Perusahaan raksasa AI dunia yaitu OpenAI dikabarkan telah dibobol oleh hacker. Perusahaan akhirnya buka suara mengenai kejadian pembobolan ini dan mengkonfirmasi kalau peristiwa tersebut memang benar adanya.
OpenAI Dibobol Hacker via TanStack Supply Chain Attack

Dari laporan yang beredar, OpenAI mendapati kalau perangkat yang digunakan oleh dua pegawai mereka dibobol oleh hacker. Pembobolan ini memanfaatkan TanStack supply chain attack, sebuah serangan yang menggunakan malware mini Shai-Hulud.
Pemilik ChatGPT sendiri mengkonfirmasi lewat blog post resmi kalau hacker berhasil mengakses kredensial dan mendapatkan sebagian kecil dari repositori source code. Mereka juga mengabarkan kalau tidak ada data lain selain itu yang terkompromisasi.

Sebagai langkah lanjutan dari pembobolan ini, OpenAI mengisolasikan kedua perangkat yang terdampak dengan mencabut akses pengguna dan juga mengganti kredensial. Tidak hanya itu, perusahaan juga membatasi workflow perilisan code sementara waktu. Dan juga tidak ada bukti yang memperlihatkan kalau data pengguna serta property intelektual terdampak dari kejadian ini.
Source code yang terdampak termasuk diantaranya adalah signing certificate untuk produk OpenAI di MacOS, iOS, dan Windows. Sebagai hasilnya, pengguna MacOS perlu mengupgrade aplikasi, sedangkan untuk Windows dan iOS tidak perlu melakukan apa pun.
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
















