Harga Saham Embracer Jatuh Karena Review Buruk Saints Row

Harga Saham Embracer Jatuh 2

Harga Saham Embracer Jatuh – Meski sering kali dijuluki sebagai “GTA Clone”, namun seri Saints Row mampu membuktikan bahwa game memiliki keunikan tersendiri. Dengan konsep yang terbilang “absurd” lantaran game lebih fokus dalam aspek komedi membuatnya banyak diapresiasi oleh para gamer, yang tak sedikit juga datang dari sejumlah fans GTA.

Saat ini, kesuksesan seri Saints Row sudah menghasilkan 4 seri utama beserta satu ekspansi standalone yang berjudul “Gat Out of Hell”. Kini, game yang memiliki genre open world tersebut pun kembali melalui versi reboot yang baru saja rilis. Sayangnya, kehadiran Saints Row reboot mendapakan respon yang kurang baik, hingga membuat harga saham dari sang publisher yakni Embracer dilaporkan turun akibat review dari game yang buruk.

Saints Row Reboot Dapat Review Buruk, Harga Saham Embracer Jatuh

Review Metacritic Saints Row (2022)

Dilansir dari Axios, dikabarkan bahwa harga saham dari Embracer Group yang merupakan pemilik dari publisher Deep Silver mengalami penurunan sebesar 7%. Jatuhnya harga saham tersebut dikatakan terjadi tak lama setelah perilisan game terbarunya yakni Saints Row.

Meski sempat dinantikan oleh para fans, nyatanya perilisan game banyak menuai kritikan. Hal tersebut karena sajian gameplay yang kurang inovatif didampingi dengan banyaknya bug dalam game yang dianggap mengganggu jalannya permainan. kritikan tersebut pun membuat game kini menduduki user skor 2.6 di situs Metacritic.

Hadirnya game Saints Row sendiri merupakan salah satu produk game AAA pertama yang dirilis oleh Embracer setelah studio asal Swedia tersebut melakukan akuisisi besar-besaran. Sayangnya, justru produk perdana ini membawa kerugian bagi perusahaan. Mudah-mudahan saja, Embracer Group mampu mendorong kualitas produknya lebih baik lagi agar hal serupa tak kembali terjadi di masa mendatang.

Embracer Group Akuisisi 8 Studio Sekaligus!

Embracer Group Akuisisi 8 Studio Sekaligus!

Meski dengan perilisan game Saints Row yang tak sesuai ekspektasi, tentu hal tersebut bukan menjadi penghalang bagi Embracer Group untuk terus meningkatkan kualitas produknya. Sebelumnya, perusahaan telah resmi akuisisi 8 studio secara sekaligus, yang siap bergabung dengan studio penggarap game-game ternama lainnya seperti Deus Ex, Tomb Raider hingga Dead Island 2 yang siap rilis di awal tahun 2023 mendatang.

Bahkan saat ini, pihak Embracer menyatakan bahwa masih banyak perusahaan lainnya yang siap diakuisisi. Namun kabar masih dirahasiakan lantaran proses akuisisi masih dalam tahap transaksi. Tentu dengan beragam studio yang telah bergabung membuat Embracer Group menjadi salah satu perusahaan terbesar dalam industri video game.


Baca juga artikel-artikel lainnya terkait Embracer Group serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

Exit mobile version