New York Times: Video Game adalah Karya Seni


Follow Us
Mereka setuju bahwa video game merupakan karya seni.

Meski sering menjadi perdebatan akan keotentikannya, namun harus diakui bahwa video game sebenarnya merupakan karya seni yang disajikan dengan cara yang berbeda. Harian sekelas New York Times-pun mengakuinya.

Nulis artikel dibayar

Peter Suderman yang juga merupakan Editor dari Reason.com mengatakan bahwa Red Dead Redemption 2 merupakan karya seni dalam tulisannya yang dimuat di New York Times. Ia menuliskan bahwa gamenya menggambarkan kehidupan gangster barat yang keras, namun juga penuh adegan sinematik nan memesona layaknya film John Ford yang dicampur dengan cerita tentang penjahat, imigran, penipu, penegak hukum, dan entrepreneur yang berusaha untuk menambah eksistensinya dalam sebuah peradaban. “Tak ada gamer zaman sekarang yang bisa hidup dalam waktu yang lama untuk mencoba game ini sebagai sebuah karya seni” paparnya.

BACA JUGA  Original Soundtrack Red Dead Redemption 2 Kini Telah Tersedia di Spotify!

Perdebatan akan video game sebagai sebuah karya seni memang selalu menjadi sebuah kontroversi. Bahkan sejak kritikus Roger Ebert mengatakan dalam Chicago Tribune pada tahun 2010 silam bahwa video game takkan pernah bisa menjadi sebuah karya seni. Namun kini, sepertinya penulis dan kritikus non-gamer mulai berubah pikiran setelah salah satu dari mereka mencobanya.

BACA JUGA  Politisi Pakistan Syukuri Video Pilot Pesawat yang Berhasil Lolos dari Maut di GTA V

Baca juga berita Red Dead Redemption 2 yang lain, review kami tentang gamenya, atau artikel keren lainnya dari penulis ini.


Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item