Siapa sangka, saat ini penjualan CPU dan motherboard anjlok secara drastis dalam beberapa pekan terakhir, sehingga memicu kekhawatiran besar di industri hardware PC. Apakah hal ini erat kaitannya dengan harga RAM yang tidak masuk akal?
Sebab Penjualan CPU dan Motherboard Anjlok

Lalui informasi yang kami dapatkan dari cuitan TechEpiphany, faktor utama yang menjadi sebab penjualan CPU dan motherboard anjlok adalah ketidakseimbangan harga ekosistem komponen. Meskipun harga prosesor masih relatif stabil, namun biaya untuk menebus RAM DDR5 dan SSD meroket tajam sehingga konsumen lebih memilih untuk menunda pembelian.

Sebagai gambaran, volume penjualan yang biasanya mencapai belasan ribu unit per minggu kini merosot tajam hingga puluhan kali lipat lebih rendah. Bahkan, pengamat industri menyebutkan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir, mereka belum pernah melihat penurunan sedalam dan secepat ini di pasar ritel.

Selain masalah harga RAM, fenomena penjualan CPU dan motherboard anjlok ini juga diperparah oleh demam AI yang menyedot pasokan DRAM ke sektor enterprise. Hal ini menciptakan kelangkaan di pasar konsumer yang tak kunjung usai. Data menunjukkan bahwa pengiriman motherboard yang dulunya bisa mencapai 5.000 unit dalam seminggu, kini terjun bebas hanya di kisaran 1.000 unit saja.
Ketidakpastian pasar dan tingginya biaya rakitan secara keseluruhan membuat para builder kehilangan minat, menunggu hingga situasi harga memori kembali stabil, sesuatu yang sayangnya belum menunjukkan tanda-tanda mereda dalam waktu dekat.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com



![[Opini] Bottleneck PC, Apakah Kita Terlalu Peduli? 16 bottleneck pc](https://gamebrott.com/wp-content/uploads/2026/04/bottleneck-pc-350x250.avif)


![[Rumor] Game Baru God of War Selanjutnya akan Hadirkan Mitologi Jepang dan China 19 Game Baru God of War Jepang](https://gamebrott.com/wp-content/uploads/2026/04/Game-Baru-God-of-War-Selanjutnya-Diklaim-Hadirkan-Mitologi-Jepang-Tiongkok-120x86.avif)









