Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > OPINI

Apakah Semua Game Klasik Perlu Dapatkan Remake?

by Andi
25 September 2026
in OPINI
Reading Time: 5 mins read
A A
0
Game Klasik
0
SHARES
3
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter
  • Apakah Semua Game Klasik Wajib Ada Remake-nya?
    • Mengapa Tidak Semua Developer Mau Remake Game Lama
    • Publisher Harus Bertaruh di Judul Remake
    • Akhir Kata

Belakangan ini, pengumuman game remake rasanya sudah jadi agenda rutin tiap tahun. Banyak judul legendaris dari era konsol pixel hingga era 3D awal mendadak mengantre untuk dibangun ulang menggunakan grafis paling canggih saat ini. Ambil saja contoh Fable yang kembali dihidupkan lewat seri reboot. Atau seri Resident Evil remake yang sudah adaptasi ulang 3 judul populer mereka dalam grafis modern.

Mengapa developer lagi gencar melakukan remake game lama mereka? Di satu sisi, ada kerinduan untuk menghidupkan kembali kenangan manis masa lalu. Namun di sisi lain, tidak semua game klasik sebenarnya membutuhkan perombakan total dari nol. Fenomena ini mengharuskan kita meneliti lebih dalam dari sisi fans, developer, dan bisnis.

Apakah Semua Game Klasik Wajib Ada Remake-nya?

game klasik
Seri FF7 yang sudah diadaptasi jadi 3 judul remake

Bagi para fans dan pemain setia suatu judul, keinginan agar sebuah game di-remake umumnya berakar dari cinta yang mendalam pada masa kecil mereka. Fans yang mungkin sudah berumur ini ingin menyaksikan dunia tempat mereka bertualang belasan atau puluhan tahun lalu hadir kembali dengan grafis memukau. Ada kebanggaan tersendiri saat melihat judul favorit masa lalu kembali dibicarakan dan mendapatkan treatment yang sama besarnya dengan judul modern.

Namun, kalau pertanyaan besarnya adalah apakah semua game klasik perlu di-remake, tidak sedikit fans veteran yang justru menjawab tidak. Tak jarang gamer merasa ada beberapa game klasik yang kualitasnya sudah terlalu sempurna dan memiliki nilai estetika yang tidak boleh diusik. Game dengan gaya seni pixel art yang detail atau visual cel-shading yang unik sering kali justru kehilangan daya tarik utamanya ketika dipaksa diubah menjadi 3D realistis.

Beberapa bahkan berpegang teguh kalau game tersebut hanya bisa direalisasikan dengan gaya klasik yang ‘burik’ untuk standar sekarang. Fans merasa takut akan hilangnya nuansa dan atmosfer autentik.

Perubahan pada skema kontrol, pemotongan konten demi modernisasi atau bahkan kasus ekstrimnya sensor, hingga perombakan musik latar yang ikonik sering kali membuat versi remake terasa seperti produk asing. Bagi sebagian fans, cara terbaik untuk menghormati sejarah dan identitas game tersebut adalah membiarkan game klasik tetap berada pada bentuk aslinya.

Mengapa Tidak Semua Developer Mau Remake Game Lama

zelda
Zelda remake terbaru

Dari sudut pandang pengembang atau developer, keputusan untuk merombak sebuah game klasik bukanlah perkara mudah yang bisa dipaksakan ke semua judul. Developer tahu betul tidak semua game lama punya kebutuhan pembaruan yang sama.

Game-game klasik yang memang sangat butuh remake biasanya adalah judul yang secara teknis sangat menyiksa jika dimainkan hari ini. Kita bicara soal game era 3D awal dengan kontrol tank yang kaku, sudut kamera yang membingungkan, atau sistem navigasi yang sangat membatasi kenyamanan bermain.

Untuk kasus seperti ini, proyek remake menjadi cara bagi developer untuk “memperbaiki” keterbatasan teknologi masa lalu agar pesan dan jalan cerita game tersebut bisa tersampaikan dengan sempurna.

Ambil saja contoh The Legend of Zelda: Ocarina of Time yang baru saja diumumkan remake-nya. Kontrol karakter Link di remake jadi lebih modern dikarenakan controller masa kini sudah mengadopsi dual analog stick demi gerakan dan posisi kamera yang lebih seamless. Sedangkan controller Nintendo N64 masih memakai single analog stick dengan kontrol yang kaku meskipun sudah revolusioner pada masanya.

Namun, untuk game klasik yang sejak awal sudah memiliki desain mekanik yang presisi dan fleksibel, developer sering kali bingung harus mengubah bagian mana lagi. Memaksa membuat remake untuk game yang mekaniknya masih sangat solid kerap kali justru merusak racikan awal yang sudah pas.

Tantangan teknis lainnya adalah masalah preservasi kode. Membangun ulang game tua di engine modern seperti Unreal Engine 5 sering kali menuntut developer menebak ulang logika pemrograman lama yang aset aslinya sudah hilang.

Pilihan ini menguras waktu dan energi kreatif talenta developer yang sebenarnya bisa dialokasikan untuk menciptakan ide, sistem gameplay, atau franchise baru yang belum pernah ada sebelumnya. Kecuali jika franshise tersebut sangat besar peminatnya dan memang akan mendatangkan cuan. Tapi poin ini lebih cocok untuk pembahasan di bagian berikutnya.

Publisher Harus Bertaruh di Judul Remake

resident evil
Game survival horror RE

Bagi publisher atau pihak penyandang dana, wacana apakah semua game klasik perlu di-remake tentu dipandang melalui kacamata investasi dan rasio risiko. Di era di mana biaya produksi game skala besar (Triple-A) melonjak tinggi dan memakan waktu pembuatan hingga bertahun-tahun, mengandalkan nama besar yang sudah dikenal pasar adalah langkah paling aman untuk menjaga stabilitas keuangan perusahaan.

