunakan lawan sangat Overpowered. Saat ini, menyalahkan teman adalah hal yang sering dilakukan pada game kompetitif.

Sementara itu, gamer Gen-Z telah terbiasa dengan game kompetitif yang berbasis tim, dan menyalahkan rekan tim ketika kalah adalah hal yang biasa. Bisa dibilang resiko terkena perkataan Skill Issue sangat tinggi jika kalah bermain game Fighting karena 1 lawan 1.

Dengan poin – poin diatas yang menjelaskan bahwa Pola pikir, Akses, Learning Curve, dan Skill Issue yang tinggi tentunya menjadi alasan yang jelas mengapa gamer di Indonesia terutama Gen-Z kurang meminati game Fighting.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait Game Android atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

Tags: BrawlhallaGame Fightingstreet fighterTekken
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

Belum Rilis, Kartu Langka Magic the Gathering Ini Sudah Dihargai 1 Juta Dollar AS

Next Post

[Rumor] Kemungkinan Judul Baru Persona 3 Remake Muncul di Internet

Javier Ferdano

Javier Ferdano

Gamer, Weebs, Kpoper, Wrestling Marks, and Comic Nerds. Also Auto Chess Moderator and E-sport Caster. Formerly Known as Sultan Jepi.

Related Posts

Kohei Ikeda Game Director Tekken 8

Game Director Tekken 8 Kohei Ikeda Telah Resmi Meninggalkan Bandai Namco

by Friliando
2 hari ago
0

Kohei Ikeda selaku Game Director Tekken 8 telah resmi meninggalkan Bandai Namco setelah 20 tahun bekerja di perusahaan tersebut.

Yujiro Hanma Tekken 8

Yujiro Hanma Bakal Jadi DLC Guest Character Selanjutnya yang akan Hadir di Tekken 8

by Friliando
2 minggu ago
0

Bandai Namco mengumumkan karakter Yujiro Hanma akan menjadi DLC Guest Character selanjutnya di game Tekken 8. Serius, nih?!

Trailer Tekken 8 Season 3

Trailer Tekken 8 Season 3 Perlihatkan 3 Karakter DLC Baru

by Friliando
4 bulan ago
0

Bandai Namco secara mengejutkan merilis Trailer Tekken 8 Season 3 yang memperlihatkan 3 Karakter DLC baru. Siapa saja mereka?

Ketsu Battler Beelzebub Granblue Fantasy

Karakter Beelzebub Granblue Fantasy akan Muncul di Game Adu Pantat Ketsu Battler

by Muhammad Faisal
5 bulan ago
0

Tidak ada angin dan tidak ada hujan, karakter Beelzebub Granblue Fantasy muncul sebagai Guest Character di game adu pantat Ketsu...

Load More
Please login to join discussion

Gamebrott Latest

God of War: Laufey

[RUMOR] God of War: Laufey Kemungkinan Rilis Sebelum Tahun 2028

by Nadia Haudina
8 jam ago
0

Founder Zynga Developer Game

Founder Zynga Mengajak Developer Lain Buang Gengsi dan Tidak Malu Meniru Game Lain

by Friliando
14 jam ago
0

Roadmap Crimson Desert DLC Expansion

Roadmap Crimson Desert Ungkap Bakal Ada Konten Baru dan DLC Expansion

by Arif Gunawan
14 jam ago
0

Penjualan Game First-Party PlayStation

Penjualan Game First-Party PlayStation Mengalami Penurunan Dalam 5 Tahun Terakhir

by Arif Gunawan
15 jam ago
0

Kreator God of War Laufey

Kreator God of War 1 dan 2 Berikan Kritik Pedas Terhadap Game God of War Laufey

by Muhammad Faisal
15 jam ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Bahasa Indonesia Bulan Juni 2026

by Muhammad Faisal
2 hari ago
0

Kreator God of War Laufey

Kreator God of War 1 dan 2 Berikan Kritik Pedas Terhadap Game God of War Laufey

by Muhammad Faisal
15 jam ago
0

Player Forza Horizon 6 Livery

Player Forza Horizon 6 di-Banned 3 Hari Karena Desain Livery Mobilnya Dianggap Terlalu Sugestif

by Muhammad Faisal
16 jam ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
5 bulan ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2026!

by Jendra
5 bulan ago
0

© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2026 Gamebrott Limited

No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2026 Gamebrott Limited