[REVIEW] Red Dead Redemption 2 – Fantastis & Tak Akan Pernah Terlupakan!


Diantara ketatnya game berbasis open world yang dirilis pada tahun ini, Red Dead Redemption 2 menawarkan berbagai hal super keren & tak biasa. Tentunya Red Dead Redemption 2 tak dibuat dalam satu hari satu malam saja, ada sebuah proses kerja keras para tim developer Rockstar dalam melahirkan sebuah maha karya ini. Penantian panjang selama 8 tahun setelah hadirnya Red Dead Redemption pertama terbayar dengan sangat manis dengan kehadiran seri keduanya kali ini.

Rockstar seakan menjawab semua antisipasi fans dengan sangat luar biasa, bahkan bisa dikatakan bahwa bahwa Red Dead Redemption 2 tampil jauh diatas ekspetasi. Berbagai konten yang dipamerkan oleh Rockstar sebelum perilisannya, ternyata hanya segelintir konten kecil yang ada pada versi rilisnya. Red Dead Redemption 2 terasa sangat lengkap dengan berbagai hal yang dihadirkannya, mulai dari grafis yang sangat memukau, mekanisme gameplay solid nan adiktif, soundtrack yang ciamik, cerita utama yang sangat menarik, hingga aspek realistis yang gila.

Kesemua hal tersebut tampil memukau dalam game racikan Rockstar yang satu ini, bahkan akan sangat besar kemungkinan bahwa Red Dead Redemption 2 akan mampu menyabet gelar “Game of The Year” pada tahun ini. Bagi kalian yang sempat membaca first impression dari kami, tentunya cukup tau betapa menakjubkannya game ini. “Fantastis & tak akan pernah terlupakan” merupakan kalimat paling tepat untuk menggambarkan Red Dead Redemption 2, namun apakah benar demikian? review ini akan membahasnya secara tuntas.

Storyline

Diposisikan sebagai sebuah prequel dari seri pertamanya, kalian akan berperan sebagai Arthur Morgan – salah satu orang terpercaya dalam gang Van Der Linde yang dipimpin oleh Dutch Van Der Linde. Kekacauan perampokan gang Van Der Linde di Blackwater akhirnya memaksa Dutch dan para pengikutnya kabur melarikan diri. Kekacauan tersebut merupakan pukulan telak bagi gang Van Der Linde, dimana banyak anggotanya yang tewas karena insiden tersebut. Tanpa uang, gang ini tak berdaya, akhirnya Dutch bersama dengan para pengikutnya, termasuk Arthur memutuskan untuk melakukan berbagai perampokan demi membuat para anggota Van Der Linde tetap bertahan.

Gang Van Der Linde Terpaksa kabur setelah kekacauan di Blackwater.

Selain harus berurusan dengan pihak berwajib yang dipimpin oleh Andrew Milton & Edgar Ross, gang Van Der Linde juga harus berurusan dengan gang O’Driscoll yang memang telah jadi “rival abadi”. Colm O’Driscoll selaku ketua dari gang tersebut memiliki dendam membara kepada Dutch karena ia telah menghabisi adik Colm. Sementara Dutch juga punya dendam membara kepada Colm karena ia telah membunuh kekasih Dutch – Anabelle.

Edgar Ross kembali dengan versi mudannya.

Berbagai perjalanan yang terjadi ternyata lambat laun cukup merubah diri Arthur, dimana dirinya yang terlihat cukup keras perlahan menjadi seorang yang kian bijaksana. Dutch, Arthur, dan orang-orang terpercaya lainnya berencana mengumpulkan cukup banyak uang, agar para anggota gang bisa mendapatkan hidup baru di sebuah tempat yang jauh dari kekacauan.

Perampokan demi perampokan dijalankan demi “membeli” sebuah hidup baru.

Namun tentunya tujuan tersebut takkan mudah tercapai, selain berurusan dengan pihak berwajib & gang O’Driscoll, konflik serta pengkhianatan yang timbul di dalam gang membuat segalanya makin runyam. Belum lagi para anggota gang yang tak ikut angkat senjata juga turut terseret dalam konflik yang mengancam nyawa tersebut. Disinilah peran Arthur dimana ia harus memandang segalanya dengan bijaksana agar membuat gang ini tetap bersatu dan tak ada korban. Perjalanan Arthur tak akan sendirian, ia akan ditemani oleh sahabat-sahabat terpercayannya, termasuk John Marston – protagonis utama Red Dead Redemption pertama.

Dutch, Arthur, & John.