Dari perspektif publisher, hampir semua game klasik yang pernah sukses punya potensi bisnis untuk di-remake. Publisher tidak perlu bersusah payah membangun brand awareness dari nol karena basis penggemarnya sudah terbentuk. Bisa dikatakan strategi pemasaran dengan risiko kegagalan yang sangat rendah adalah menjual rasa nostalgia. Cara ini terbukti efektif ketimbang mendanai judul baru yang belum tentu diterima oleh pasar.

Namun, jika publisher memaksakan pola pikir bahwa semua judul lama harus di-remake demi keuntungan instan, dampak buruknya akan dirasakan oleh industri secara keseluruhan. Kebergantungan berlebih pada proyek remake membuat industri terkesan malas dan enggan mengambil risiko kreatif.

Jika uang hanya digelontorkan terus-menerus untuk menggodok ulang judul lama, ruang bagi terciptanya inovasi baru dan lahirnya warisan intelektual atau IP baru di masa depan akan makin sempit. Langkah ini tentu tidak sehat baik secara industri maupun proses kreatif dunia game itu sendiri.

Akhir Kata

Jadi, apakah semua game klasik perlu mendapat remake? Jawabannya sudah sangat jelas tidak. Tidak semua karya masa lalu butuh dibangun ulang dari nol. Proyek full remake seharusnya disimpan dan diprioritaskan khusus untuk game-game klasik yang secara mekanik dan teknis memang sudah tergerus zaman, tetapi memiliki fondasi cerita yang luar biasa.

Kita bisa mengambil contoh Final Fantasy VII Remake trilogy yang memang berhasil mengubah gameplay turnbased ATB klasik di PS1 menjadi gameplay action dengan nuansa klasik yang masih bisa fans lama terima. Namun, tidak berarti semua seri Final Fantasy jadul akan mendapatkan remake dengan skala FF7.

Sementara itu, untuk game klasik yang secara visual dan kontrol masih sangat nyaman serta memiliki gaya seni yang abadi, langkah remaster atau sekadar porting ke platform modern jauh lebih bijak untuk dilakukan.

Gimana menurut kamu? Apakah kamu setuju kalau tidak semua game layak dapatkan remake? Atau malah kamu masih berharap kalau game favoritmu di masa kecil akan mendapatkan perlakuan remake di platform modern? Coba berikan komentar kamu brott.


Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

Tags: game jadul
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

Diamond Cepat Habis Tiap Bulan? Ini 5 Cara Atur Budget Main Game

Andi

Andi

Menyukai game namun terhalang motion sickness, hampir tidak bisa memainkan game FPS karena itu. Pencinta Fate series dan Nasuverse in general

Related Posts

Game Nostalgia Android

30+ Game Nostalgia Android Terbaik yang Bikin Kamu Teringat Masa Lalu

by Sofie Diana
3 tahun ago
0

Berikut ini 30+ Game Nostalgia Android terbaik yang bisa bikin kalian jadi teringat masa lau saat memainkannya di perangkat smartphone.

Game Jadul

Menurut Riset, 87% Game Jadul Telah Dinyatakan Hilang dan Terancam Punah

by Lauda Ifram
3 tahun ago
0

Game Jadul Telah Dinyatakan Hilang - Sekiranya dalam 30 tahun terakhir, kejayaan industri video game memang semakin meluas. Perkembangan yang...

Sejarah Game Snake

Mengenal Sejarah Game Snake di HP Nokia yang Bikin Kalian Nostalgia!

by Nadia Haudina
4 tahun ago
0

Game Snake — Para gamer tahun 90an mungkin mengenal game legenda satu ini. Yup, ialah Snake, salah satu game yang...

Game PC Jadul Terbaik

120+ Game PC Jadul Terbaik Bikin Kamu Nostalgia!

by Andi
4 tahun ago
0

Game PC Jadul Terbaik - Ada beberapa alasan mengapa game jadul PC itu masih sangat layak untuk dimainkan. Game jadul...

Load More
Please login to join discussion

Gamebrott Latest

Game Klasik

Apakah Semua Game Klasik Perlu Dapatkan Remake?

by Andi
16 menit ago
0

Cara Atur Budget Main Game Diamond GoPay Games

Diamond Cepat Habis Tiap Bulan? Ini 5 Cara Atur Budget Main Game

by Muhammad Faisal
45 menit ago
0

Buku Bekas Di Jepang Borong Ai

Buku Bekas di Jepang Diborong AI untuk Dipindai Lalu Dihancurkan

by Bima
46 menit ago
0

Pny Tolak Rma Rtx 5090 2026

PNY Tolak RMA RTX 5090 Seorang Gamer, Komunitas Pertanyakan Kejelasan Garansi

by Bima
1 jam ago
0

Player Forza Horizon 6 Jepang

Player Forza Horizon 6 di Jepang Protes Banyak Kasus Banned Terhadap Mobil Itasha

by Muhammad Faisal
19 jam ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Bahasa Indonesia Bulan September 2026

by Muhammad Faisal
3 minggu ago
0

Amd Hadirkan Bios Terbaru

AMD Hadirkan BIOS Terbaru untuk Motherboard AM4, Ini Alasannya!

by Bima
2 hari ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2026!

by Jendra
9 bulan ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
9 bulan ago
0

Game PS2 Ukuran Kecil Terbaik di Dunia

100 Game PS2 Ukuran Kecil Terbaik di Dunia yang Paling Seru dan Tidak Cepat Bosan 2023

by Muhammad Faisal
3 tahun ago
0

Load More
© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2026 Gamebrott Limited

No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2026 Gamebrott Limited