Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > OPINI

Apakah Game Modern Terlalu Memanjakan Gamer?

by Andi
29 September 2026
in OPINI
Reading Time: 5 mins read
A A
0
Game Modern
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter
  • Mengapa Handholding di Game Modern Semakin Marak?
    • Industri Gaming Sudah Bukan Lagi untuk Hardcore Gamer?
    • Apakah Handholding Buruk untuk Gaming ke Depan?

Pernah merasakan ketika lagi asyik main game petualangan terbaru, terus baru saja ketemu puzzle yang kelihatannya agak bikin mikir, eh tiba-tiba karakter utama kalian mendadak ngomong sendiri tanpa dipanggil? “Hmm, sepertinya aku harus menggeser peti kayu tua ini ke sebelah kiri bawah deh buat panjat dinding.” Pendekatan ini seperti lagi mau memecahkan TTS yang seru tapi kunci jawabannya sudah digarisbawahi pakai spidol merah menyala tepat di sebelah kotaknya.

Fenomena menyebalkan ini makin ke sini makin sering bikin gamer membatin: apakah game zaman sekarang memang sengaja didesain buat bikin kita tidak usah memakai otak lagi saat bermain?

Dulu kita dipaksa buat benar-benar memperhatikan dialog NPC, membaca buku petunjuk fisik yang ada di dalam boks kaset, atau bahkan harus menyediakan buku catatan khusus di samping keyboard cuma buat menggambar peta manual dan mencatat kode rahasia. Sekarang, baru saja melangkah dua meter dari tempat spawn, layar monitor kita langsung dijejali berbagai indikator visual yang melimpah.

Ambil saja contoh game Marvel’s Wolverine yang baru rilis beberapa waktu lalu. Game ini dicap memiliki tingkat handholding yang sudah diambang batas sampai dianggap meremehkan kemampuan gamer. Banyaknya marka indikator di game linear dan juga QTE tanpa konsekuensi membuatnya mendapatkan kritik dari para gamer veteran yang ingin sebuah game proper dan bukan nonton film yang lebih interaktif saja.

Mengapa Handholding di Game Modern Semakin Marak?

Wolverine
Marvel’s Wolverine sering dianggap ikon handholding

Perdebatan soal handholding atau petunjuk berlebihan di game modern ini sebenarnya seperti dua sisi mata uang yang saling bertabrakan. Di satu sisi, kejengkelan gamer kawakan sangat bisa dimaklumi dan sangat beralasan. Bayangkan, hampir semua tebing, batu, atau tegel yang bisa dipanjat di game aksi AAA zaman sekarang harus pakai cat warna kuning atau putih menyala seolah-olah ada tukang cat yang lewat beberapa menit sebelum kita datang.

Belum lagi soal UI atau HUD yang terlalu memanjakan mata, mulai dari objective marker berjarak presisi sampai ke satuan meter, kompas melayang yang terus berkedip, hingga garis atau jalur imajiner di tanah yang memandu langkah kita menuju lokasi tujuan. Elemen eksplorasi murni dan sensasi penemuan yang dulu bikin kita terpana serta merasa sangat puas pas menemukan jalan rahasia rasanya makin terkikis habis karena developer seolah-olah sama sekali tidak percaya sama kapasitas logika dan kecerdasan visual para pemainnya.

Industri Gaming Sudah Bukan Lagi untuk Hardcore Gamer?

Uncharted
Uncharted series

Tapi di sisi lain, kalau kita coba berpikir dari sudut pandang para developer game papan atas masa kini, pov-nya bakal berubah total. Bikin game kelas berat atau kaliber AAA di era sekarang itu biayanya sudah tidak main-main lagi, bisa menembus puluhan hingga ratusan juta dolar dan memakan waktu pengembangan yang bertahun-tahun.

Dengan nilai investasi yang seraksasa itu, target pasar mereka jelas bukan cuma gamer hardcore yang betah memutar otak berjam-jam atau muter-muter map yang sama selama tiga hari cuma buat mencari satu kunci pintu yang terselip di balik semak-semak. Mereka wajib mengincar demografi seluas mungkin, termasuk gamer awam, pemain kasual, atau para pekerja kantoran yang cuma punya waktu luang untuk main game sekitar setengah jam saja sebelum tidur malam.

Buat kelompok pemain kasual yang waktunya sangat terbatas ini, rasa bingung, tersesat, atau mentok terlalu lama di dalam sebuah game itu sama sekali bukan pengalaman bermain yang menyenangkan, melainkan pemicu utama buat langsung mematikan konsol dan tidak bakal menyentuh game itu lagi selamanya. Developer sangat menghindari risiko tersebut karena pemain yang berhenti di tengah jalan adalah potensi kerugian finansial yang nyata bagi ekosistem mereka.

Mereka ingin memastikan semua orang yang sudah mengeluarkan uang buat membeli produknya bisa menikmati alur cerita dari chapter awal sampai tamat tanpa merasa kebingungan di tengah game. Jadi keputusan bisnis paling aman dan paling rasional yang akhirnya diambil oleh pihak studio, yaitu menyederhanakan mekanik dasar permainan dan menjejalkan petunjuk navigasi yang sangat melimpah di sepanjang perjalanan pemain.

Apakah Handholding Buruk untuk Gaming ke Depan?

