Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > TECH > Mengenal AI Deepfake, Sejarah dan Cara Kerjanya

Mengenal AI Deepfake, Sejarah dan Cara Kerjanya

by Andi
28 September 2025
in TECH, OPINI
Reading Time: 5 mins read
A A
0
Mengenal Ai Deepfake
0
SHARES
65
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter

Mengenal AI Deepfake – Artificial Intelligence atau yang kerap diterjemahkan menjadi kecerdasan buatan adalah salah satu tools yang punya segudang manfaat. Mulai dari membuat pekerjaan jadi lebih mudah, hingga memberikan solusi yang inovatif dan tidak terpikirkan.

Perkembangan AI yang begitu pesat dalam beberapa tahun terakhir telah menghadirkan berbagai bentuk dan pengaplikasian akan teknologi canggih tersebut. Mulai dari chatbot yang bisa menjawab apa saja, generative AI yang bisa membuat konten, hingga Arificial General Intelligence yang bisa menggantikan peran manusia dalam skala lebih besar.

Namun, kalau ada satu bagian dari AI yang kerap mendapatkan gaung yang cukup keras belakangan ini tidak lain dan tidak bukan adalah Deepfake. AI tersebut bisa menciptakan video palsu dimana wajah seseorang bisa digantikan dengan wajah orang lainnya.

Lantas, sejak kapan teknologi ini mulai ada? Siapa yang kepikiran untuk menciptakannya pertama kali? Bagaimana cara kerjanya? Apa potensi manfaat atau kerugian yang ditimbulkan? Mari kita kupas semua dalam artikel yang satu ini.

Daftar isi

  • Mengenal AI Deepfake, Kapan Ia Lahir?
    • Cara kerja AI Deepfake
    • Potensi Manfaat dan Kerugian Deepfake
    • Kesimpulan

Mengenal AI Deepfake, Kapan Ia Lahir?

mengenal ai deepfake
Teknologi AI yang bisa ganti wajah orang

Terminologi deepfake sendiri sebenarnya terbilang cukup baru. Ia lahir ketika masa internet sudah mencapai tingkat kematangannya. Menurut situs Britannica dan Know your meme, istilah Deepfake ini pertama kali muncul di Reddit pada tahun 2017. Saat itu, ada salah satu pengguna bernama deepfake yang membuat utas baru dengan judul r/deepfakes dan memposting video pornografi dengan wajah yang sudah diganti ke selebritas lain.

Sejak saat itu, popularitas Deepfake tidak hanya terbatas pada pornografi belaka. Beberapa video editan menggunakan teknologi ini muncul ke internet seperti video Pope Francis menggunakan jaket puffer, dan video Ratu Elizabeth II Inggris yang sedang berdansa.

Kian tahun, dengan terus berkembangnya teknologi kecerdasan buatan, video jenis ini semakin terpoles kualitasnya dan membuatnya hampir tidak dapat dibedakan dengan mata awam. Lantas bagaimana cara teknologi ini bekerja?

Cara kerja AI Deepfake

Image
Cara kerja AI canggih dalam mengubah wajah

Secara garis besar, ada dua cara yang biasa digunakan dalam membuat video Deepfake. Metode pertama adalah dengan melibatkan Deep Neural Networks (DNN). Cara kerja dari metode ini adalah dengan menggunakan machine learning untuk menggabungkan wajah A ke video B.

Pertama-tama, data wajah dan video sumber akan dikumpulkan dan dengan metode neural network tadi akan mereplika gerakan bibir, alis, mulut, dan bagian wajah lainnya agar senada dengan video sumber. Selanjutnya, AI akan melakukan pelatihan dalam waktu yang panjang untuk membuat model wajah tempelan ini menjadi lebih akurat.

Sedangkan metode kedua yang digunakan adalah Generative Adversarial Networks (GANs) yang sudah lebih dahulu ditemukan sejak 2014. Teknologi ini terdiri dari generator dan discriminator. Fungsi dari keduanya cukup berbeda dimana generator bertugas untuk menciptakan data baru yang semakin mirip dengan aslinya, sedangkan fungsi discriminator adalah sebagai pembanding yang membedakan antara data palsu dengan asli.

Keduanya saling berlomba untuk bisa menyajikan mana data yang terbaik dan mirip dengan hasil yang diinginkan. Hasil akhirnya model karakter tersebut dapat terlihat seperti orang lain sepenuhnya. Saat ini, teknologi dimaksud bukan hanya bisa meniru wajah saja melainkan juga mengubah suara menjadi target yang diinginkan cukup dengan sampel suara saja.

Potensi Manfaat dan Kerugian Deepfake

Image
Manfaat dan kerugian yang berpotensi ditimbulkan

Sebagai sebuah teknologi, ia hanyalah alat yang siap digunakan oleh siapa saja dan kapan saja. Jadi, masalah terbesar dari sebuah teknologi yang benar-benar baru ini sebenarnya tergantung dari intensi sang pengguna. Deepfake juga memiliki dua sisi seperti itu, ia bisa digunakan untuk memunculkan manfaat di masyarakat. Namun, di satu sisi ia juga punya potensi untuk menimbulkan kerugian.

