Steam Workshop yang selama ini menjadi surga bagi para gamer untuk mencari konten modifikasi, kini tengah hadapi ancaman keamanan yang serius. Pakar keamanan siber baru-baru ini menemukan bahwa platform milik Valve tersebut sempat dieksploitasi oleh peretas yang menyebarkan berbagai jenis malware lalui perantara Wallpaper Engine. Kok bisa?
Modus Penyebaran Malware Lewat Steam Workshop

Aplikasi Wallpaper Engine memang digemari karena kemampuannya menampilkan wallpaper yang interaktif, bukan sekadar gambar statis. Hanya saja, lalui informasi yang kami dapatkan dari BleepingComputer, Steam Workshop yang berbasis konten buatan komunitas sempat dimanfaatkan oknum jahat untuk mengunggah puluhan “wallpaper” yang sudah disusupi script berbahaya.

Hal ini terdeteksi oleh perusahaan keamanan Kaspersky yang melaporkan bahwa persebaran malware ini telah berjalan sejak akhir tahun 2025 lalu. Begitu pengguna mengunduh dan gunakan wallpaper tersebut, malware yang tersembunyi di dalamnya akan berjalan secara otomatis.

Berdasarkan temuan Kaspersky, diketahui bahwa jenis malware yang disebarkan sangat bervariasi dan merusak, mulai dari backdoor, pencuri data sensitif (infostealer seperti Lumma dan Vidar), cryptominer, hingga ransomware yang bisa mengunci file penting di perangkat para korban.
Meskipun Valve bergerak cepat dan telah menghapus puluhan wallpaper berbahaya yang sempat diunduh puluhan ribu kali tersebut, Kaspersky kembali mengingatkan pengguna untuk tidak lengah. Sebab, tidak ada jaminan bahwa oknum jahat tersebut tidak akan mengunggah ide baru yang serupa di kemudian hari.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

















