Publisher Game Indie – Platform layanan pembelian game digital seperti Steam dan Epic Games Store tidak jarang memberikan tawaran menarik dimana Gamer bisa mengklaim game secara gratis dalam waktu terbatas. Mungkin tidak sedikit dari Gamer mengira jika sebuah game diberikan tawaran seperti itu, developer atau publisher tidak bisa untung lebih banyak. Ternyata persepsi seperti itu kuranglah tepat.
Salah satu Publisher game indie menjelaskan meski gamenya diberikan tawaran bisa diklaim gratis, mereka masih bisa untung. Seperti apa penjelasan dari publisher?
Penjelasan Publisher Game Indie Soal Mereka Masih Bisa Untung Meski Gamenya Ditawarkan Gratis

Melalui akun Twitter X miliknya, Alex Nichiporchik selaku CEO tinyBuild yang merupakan Publisher Game Indie dari game berjudul Graveyard Keeper, dia membagikan informasi menarik. Terlebih perihal bagaimana developer atau publisher bisa untung jika gamenya diberikan tawaran untuk Gamer yang bisa mengklaim game tersebut secara gratis di suatu platform.
Alex Nichiporchik menjelaskan bahwa pihak mereka masih bisa untung meski gamenya seperti Graveyard Keeper diberikan tawaran bisa diklaim secara gratis untuk Gamer pada 10 sampai 14 April 2026 yang lalu di Steam. Itu karena mereka masih bisa mendapat keuntungan dari hasil penjualan konten DLC yang ada pada game.

Sang CEO mengatakan setidaknya mereka bisa mendapatkan pendapatan hampir $250 Ribu atau sekitar Rp4,28 Miliar dari DLC-nya saja pada game pertama Graveyard Keeper. Pendapatan tersebut baru dihitung pada platform Steam saja, belum di platform yang lain dimana gamenya dirilis.
Karena itulah Alex Nichiporchik mengatakan pihaknya masih bisa mendapat keuntungan dari penjualan DLC game meski game-nya diberikan tawaran gratis ke Gamer dalam waktu terbatas.
Kalian bisa lihat pernyataan dari CEO tinyBuild di bawah ini.
Banyak yang bertanya apakah worth it melakukannya dengan memberikan sebuah game secara gratis seperti ini di saat ada sekuel menanti dengan 400 ribu Wishlist. Kami sudah mendapatkan hampir $250 Ribu dari penjualan DLC dari game original-nya. Ini baru sebatas di Steam saja. Kami belum mendapatkan data angka di platform konsol. Jadi masuk akan ketika kamu memiliki banyak DLC.
Menjangkau Lebih Luas Player Baru

Pada tweet yang sama, Gamer pun memberikan berbagai macam pertanyaan lanjut kepada publisher game indie tinyBuild terkait hal ini. Seperti salah satunya mengenai bagaimana memberikan tawaran sebuah game secara gratis kepada Gamer bisa menjangkau lebih luas atau menarik banyak Player baru.
Lalu Alex Nichiporchik memberikan pernyataan bahwa dia setuju dengan pendapat seperti itu. Menurutnya dari sudut pandang sebagai Publisher game, melakukan cara seperti itu juga bisa memperbesar komunitas Player agar lebih familiar dengan game pertamanya sebelum mereka memainkan sekuel game.
CEO tinyBuild juga menjelaskan memiliki sebuah game bagus yang disukai Player dan mereka juga sudah memasukkan dalam Wishlist-nya adalah prioritas. Itu sebagai bentuk dalam menyeimbangkan antara marketing dan juga produksi.
Itulah informasi mengenai salah satu Publisher game indie menjelaskan bagaimana mereka masih bisa untung meski gamenya diberikan tawaran gratis untuk Gamer. Bagaimana menurut kalian dengan informasi ini?
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Indie atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.












![[Rumor] IGRS Kabarnya Telah Dihubungi oleh Bandai Namco Terkait Celah Keamanan di Situsnya 19 IGRS Bandai Namco](https://gamebrott.com/wp-content/uploads/2026/04/Rumor-IGRS-Kabarnya-Telah-Dihubungi-oleh-Bandai-Namco-Terkait-Celah-Keamanan-di-Situsnya-Header-120x86.avif)