Lantas konflik apa sajakah yang akan dihadapi oleh Arthur? apakah ia akan tetap mampu mempertahankan gang Van Der Linde? mengapa ia tak muncul dalam Red Dead Redemption pertama? Penghianatan seperti apa sajakah yang terjadi? serta apa saja yang dialami oleh John Marston yang mengakibatkan ia membenci gang Van Der Linde di Red Dead Redemption pertama? semua jawaban tersebut dapat kalian temukan dengan memainkan maha karya yang satu ini.

Here is the Magnificent 8

Cerita yang Tak Akan Pernah Bisa Terlupakan

Berbagai konflik yang terjadi membuat kisah Red Dead Redemption 2 sangat menarik diikuti walaupun memakan waktu sekitar 40-65 jam lamannya. Selama waktu tersebut kalian akan dihadapkan dengan sebuah cerita yang terasa pelan, namun perlahan kian memuncak dengan konflik yang makin intens.

Sebuah kisah yang takkan pernah terlupakan.

Cinta, kasih, penghianatan, kematian, hingga pengorbanan mewarnai kisah Red Dead Redemption 2 dengan sangat emosional. Kami bahkan berani menyebut bahwa kisah Red Dead Redemption 2 merupakan salah satu yang terbaik dalam sejarah video game & takkan pernah bisa terlupakan.

Development Karakter yang Sangat Luar Biasa!

Cerita yang tak akan pernah bisa terlupakan tentunya tak luput dari development karakter yang juga hebat pula dan Rockstar sangat berhasil dalam hal tersebut. Bisa dikatakan bahwa berbagai karakter krusial yang ada dalam Red Dead Redemption 2 ini sangatlah banyak, namun walaupun demikian, Rockstar mampu mengdevelop karakter yang hadir dengan sangat baik. Contohnya seperti Dutch, karakterisasinya terasa tak cukup kuat di Red Dead Redemption pertama, namun disini kita akan mengetahui bagaimana karakteristik asli dari Dutch yang sebenarnya.

Puluhan jam cerita utama memang benar-benar dimanfaatkan oleh Rockstar agar tiap karakter yang ada tak hanya sekedar “numpang lewat” belaka. Deretan voice talent yang ada juga mampu memperkuat tiap karakter, semua karakter krusial yang hadir seolah benar-benar hidup dengan sifat & kepribadiannya masing-masing. Akan ada sebuah rasa simpati yang kalian rasakan ketika karakter yang telah hadir tersebut misal harus mengalami nasib naas atau tewas begitu saja.

Visualisasi Super Menawan!

Hadir dengan map super luas, Rockstar mampu sajikan dunia wild west yang kejam namun terlihat menawan dengan kualitas visual yang memanjakan mata. Versi enchanced dari Rockstar Advanced Game Engine yang telah bertahun-tahun dipakai Rockstar terbukti tetap mampu suguhkan visualisasi mempuni. Bebagai environment & tiap hal yang tersaji terlihat sangat realistis, lighting, vegetation, shadow, fog, texture, dan semuanya benar-benar terlihat sangat detail.

Kalian akan dapat melihat berbagai hal sederhana yang membuat game ini terasa hidup, interaksi kecil yang dilakukan oleh Arthur terhadap lingkungan sekitarnya akan langsung terlihat jelas. Mulai dari genangan air, bebatuan, rumput, pohon, lumpur, salju, benda-benda, hingga organ tubuh terlihat realistis, semua hal tersebut juga akan mempengaruhi gameplay yang nantinya akan kami bahas lebih lanjut.



Mengedepankan elemen cerita, tentunya berbagai ekspresi serta mimik muka para karakter dalam game ini juga terlihat sangat hidup. Bahkan berkat ekspresi wajah yang terlihat realistis terebut, berbagai scene emosional yang tersaji akan mampu membuat kita turut tersentuh ketika menyaksikannya.

Gameplay yang Lengkap

Berbicara soal gameplay, Red Dead Redemption 2 jelas hadir dengan beragam mekanisme jauh lebih lengkap dibanding seri pertamanya. Perombakan signifikan yang disuntikan oleh Rockstar membuat Red Dead Redemption 2 memiliki gameplay yang tak hanya terasa solid & adiktif, namun juga terlihat realistis. Berbagai mekanisme gameplay yang telah hadir di seri pertamanya juga turut kian dimatangkan dalam seri kedua ini.