Yaklrmeupms77vb4wasatj
Masih ada game Soulslike

Lantas, apakah tren menyebalkan ini sepenuhnya menjadi pertanda buruk buat masa depan industri gaming secara keseluruhan? Jawabannya ternyata tidak juga, karena dunia game selalu punya cara buat menyeimbangkan dirinya sendiri. Untungnya sekarang sudah makin banyak studio yang paham cara menyenangkan dua kubu sekaligus lewat fleksibilitas opsi di dalam menu pengaturan game mereka.

Game-game skala besar modern belakangan ini mulai memberikan kebebasan penuh bagi kita untuk mematikan seluruh elemen bantuan visual tersebut, mulai dari opsi menghapus petunjuk cat kuning di tebing, mematikan fungsi kompas dan mini-map, hingga membungkam ocehan karakter utama saat kita sedang berhadapan dengan puzzle.

Ditambah lagi, kesuksesan fantastis dari game-game bergenre Soulslike atau karya-karya bertema eksplorasi liar yang terkenal sangat tidak ramah pada pemain awam justru membuktikan bahwa pasar untuk game yang minim petunjuk dan siap menyiksa mental pemainnya sebenarnya masih sangat hidup dan membara di luar sana.

Sehingga, kesimpulan yang bisa kita tarik dari fenomena game modern yang terasa terlampau memanjakan kita ini hanya sebuah konsekuensi alami dari industri yang makin berkembang pesat dan bergeser menjadi hiburan arus utama layaknya film layar lebar. Kita sebagai pemain memang tidak bisa secara egois memaksa seluruh game di pasar untuk kembali ke era tua yang serba misterius dan membingungkan seperti tahun 90an.

Tapi setidaknya, selama para developer masih mau menyediakan opsi untuk mematikan fungsi navigasi otomatis dan mematikan petunjuk visual tersebut di menu settings, kita masih memegang kendali penuh atas cara kita menikmati permainan. Kita masih punya kebebasan untuk menentukan sendiri seberapa keras kita ingin memeras otak atau seberapa jauh kita ingin tersesat di dalam dunia virtual tersebut.

Kalau kalian sendiri tim yang mana brott? Lebih suka dituntun dengan nyaman dari awal sampai tamat atau malah paling ketagihan kalau dibiarkan tersesat berjam-jam tanpa bantuan sama sekali?


Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

Tags: game AAA
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

Developer Port Unofficial GTA V Nintendo Switch Mendapat Teguran Keras dari Take-Two

Andi

Andi

Menyukai game namun terhalang motion sickness, hampir tidak bisa memainkan game FPS karena itu. Pencinta Fate series dan Nasuverse in general

Related Posts

budget game triple a

Bayar Gaji Developer, Budget Game Triple A Kini Melebihi 300 Juta Dollar

by Andi
6 bulan ago
0

Sebagian besar untuk gaji?

Creator Bioshock Game AAA

Creator Bioshock Beri Tanggapan Terhadap Game AAA, Terlebih yang Tidak Ada Inovasi

by Muhammad Faisal
2 tahun ago
0

Ken Levine - Creator Bioshock membagikan tanggapannya terhadap Game AAA, terlebih yang tidak ada inovasi. Seperti apa tanggapannya?

Game AAA Developer

Istilah Game AAA Dianggap Tidak Berguna oleh Beberapa Developer

by Aldhi Rahmanda
2 tahun ago
0

Beberapa developer mengungkap pendapatnya mengenai istilah Game AAA dalam industri video game dianggap tidak berguna. Apa alasannya?

Studio Game China Kembangkan Game Aaa Terbaru

Studio Game China Kini Sedang Mengerjakan Game Open World AAA Terbaru

by Deia Averina
2 tahun ago
0

Game Open World AAA terbaru buatan China

Load More
Please login to join discussion

Gamebrott Latest

Game Modern

Apakah Game Modern Terlalu Memanjakan Gamer?

by Andi
2 menit ago
0

GTA V Nintendo Switch

Developer Port Unofficial GTA V Nintendo Switch Mendapat Teguran Keras dari Take-Two

by Muhammad Faisal
33 menit ago
0

Drip Marketing Mitya Genshin Impact Resmi Diumumkan

Drip Marketing Mitya Genshin Impact Resmi Diumumkan!

by Sofie Diana
37 menit ago
0

Leak Gameplay Project U

Leak Gameplay Project U Ubisoft Yang Batal Beredar Di Publik

by Nadia Haudina
1 jam ago
0

Fans Gabe Newell

Fans Klaim Gabe Newell Jawab Pertanyaannya Soal Dia Pernah Hobi Seni Menyanyi Mongolia

by Muhammad Faisal
2 jam ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Bahasa Indonesia Bulan September 2026

by Muhammad Faisal
4 minggu ago
0

Gamer Pc

5 Hal yang Buat Gamer PC Ingin Beralih dari Windows

by Andi
1 hari ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
9 bulan ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2026!

by Jendra
9 bulan ago
0

Game PS2 Ukuran Kecil Terbaik di Dunia

100 Game PS2 Ukuran Kecil Terbaik di Dunia yang Paling Seru dan Tidak Cepat Bosan 2023

by Muhammad Faisal
3 tahun ago
0

Load More
© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2026 Gamebrott Limited

No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2026 Gamebrott Limited