Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > Berita > Glaze AI, Jawaban Atas Pencurian Karya Seni Digital oleh Artificial Intelligence

Glaze AI, Jawaban Atas Pencurian Karya Seni Digital oleh Artificial Intelligence

by Andi
14 April 2023
in Berita, TECH
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Glaze Ai
0
SHARES
232
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter

Glaze AI – Kehadiran AI selama ini menjadikan dunia seni digital ketar-ketir. Sekilas orang awam terkagum-kagum dengan kemampuan kecerdasan buatan itu bisa menghasilkan karya gambar digital secara instan hanya dengan beberapa perintah saja. Menunjukkan kemampuan komputasi komputer dan machine learning sudah berkembang pesat dan tidak terbayangkan wujud akhirnya akan seperti apa. Hal ini pun menjadi satu masalahnya sendiri.

Namun jika kita masuk dan meneliti lebih jauh mengenai permasalahan ini. Ada yang meresahkan dari bagaimana perkembangan pesat sebuah AI masuk dalam ranah karya digital. Dimana selama ini mungkin sudah sering disuarakan oleh rekan-rekan kita para digital artist yaitu, pencurian karya.

Glaze AI, Kerjasama Ribuan Seniman dalam Melawan Pencurian Karya

glaze ai
Cara kerja Glaze

Oleh sebab itu, Glaze dihadirkan sebagai solusi sementara bagi para kreator digital untuk menangkal karya yang sudah mereka ciptakan dengan sepenuh hati ini tidak bisa digunakan sebagai sampel untuk training kecerdasan buatan seperti Midjourney, Stable Diffusion dan Artificial Intelligence lainnya.

Teknologi Glaze ini diciptakan bersama 1.100 seniman oleh University of Chicago, semuanya mempunyai gaya khas masing-masing. Tersedia gratis dan open source yang bisa kalian dapatkan lewat GitHub. Cara kerjanya sebenarnya cukup sederhana. Ia melapisi karya seni digital dengan sebuah layer tidak terlihat dan layer ini bisa mengacaukan algoritma AI ketika ia mencoba untuk menggunakannya sebagai sampel machine learning.

art theft
Pencurian karya seni juga bisa dilakukan secara digital

Begitu AI menggunakan karya yang telah dilapisi Glaze, maka gambar yang terlihat akan berupa noise atau berbentuk aneh. Sehingga tidak dapat digunakan sebagai bahan sampel untuk ditiru.

Tentu dengan hadirnya teknologi seperti Glaze sementara waktu dapat melindungi hak kekayaan intelektual dari seorang seniman digital. Karena sejatinya kita tidak tahu seberapa lama teknologi ini bakal dapat bertahan dan suatu hari bisa saja proteksi ini dapat ditembus.

Bukan Solusi Permanen dari Pencurian Karya Seni Digital

glaze ai
Protes terhadap pencurian karya seni digital sudah mulai ada sejak beberapa waktu lalu

Tim yang mengembangkan Glaze sendiri juga sadar jika ini bukanlah solusi permanen untuk pencurian karya yang sudah marak terjadi sejauh ini. Banyak juga dari seniman yang memberikan suara yang sangat vokal terhadap pencurian karya ini dan melampiaskannya ke sosial media.

Tidak hanya itu pergerakan protes juga sebenarnya sudah dilakukan secara hukum. Seperti gugatan kelompok di California AS pada bulan November 2022 lalu kepada GitHub, OpenAI, dan Microsoft karena bahan training yang digunakan terindikasi memakai karya yang punya copyright-nya sendiri.

Walau kita bisa terkagum-kagum akan bagaimana kinerja AI mampu mengerjakan apa yang selama ini mampu dikerjakan manusia dalam hitungan detik, tampaknya kekaguman itu juga harus didasari oleh etika yang baik dan bagaimana cara pandang kita soal sebuah karya yang dihasilkan itu murni bukanlah hasil curian. Serta menggunakan AI sebagai sarana pendukung dan bukan sebagai pengganti.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

Tags: Artificial Intelligence
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

Jadwal Rilis Amnesia The Bunker Kembali Ditunda, Kali Ini Diundur Seminggu

Next Post

Karyawan GameStop Dipecat Setelah Bocorkan Zelda: Tears of Kingdom Lebih Awal

Andi

Andi

Menyukai game namun terhalang motion sickness, hampir tidak bisa memainkan game FPS karena itu. Pencinta Fate series dan Nasuverse in general

Related Posts

Capcom tak akan gunakan AI generatif

Capcom Tidak akan Menggunakan Generative AI untuk Aset Game Mereka

by Deia Averina
19 jam ago
0

Capcom menyampaikan pesan ke publik bahwa mereka tidak akan mengggunakan generative AI untuk aset maupun konten di dalam gamenya.

AI Sora OpenAI

Aplikasi Video AI Sora Resmi Ditutup oleh OpenAI

by Muhammad Faisal
23 jam ago
0

Baru-baru ini muncul laporan kalau aplikasi video AI Sora telah resmi ditutup oleh pemiliknya, yaitu OpenAI. Lho, serius nih?!?!

Aturan Baru Pemerintah Indonesia Larang AI

Aturan Baru Pemerintah Indonesia Larang Siswa Gunakan AI di Sekolah, Apa Alasannya?

by Bima
2 minggu ago
0

Di tengah masifnya penggunaan kecerdasan buatan, kini muncul aturan baru pemerintah Indonesia yang secara resmi membatasi kebebasan siswa dalam menggunakan...

google akui project genie

Google Akui Project Genie Bukan Ditujukan Untuk Gantikan Developer Game

by Andi
2 minggu ago
0

Lebih untuk eksplorasi konsep?

Load More
Please login to join discussion

Gamebrott Latest

ROOC

Ragnarok Origin Classic Resmi Hadir pada 26 Maret, Mengundang Petualang ke Era Petualangan Epik yang Adil

by Javier Ferdano
41 menit ago
0

Player Final Fantasy VII Rebirth Usia

Player Final Fantasy VII Rebirth Rata-rata Berusia di Atas 30 Tahun

by Deia Averina
18 jam ago
0

Capcom tak akan gunakan AI generatif

Capcom Tidak akan Menggunakan Generative AI untuk Aset Game Mereka

by Deia Averina
19 jam ago
0

Co-Creator Overwatch Zelda

Co-Creator Overwatch Sebut Zelda BOTW Game Terbaik Sepanjang Masa

by Arif Gunawan
19 jam ago
0

Naoki Yoshida Final Fantasy

Naoki Yoshida Ungkap Gamer Muda Sulit Tertarik dengan Seri Final Fantasy

by Arif Gunawan
19 jam ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Maret 2026 di PS2, PS3, PS4, PS5, PC dan Android

by Muhammad Faisal
4 minggu ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
3 bulan ago
0

Download Game PPSSPP Ukuran Kecil

120+ Game PPSSPP Ukuran Kecil Terbaik di Dunia yang Seru dan Tidak Cepat Bosan Tahun 2026

by Muhammad Faisal
2 bulan ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2026!

by Jendra
3 bulan ago
0

cover 39 low end games gamebrott

120 Game PC Ringan Terbaik di Dunia yang Takkan Buat Laptop dan PC Kentang Kalian Meleleh

by Muhammad Maulana
1 tahun ago
33

© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2026 Gamebrott Limited

No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2026 Gamebrott Limited