Perombakan dari Seri Pertama

Red Dead Redemption pertama memang telah memiliki kualitas gameplay yang tetap asik dinikmati hingga saat ini. Gameplay dari seri pertama tersebut dibawa kembali kedalam Red Dead Redemption 2, namun tentunya dengan perombakan yang kian membuat gameplaynya terasa jauh lebih matang.

Ability dead eye kali ini terasa lebih sinematik.

Mekanisme shooting dengan ability dead eye kini terlihat kian dramatis, animasi kematian yang dihadirkan terlihat lebih realistis yang juga dibalut efek slow motion yang sinematik. Berbagai mekanisme lain seperti riding, lasso, dan lain sebagainya juga mengalami perombakan yang kian terasa kompleks.

Realistis!

Seperti yang kita ketahui, daya tarik terbaru yang ditawarkan oleh Rockstar melalui Red Dead Redemption 2 ini adalah aspek realistisnya. Hal tersebut bukanlah sekedar omong kosong belaka, grafis indah yang hadir kian memperkuat aspek reslistis yang coba diusung, dan hal tersebut benar-benar terlihat luar biasa.

Mulai dari hal sepele seperti rambut & jenggot contohnya, rambut & jenggot akan semakin panjang seiring dengan berjalannya waktu. Menginginkan potongan rambut tertentu padahal saat ini rambut sedang botak? jelas tak bisa, kalian harus menunggu rambut Arthur kembali tumbuh sebelum menggunakan gaya rambut lain.

Fresh man year & Senior year

Berbagai hal lain yang dialami Arthur juga akan mempengaruhi kondisi tubuhnya, bila ia sakit, maka tubuhnya akan lebih lemah. Bila ia meminum minuman keras, maka ia akan mabuk, bila ia jarang makan, maka berat badan tubuhnya akan “underweight”, masih banyak aspek yang akan mempengaruhi tubih Arthur tergantung dengan apa yang kalian lakukan.

Mekanisme kuda di seri ini terasa lebih kompleks ketimbang seri pertamannya, banyak aktifitas termasuk misi utama akan memaksa kalian menggunakan kuda sebagai alat transportasi utama. Namun lebih dari itu, kuda memegang pernanan penting yang tak hanya hadir sebagai alat transportasi belaka. Kuda yang ditampilkan sedetail mungkin ini akan menjadi sahabat yang akan selalu menemani perjalanan kalian. Kalian bahkan bisa menangkap kuda liar yang masih berstats rendah dan melatihnya perlahan agar menjadi kuda yang kuat.

Perkenalkan kuda paling bijaksana – Johnny SIns.

Oleh sebab itu, kalian akan harus menjaga kuda kalian dengan hati-hati, karena disini kuda dapat mati secara permanen. Ada berbagai hal yang dapat membuat kuda kalian tewas, muai dari ditembak musuh, jatuh dari ketinggian, tenggelam, hingga yang paling sepele – tak sengaja menabrak obstacle yang sulit dilihat. Bila kuda kalian tengah sekarat karena suatu “insiden”, kalian dapat melakukan revive dengan sebuah obat khusus. Namun bila kalian tak memiliki obat yang diperlukan, maka opsi lainnya adalah membunuh kuda yang tengah sekarat tersebut agar tak menderita.

Detail luar biasa lain juga terlihat pada berbagai animasi interaksi yang disuguhkan, misal ketika Arthur jatuh, akan ada lumpur yang menempel di badan Arthur. Ketika dihajar atau tertembak, maka akan ada luka di bagian tubuh Arthur yang terkena serangan, Namun ketika Arthur menembakan shootgun kea arah musuh pada area tubuh tertentu seperti tangan misalnya, maka tangan tersebut akan hancur. Masih ada banyak sekali detail luar biasa lain yang ada dalam tiap interaksi gameplay.

Rusa yang kami temukan ini memiliki tanduk yang berbeda dari rusa lainnya, walaupun spesiesnya tetap sama.

Namun dari semuannya menurut kami yang paling menarik adalah adannya variasi jenis & wujud hewan yang ada, wujud? ya, selain memiliki variasi spesies binatang, wujud 1 spesies hewan terkadang memiliki wujud yang berbeda-beda. Contohnya seperti seekor rusa yang kami temukan ini, ia tak memiliki tanduk utuh seperti kebanyakan rusa yang sering kami jumpai. Melakukan skinning terhadap hewan buruan juga terlihat realistis dan tak akan langsung terjadi begitu saja. Arthur akan menguliti hewan buruannya tersebut secara langsung dengan pergerakan animasi yang terlihat nyata, bahkan tiap hewan memiliki animasi skinning yang berbeda satu sama lain.