Berbagai manfaat teknologi ini sebenarnya bisa diaplikasikan ke industri kreatif. Seperti pada efek visual karakter, atau menghidupkan kembali aktor yang sudah meninggal. Dari sisi pendidikan juga deepfake bisa menggantikan peran guru jika ia sedang berhalangan. Teknologi ini juga bisa membantu orang difabel dengan menyajikan lip-sync untuk bahasa isyarat.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, Deepfake juga akan menimbulkan kerugian jika intensi awalnya sudah tidak baik. Mulai dari pembuatan video yang sarat hoaks dan juga konten pornografi yang tidak konsensual dimana bisa berdampak pada pencemaran nama baik seseorang. Teknologi ini juga bisa berdampak secara materiil jika digunakan untuk praktik scam online. Kepercayaan masyarakat juga akan tergerus ketika mereka sulit membedakan mana yang asli dan mana yang hasil deepfake.

Kesimpulan

Image
Apa yang perlu kita lakukan?

Terlepas dari inovasi yang canggih, Deepfake juga menimbulkan dilema besar dimana manusia mungkin masih belum siap untuk perkembangan teknologi yang sebegitu canggihnya. Manfaat di lingkup kreatif ini membutuhkan kebijakan dan regulasi yang ketat, serta mendorong adanya pendeteksi yang lebih cangghi.

Berbagai keputusan etis perlu diambil demi bisa menyeimbangkan antara kegunaan dengan kerugian yang akan ditimbulkan. Kalau menurut kamu gimana? Apa manfaat dari deepfake yang sudah kamu rasakan?


Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

Tags: Artificial Intelligence
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

15 Software Open-Source Gratis yang Perlu Ada di PC Kamu

Next Post

Build Orphie and Magus Zenless Zone Zero Terbaik

Andi

Andi

Menyukai game namun terhalang motion sickness, hampir tidak bisa memainkan game FPS karena itu. Pencinta Fate series dan Nasuverse in general

Related Posts

Capcom tak akan gunakan AI generatif

Capcom Tidak akan Menggunakan Generative AI untuk Aset Game Mereka

by Deia Averina
16 jam ago
0

Capcom menyampaikan pesan ke publik bahwa mereka tidak akan mengggunakan generative AI untuk aset maupun konten di dalam gamenya.

AI Sora OpenAI

Aplikasi Video AI Sora Resmi Ditutup oleh OpenAI

by Muhammad Faisal
20 jam ago
0

Baru-baru ini muncul laporan kalau aplikasi video AI Sora telah resmi ditutup oleh pemiliknya, yaitu OpenAI. Lho, serius nih?!?!

Aturan Baru Pemerintah Indonesia Larang AI

Aturan Baru Pemerintah Indonesia Larang Siswa Gunakan AI di Sekolah, Apa Alasannya?

by Bima
2 minggu ago
0

Di tengah masifnya penggunaan kecerdasan buatan, kini muncul aturan baru pemerintah Indonesia yang secara resmi membatasi kebebasan siswa dalam menggunakan...

google akui project genie

Google Akui Project Genie Bukan Ditujukan Untuk Gantikan Developer Game

by Andi
2 minggu ago
0

Lebih untuk eksplorasi konsep?

Load More
Please login to join discussion

Gamebrott Latest

Player Final Fantasy VII Rebirth Usia

Player Final Fantasy VII Rebirth Rata-rata Berusia di Atas 30 Tahun

by Deia Averina
16 jam ago
0

Capcom tak akan gunakan AI generatif

Capcom Tidak akan Menggunakan Generative AI untuk Aset Game Mereka

by Deia Averina
16 jam ago
0

Co-Creator Overwatch Zelda

Co-Creator Overwatch Sebut Zelda BOTW Game Terbaik Sepanjang Masa

by Arif Gunawan
16 jam ago
0

Naoki Yoshida Final Fantasy

Naoki Yoshida Ungkap Gamer Muda Sulit Tertarik dengan Seri Final Fantasy

by Arif Gunawan
17 jam ago
0

Turnamen Street Fighter 6

Turnamen Street Fighter 6 Berhadiah Alat Tensimeter Untuk Player Berusia Lanjut

by Nadia Haudina
18 jam ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Maret 2026 di PS2, PS3, PS4, PS5, PC dan Android

by Muhammad Faisal
4 minggu ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
3 bulan ago
0

Download Game PPSSPP Ukuran Kecil

120+ Game PPSSPP Ukuran Kecil Terbaik di Dunia yang Seru dan Tidak Cepat Bosan Tahun 2026

by Muhammad Faisal
2 bulan ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2026!

by Jendra
3 bulan ago
0

cover 39 low end games gamebrott

120 Game PC Ringan Terbaik di Dunia yang Takkan Buat Laptop dan PC Kentang Kalian Meleleh

by Muhammad Maulana
1 tahun ago
33

© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2026 Gamebrott Limited

No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2026 Gamebrott Limited