Nintendo baru saja mengumumkan kalau harga Switch 2 akan mengalami kenaikan di bulan September mendatang. Tapi, kenaikan ini malah berefek pada penurunan saham perusahaan game asal Jepang tersebut.
Saham Nintendo Anjlok Hingga 12% Setelah Kenaikan Harga Switch 2

Naiknya harga Switch 2 akhirnya langsung punya dampak terhadap harga saham Nintendo. Tercatat, saham perusahaan mengalami penurunan hingga 12% selang tak lama pengumuman kenaikan harga Switch. Hanya saja, bukan berarti ia menjadi faktor satu-satunya penurunan harga yang terjadi saat ini.
Berbagai faktor seperti kelangkaan komponen, tarif, dan juga siklus pengembangan game yang jauh lebih panjang juga menjadi alasan penurunan saham. Menurut sang CEO, Shuntaro Furukawa mengungkapkan kalau ke depannya harga komponen juga akan diekspektasikan terus naik.

Ini akan membuat Nintendo semakin kesulitan mendapatkan profit dari penjualan hardware di tahun fiskal 2026. Kondisi tersebut diprediksikan akan terus terjadi dalam jangka waktu menengah hingga panjang. Belum lagi soal waktu pengembangan game yang kian panjang, meski tidak hanya eksklusif dialami oleh Nintendo.
Hanya saja, angka adopsi Switch terbaru bisa dikatakan sudah cukup tinggi sejak peluncurannya di pertengahan tahun lalu. Dengan game first party baru yang fun, sudah berarti kalau potensi terbesar mereka masih berada di penjualan software game seperti Pokemon Pokopia.
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
















